Minat Kuliah ke Taiwan Terus Naik! Biaya Hidup Setara Jakarta, Ada Tunjangan Rp15 Juta per Bulan
Minat Kuliah ke Taiwan Terus menunjukkan tren positif yang semakin kuat di kalangan generasi muda Indonesia. Hal ini terbukti dari antusiasme luar biasa yang
Minat Kuliah ke Taiwan Terus Meningkat di Kalangan Pelajar Indonesia
Beritanara.com – Minat Kuliah ke Taiwan Terus menunjukkan tren positif yang semakin kuat di kalangan generasi muda Indonesia. Hal ini terbukti dari antusiasme luar biasa yang ditunjukkan oleh ribuan pengunjung pada Taiwan Higher Education Fair Indonesia (THEFI) 2026 Jakarta. Pameran pendidikan yang diselenggarakan di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, pada Sabtu (1/8/2026) ini berhasil menjadi salah satu acara pendidikan terbesar yang pernah diadakan.
Menurut data resmi penyelenggara, jumlah peserta yang hadir sepanjang hari mencapai sekitar 12 ribu orang. Berbagai kalangan masyarakat mulai dari pelajar SMA, orang tua, guru, hingga calon mahasiswa memadati stan-stan universitas sejak pagi hingga sore hari. Mereka berbondong-bondong mencari informasi seputar program studi, beasiswa, biaya hidup, serta peluang karier di Taiwan.
65 Universitas Taiwan Tawarkan Program Pendidikan Lengkap
Pameran kali ini menghadirkan 65 perguruan tinggi dari Taiwan yang menawarkan beragam jenjang pendidikan, mulai dari sarjana, magister, hingga doktoral. Kehadiran sekitar 180 delegasi yang terdiri atas rektor, dekan, dosen, dan perwakilan universitas menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.
Mereka memberikan konsultasi langsung mengenai jurusan unggulan, fasilitas kampus, kesempatan magang, hingga prospek kerja setelah lulus. Selain itu, pengunjung juga bisa memperoleh informasi mengenai berbagai skema beasiswa, program belajar Bahasa Mandarin, kehidupan mahasiswa di Taiwan, biaya hidup, peluang magang, hingga prospek karier setelah lulus, kata Ketua Umum Ikatan Citra Alumni Taiwan se-Indonesia (ICATI), Hengky Lau, saat opening ceremony THEFI 2026.
Beasiswa Bahasa Mandarin Menjadi Pilihan Utama
Ketua ICATI Jakarta, Simon Hu, menjelaskan bahwa banyak pengunjung datang untuk mencari informasi mengenai berbagai program beasiswa yang disediakan pemerintah Taiwan. Salah satu program yang paling diminati adalah beasiswa Bahasa Mandarin yang dikelola oleh Taipei Economic and Trade Office (TETO) karena persyaratannya relatif sederhana dan tidak mewajibkan calon peserta telah diterima di universitas tertentu di Taiwan.
Untuk mendapat beasiswa belajar Bahasa Mandarin ini, pendaftaran bisa dilakukan langsung melalui TETO setiap Februari hingga Maret, kata Simon Hu.
Beasiswa tersebut terbuka bagi pelajar yang belum menguasai bahasa Mandarin. Penerima beasiswa mendapatkan 28.000 dolar Taiwan (NTD) atau sekitar Rp15–16 juta per bulan selama satu tahun, yang mencakup biaya belajar dan biaya hidup. Jumlah ini setara dengan biaya hidup di Jakarta, sehingga membuat Taiwan menjadi destinasi studi yang sangat menarik bagi mahasiswa Indonesia.
Selain beasiswa Bahasa Mandarin, tersedia pula Overseas Chinese Scholarship serta Intense Program, yaitu program beasiswa penuh yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bekerja di perusahaan-perusahaan Taiwan setelah lulus. Program ini difokuskan pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), keuangan, dan semikonduktor.
Tren positif ini menunjukkan bahwa Taiwan semakin menjadi pilihan utama bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Dengan biaya hidup yang terjangkau, beasiswa yang melimpah, serta peluang karier yang menjanjikan, tidak mengherankan jika minat kuliah ke Taiwan terus meningkat setiap tahunnya.
