Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

Prabowo: Sumpah Perwira Bukan Seremoni, Kesulitan Rakyat Adalah Kesulitan TNI-Polri

Matthew Thomas - beritanara.com 3 mins baca

Prabowo Subianto menegaskan bahwa sumpah jabatan para perwira TNI dan Polri memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar upacara seremonial belaka

Prabowo: Sumpah Perwira Bukan Seremoni, Kesulitan Rakyat Adalah Kesulitan TNI-Polri

Prabowo: Sumpah Perwira Bukan Seremoni Biasa

Beritanara.com – Prabowo Subianto menegaskan bahwa sumpah jabatan para perwira TNI dan Polri memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar upacara seremonial belaka. Dalam pidato resminya, Presiden ke-8 Republik Indonesia ini menekankan bahwa setiap perwira harus siap menjadi pelindung dan pelayan masyarakat, terutama ketika rakyat menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan hidup.

Pernyataan penting tersebut disampaikan Prabowo pada upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/7/2026). Acara bersejarah ini menjadi momen krusial bagi 1.177 Calon Perwira Remaja (Capaja) dari kedua institusi keamanan nasional untuk resmi menyandang gelar perwira setelah melalui proses seleksi dan pelatihan yang ketat.

Komitmen Nyata kepada Rakyat

Menurut Prabowo, peran seorang perwira tidak berhenti pada pengukuhan jabatan atau seremoni pelantikan. Lebih dari itu, setiap perwira dituntut untuk memiliki kepekaan sosial yang tinggi dan keberanian moral untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Kepala Negara menjelaskan bahwa masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan para perwira muda yang akan memimpin TNI dan Polri di masa depan.

Saya bangga karena saudara-saudara telah belajar satu hal yang paling penting menjadi perwira berarti hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan. Itulah makna pengabdian yang sesungguhnya, bukan hanya di atas kertas atau dalam upacara formal, tetapi dalam tindakan nyata sehari-hari,

ujar Prabowo dengan penuh antusiasme dalam sambutannya.

Presiden juga memberikan apresiasi khusus atas partisipasi aktif para Capaja dalam berbagai misi kemanusiaan sebelum mereka resmi dilantik sebagai perwira. Pengalaman langsung membantu masyarakat korban bencana diyakini sebagai fondasi kuat untuk membentuk karakter kepemimpinan yang pro-rakyat dan memiliki empati tinggi terhadap sesama.

Kesulitan Rakyat Adalah Kesulitan Kita

Pernyataan yang paling menggugah dari Prabowo adalah penekanannya bahwa kesulitan rakyat harus dirasakan sebagai kesulitan bersama oleh seluruh anggota TNI dan Polri. Konsep ini menjadi filosofi dasar yang harus dipegang teguh oleh setiap perwira dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Saya gembira bahwa angkatan ini terlibat langsung dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kita adalah tentara dan polisi rakyat. Kesulitan rakyat akan menjadi kesulitan saudara, dan kebahagiaan rakyat adalah kebahagiaan kita bersama,

tambahnya dengan nada penuh semangat.

Sumpah sebagai Janji Suci yang Tak Terpisahkan

Prabowo mengingatkan bahwa sumpah yang diucapkan para perwira baru membawa konsekuensi moral yang sangat besar dan tidak bisa dipandang sebelah mata. Janji tersebut bukan sekadar rangkaian kata dalam sebuah upacara, melainkan komitmen suci yang harus dipegang sepanjang masa pengabdian hingga akhir hayat.

Hari ini kalian telah mengucapkan sumpah. Sumpah itu bukan sekadar rangkaian kata. Itu adalah janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, janji kepada bangsa, janji kepada negara, janji kepada seluruh rakyat Indonesia. Pegang teguh sumpah yang telah saudara ucapkan, dan jangan pernah melupakannya di saat apapun,

tegasnya dengan suara yang meyakinkan.

Dalam arahannya yang panjang, Kepala Negara kembali menekankan pentingnya loyalitas terhadap ideologi negara, konstitusi, dan keutuhan NKRI. Namun, di atas segalanya, ia meminta para perwira muda menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas tertinggi dalam setiap keputusan dan tindakan yang mereka ambil selama bertugas.

Acara Praspa Tahun 2026 ini juga dihadiri oleh para pejabat tinggi TNI dan Polri, termasuk para menteri dan anggota DPR. Para Capaja yang dilantik berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan pengalaman, namun memiliki satu tujuan yang sama, yaitu mengabdi kepada bangsa dan negara dengan sepenuh hati. Prabowo berharap bahwa para perwira baru ini dapat menjadi teladan bagi generasi muda Indonesia dalam hal pengabdian, kejujuran, dan keberanian.

Sebagai penutup, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan moral yang mendalam kepada seluruh perwira yang hadir. Ia mengingatkan bahwa sejarah bangsa akan mencatat setiap tindakan dan keputusan yang mereka ambil. Oleh karena itu, setiap langkah harus diambil dengan kesadaran penuh bahwa mereka mewakili kehormatan TNI dan Polri, serta kepercayaan seluruh rakyat Indonesia yang telah mempercayakan masa depan bangsa kepada mereka.

Ikut berdiskusi