Prabowo Mau Bangun Industri Kapal Nasional, Kampus Diminta Kuasai Teknologi Perkapalan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengembangkan industri kapal nasional melalui kolaborasi erat dengan dunia akademik. Dalam arahan
Prabowo Dorong Industri Kapal Nasional, Kampus Kuasai Teknologi
Visi Pembangunan Industri Perkapalan Mandiri
Beritanara.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengembangkan industri kapal nasional melalui kolaborasi erat dengan dunia akademik. Dalam arahan terbaru, beliau meminta perguruan tinggi untuk menguasai teknologi perkapalan secara mendalam. Langkah ini menjadi fondasi penting bagi kemandirian sektor maritim Indonesia di masa depan.
Langkah strategis ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor kapal. Dengan memperkuat kapasitas riset dan pengembangan di kampus-kampus, Indonesia diharapkan mampu memenuhi kebutuhan kapal domestik secara mandiri. Hal ini juga membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.
Peran Strategis Perguruan Tinggi
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjelaskan bahwa perguruan tinggi ditunjuk sebagai mitra kunci dalam mewujudkan visi tersebut. Institusi pendidikan tinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi langsung pada inovasi industri perkapalan. Riset-riset yang dilakukan akan diarahkan untuk menjawab tantangan teknis yang dihadapi sektor ini.
«Jadi, kami diminta menyiapkan karena kan kebutuhan kapal Indonesia ini sebenarnya besar sekali. Harapannya ke depan industri kapal kita tumbuh», ujar Brian saat dikutip pada Selasa (28/7/2026).
Potensi pasar industri kapal di Indonesia masih sangat menjanjikan, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, perguruan tinggi ditugaskan menjadi penggerak utama pengembangan riset dan inovasi. Melalui pendekatan ini, industri perkapalan nasional mampu berkembang dan menjawab kebutuhan domestik yang terus meningkat.
Kolaborasi dengan PT PAL Indonesia
Pemerintah menugaskan perguruan tinggi untuk mempersiapkan penguasaan teknologi yang dibutuhkan sektor perkapalan. Upaya ini akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PT PAL Indonesia. Dengan demikian, hasil riset dapat langsung memperkuat industri nasional dan meningkatkan daya saing global.
«Jadi kami perguruan tinggi diminta menyiapkan apa sih? Ya, apa penguasaan teknologinya begitu ya. Nah, riset-risetnya ke arah industri kapal kita sehingga ya bersama PT PAL nanti riset-riset, kajian-kajian», jelasnya.
Keterlibatan para guru besar serta peneliti di bidang perkapalan diharapkan mampu mempercepat munculnya inovasi yang dibutuhkan industri. Selain memperkuat kapasitas produksi dalam negeri, pengembangan industri kapal juga diproyeksikan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat. Ini merupakan langkah konkret menuju kemandirian ekonomi maritim.
«Guru besar-guru besar yang terkait bidang perkapalan bisa menumbuhkan industri kapal kita sehingga membuka lapangan kerja, dan juga apa… kebutuhan kita bisa dipenuhi dari industri dalam negeri. Itu tadi ya», lanjut Brian.
Brian menambahkan bahwa kebutuhan kapal yang dimaksud tidak hanya mencakup kapal untuk pelayaran internasional, tetapi juga kapal domestik yang melayani angkutan penumpang maupun logistik. Besarnya kebutuhan tersebut dinilai menjadi peluang strategis bagi kebangkitan industri perkapalan nasional. Dengan dukungan penuh dari sektor akademik, Indonesia siap menjadi pemain utama di industri perkapalan dunia.
