Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

New Policy: Jalan Rasuna Said Selesai Ditata, Pramono: Saya Yakin Jalan Ini Jadi Landmark Baru Jakarta

Charles Lopez - beritanara.com 3 mins baca

Rasuna Said Selesai Ditata, Pramono Yakin Jadi Landmark Jakarta New Policy - Pemprov DKI Jakarta mengumumkan selesainya penataan jalan Rasuna Said sebagai

New Policy: Jalan Rasuna Said Selesai Ditata, Pramono: Saya Yakin Jalan Ini Jadi Landmark Baru Jakarta

New Policy: Jalan Rasuna Said Selesai Ditata, Pramono Yakin Jadi Landmark Jakarta

New Policy – Pemprov DKI Jakarta mengumumkan selesainya penataan jalan Rasuna Said sebagai bagian dari New Policy yang tengah dijalankan. Proyek revitalisasi ini diresmikan pada hari Minggu, 21 Juni 2026, dan menarik perhatian Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang optimis bahwa jalan ini akan menjadi landmark baru berkat transformasi fisik dan pengelolaan terpadu. New Policy, sebagai strategi pengembangan kota yang berfokus pada keterbukaan dan efisiensi, telah memberikan dampak nyata pada infrastruktur umum.

“Saya yakin jalan ini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta karena kini tampil lebih teratur, lebih bersih, bahkan di ujungnya terdapat tanaman anggrek yang disusun khusus,” ujar Pramono Anung dalam pernyataannya. Pernyataan ini memperkuat visi New Policy yang ingin mengubah Jakarta menjadi kota lebih modern dan berkelanjutan.

Revitalisasi Jalan Rasuna Said dengan Infrastruktur Terpadu

Penataan jalan Rasuna Said berpanjang 3,8 kilometer melibatkan beberapa peningkatan infrastruktur kota. Proses revitalisasi ini mencakup perbaikan trotoar, pengangkatan ketinggian jalur cepat dan lambat, serta penghapusan 109 tiang monorel yang menghambat alur lalu lintas. New Policy mengharuskan pemerintah mengoptimalkan penggunaan dana, sehingga proyek ini tidak hanya fokus pada tampilan estetika, tetapi juga keberlanjutan pengelolaan.

Dalam pelaksanaannya, New Policy memberikan ruang bagi keterlibatan pihak swasta melalui mekanisme naming rights. Dana proyek mencapai Rp91 miliar, dengan pendanaan sepenuhnya berasal dari iklan dan penamaan halte yang menjadi bagian dari strategi ini. Pramono Anung menjelaskan bahwa penerapan New Policy membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah dan masyarakat.

Simbol Budaya Antikorupsi dan Integritas

Kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi bagian penting dalam New Policy. Penamaan Halte Setiabudi Integritas, yang menjadi bagian dari revitalisasi, dianggap sebagai bentuk penguatan nilai-nilai antikorupsi di ruang publik strategis. Pramono menekankan bahwa New Policy tidak hanya menata fisik kota, tetapi juga membangun budaya kebersihan dan transparansi.

“Pembiayaannya sepenuhnya berasal dari naming rights dan iklan yang ada. Ini cara Jakarta membangun kotanya. Tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga memberi ruang bagi penggunaan hak penamaan,” pungkas Pramono. Konsep ini menjadi contoh nyata keberhasilan New Policy dalam mengintegrasikan ekonomi dan kebersihan kota.

Peresmian kawasan Rasuna Said juga menyoroti peran New Policy dalam mempercepat proses pemerintahan. Pemprov DKI Jakarta menekankan bahwa kebijakan ini memberikan struktur yang lebih jelas dan transparan, sehingga proyek selesai lebih cepat dari rencana awal. Pramono menambahkan bahwa hasil penataan jalan ini akan menjadi patokan dalam evaluasi kebijakan masa depan.

Transformasi jalan Rasuna Said sebagai bagian dari New Policy juga menarik perhatian masyarakat. Banyak warga mengapresiasi perubahan yang signifikan, terutama pada aksesibilitas dan kebersihan lingkungan. Proyek ini berjalan selama beberapa bulan, dengan pengawasan ketat dari pihak terkait. New Policy memastikan bahwa setiap proyek memiliki rencana yang terukur dan dampak yang terlihat.

Dengan New Policy, Jakarta berharap mampu mempercepat proyek-proyek besar sambil mempertahankan kualitas lingkungan. Jalan Rasuna Said menjadi salah satu contoh keberhasilan dari pendekatan ini, yang menggabungkan pemerintahan yang efisien, partisipasi masyarakat, dan peningkatan kota secara berkelanjutan. Pramono Anung optimis bahwa strategi ini akan menjadi pedoman untuk pengembangan wilayah lainnya di Ibu Kota.

Ikut berdiskusi