Skip to content
Fresh Desk
Agustus 8, 2026
Sumatera

Peduli Bencana, Unisbar Dan Pariaman Women Power Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Padang

Joseph Rodriguez - beritanara.com 4 mins baca

Kota Padang kembali menjadi sorotan publik setelah menerima kunjungan kolaboratif dari Universitas Sumatera Barat (Unisbar) bersama organisasi Pariaman Women

Peduli Bencana, Unisbar Dan Pariaman Women Power Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Padang

Peduli Bencana Unisbar Dan Pariaman Salurkan Bantuan Banjir Padang

Beritanara.com – Kota Padang kembali menjadi sorotan publik setelah menerima kunjungan kolaboratif dari Universitas Sumatera Barat (Unisbar) bersama organisasi Pariaman Women Power (PWP) pada hari Rabu, tanggal 5 Agustus 2026. Kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari Peduli Bencana Unisbar Dan Pariaman yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap masyarakat terdampak bencana alam. Kedua lembaga ini hadir langsung di lokasi untuk menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Padang.

Kedatangan tim dari Unisbar dan PWP ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan merupakan bagian dari program sosial yang terencana. Melalui inisiatif Peduli Bencana Unisbar Dan Pariaman, bantuan langsung disalurkan kepada keluarga-keluarga yang rumah-rumah mereka terendam air akibat hujan deras yang melanda wilayah Padang beberapa hari sebelumnya. Kehadiran kedua organisasi ini memberikan harapan baru bagi warga yang sedang berjuang memulihkan kondisi hunian mereka.

Rektor Unisbar: Aksi Sosial Wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Rektor Unisbar, Dr. Hj. Nurtati, yang juga menjabat sebagai Ketua PWP. Dalam kunjungan tersebut, beliau menjelaskan bahwa langkah ini mencerminkan rasa empati sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya aspek pengabdian kepada masyarakat. Rektor Unisbar menekankan bahwa Peduli Bencana Unisbar Dan Pariaman merupakan bentuk konkret dari komitmen perguruan tinggi terhadap masyarakat sekitar.

“Kedatangan kami ke sini sebenarnya adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana yang melanda daerah ini. Penyerahan bantuan ini juga merupakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana konsepnya adalah kegiatan sosial dan berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat sesuai dengan visi dan misi Universitas,” ujar Rektor Unisbar.

Dr. Hj. Nurtati menambahkan bahwa kegiatan sosial ini bukan hanya sekali waktu, melainkan akan menjadi program berkelanjutan. Unisbar berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kondisi warga terdampak dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan yang muncul. Hal ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memiliki peran aktif dalam masyarakat.

Bantuan Fokus Sembako dan Peralatan Dapur

Aid yang disalurkan utamanya berupa bahan kebutuhan pokok (sembako) yang siap dikonsumsi segera oleh warga terdampak. Namun, melalui dialog dengan pengurus setempat, Unisbar juga mencatat kebutuhan mendesak lainnya, seperti peralatan dapur. Bantuan ini diberikan secara langsung kepada para korban banjir di Kelurahan Kuranji sebagai bagian dari program Peduli Bencana Unisbar Dan Pariaman.

Selain bantuan darurat, Unisbar menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam penanganan jangka panjang, terutama terkait rencana relokasi pemukiman oleh pemerintah. Langkah ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bencana tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan sesaat, tetapi juga mencakup solusi permanen bagi masyarakat terdampak.

“Ke depan, terkait rencana pemerintah mengenai relokasi sekitar 30 rumah yang ada di sini, pihak kami insyaallah siap ikut berpartisipasi dalam menangani masalah relokasi tersebut,” tambah Nurtati.

PWP Baru Berdiri 5 Bulan, Sudah Turun Tangan

Nurtati yang juga menjabat sebagai Ketua PWP menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Unisbar bertujuan memberikan bantuan kepada korban banjir di Kota Padang. Beliau berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat setempat. Meskipun PWP baru berdiri lima bulan, organisasi ini sudah menunjukkan komitmen tinggi dalam membantu sesama melalui program Peduli Bencana Unisbar Dan Pariaman.

“Meskipun komunitas kami ini baru 5 bulan terbentuk namun sudah berbuat untuk kemaslahatan umat. Untuk bantuan seperti ini baru pertama kali lakukan. Sebelumnya kami rutin mengadakan anjangsana ke panti asuhan,” jelasnya.

Kehadiran PWP dalam kegiatan ini juga menunjukkan bahwa organisasi berbasis perempuan memiliki peran penting dalam penanggulangan bencana. Dengan semangat gotong royong, PWP terus berupaya memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Padang dan sekitarnya.

Pengurus PWP dan Dampak Banjir di Kuranji

Kegiatan penyerahan bantuan juga didampingi pengurus PWP, antara lain Wakil Ketua Yen LO, Bendahara Yesy Hendri Final, Sekretaris 1 Revila, dan Sekretaris 2 Reny Murti. Kehadiran pengurus ini memastikan bahwa bantuan sampai kepada penerima yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

Sementara itu, Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Kuranji, Ardi Nansyah Putra Antoni, mengungkapkan bahwa dampak banjir di wilayahnya cukup parah. Terdapat sekitar 30 unit rumah yang terdampak dan kawasan tersebut kini sudah masuk ke dalam kategori zona merah bahaya banjir. Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk dukungan dari Unisbar dan PWP melalui program Peduli Bencana Unisbar Dan Pariaman.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Bantuan Banjir Padang

Kapan bantuan dari Unisbar dan PWP disalurkan? Bantuan disalurkan pada hari Rabu, tanggal 5 Agustus 2026, kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Kuranji, Padang.

Berapa banyak rumah yang terdampak banjir? Sekitar 30 unit rumah di Kelurahan Kuranji terdampak banjir dan masuk dalam kategori zona merah.

Apa saja jenis bantuan yang disalurkan? Bantuan utamanya berupa sembako dan peralatan dapur yang dibutuhkan warga terdampak.

Apakah Unisbar akan terlibat dalam relokasi? Ya, Unisbar menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam penanganan relokasi sekitar 30 rumah yang terdampak.

Berapa lama PWP sudah berdiri? Pariaman Women Power baru berdiri selama 5 bulan sebelum melakukan kegiatan bantuan pertama kali ini.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program Peduli Bencana Unisbar Dan Pariaman, pembaca dapat mengunjungi halaman daerah Sumatera di tvonenews.com/daerah/sumatera.

Ikut berdiskusi