Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

Sedang Mediasi Damai, Pria di Konawe Sulawesi Tenggara Malah Nekat Tikam Dua Polisi Pakai Badik

Charles Williams - beritanara.com 2 mins baca

Sedang Mediasi Damai Pria di Konawe mengalami kejadian luar biasa ketika seorang pria berinisial GR nekat menyerang dua anggota kepolisian dengan senjata

Sedang Mediasi Damai, Pria di Konawe Sulawesi Tenggara Malah Nekat Tikam Dua Polisi Pakai Badik

Sedang Mediasi Damai, Pria di Konawe Nekat Tikam Dua Polisi

Beritanara.com – Sedang Mediasi Damai Pria di Konawe mengalami kejadian luar biasa ketika seorang pria berinisial GR nekat menyerang dua anggota kepolisian dengan senjata tajam. Insiden ini terjadi di Desa Atowatu, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, yang sedang berlangsung proses mediasi kekeluargaan. Kapolsek Soropia berhasil mengamankan pelaku setelah kejadian yang membuat suasana tegang tersebut.

Proses Mediasi yang Tiba-tiba Berubah Menjadi Insiden

Kedua korban serangan adalah Aiptu Zainal yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Atowatu serta Aiptu Agus Saputra yang menjabat sebagai Kanit Patroli Polsek Soropia. Keduanya sedang mendampingi proses mediasi kekeluargaan terkait dugaan pencemaran nama baik di kediaman Kepala Desa Atowatu. Mediasi ini bertujuan untuk meluruskan tuduhan pencurian dompet berisi uang sebesar Rp1 juta yang sebelumnya dilontarkan oleh warga berinisial M berusia 50 tahun.

Tuduhan tersebut sebenarnya dilontarkan oleh oknum anggota ormas berinisial A yang berusia 43 tahun tanpa bukti yang kuat. Warga bernama Arjun menjadi korban tuduhan tanpa dasar yang jelas. Proses mediasi berjalan lancar hingga kemudian GR tiba-tiba datang dan mencoba memicu keributan. Petugas sempat memintanya pergi karena situasi mulai memanas. GR yang tersulut emosi menendang kursi sebelum akhirnya meninggalkan lokasi dengan perasaan tidak puas.

Peristiwa Penikaman dan Penangkapan Pelaku

Tidak lama kemudian, GR kembali mendatangi rumah kepala desa sambil berteriak-teriak provokatif. Saat kedua petugas bersama warga mencoba mendekat untuk menenangkan situasi, pelaku secara mendadak mengeluarkan badik dari balik pakaiannya. Senjata tajam tradisional ini menjadi ancaman serius bagi kedua petugas yang sedang bertugas.

Pelaku secara tiba-tiba mencabut badik dan melakukan penikaman ke arah Aiptu Zainal hingga menyebabkan baju dinasnya robek terkena sabetan. Pelaku juga sempat mengejar Aiptu Agus Saputra, namun berhasil dihalangi warga sebelum akhirnya melarikan diri,

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan sesaat setelah insiden berdarah itu terjadi pada Rabu (22/7) malam, sekitar pukul 21.00 WITA. Warga sekitar membantu mengejar dan mengamankan GR setelah melakukan serangan terhadap dua anggota kepolisian yang sedang bertugas.

Saat ini pelaku GR sudah kami amankan di Mako Polsek Soropia untuk menjalani pemeriksaan intensif dan proses hukum lebih lanjut,

Insiden ini bermula dari upaya kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui jalur damai. GR yang awalnya datang untuk memicu keributan berhasil diamankan setelah melakukan serangan terhadap dua anggota kepolisian. Proses mediasi yang seharusnya berjalan lancar berubah menjadi insiden yang membuat masyarakat setempat merasa terkejut. Kedua petugas yang menjadi korban kini dalam kondisi stabil dan akan menjalani perawatan lebih lanjut. Kasus ini akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di wilayah Konawe, Sulawesi Tenggara.

Ikut berdiskusi