Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

Main Agenda: Prabowo Dorong Indonesia Ambil Peran Jadi Pendiri Organisasi AI Dunia WAICO

Susan Moore - beritanara.com 2 mins baca

rabowo Dorong Indonesia Jadi Pendiri Organisasi AI Global WAICO Main Agenda menjadi tema utama dalam upaya Indonesia meningkatkan peran strategis dalam

Main Agenda: Prabowo Dorong Indonesia Ambil Peran Jadi Pendiri Organisasi AI Dunia WAICO

Prabowo Dorong Indonesia Jadi Pendiri Organisasi AI Global WAICO

Main Agenda menjadi tema utama dalam upaya Indonesia meningkatkan peran strategis dalam pengelolaan kecerdasan buatan (AI) secara global. Dalam pertemuan terbatas yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomi Airlangga Hartarto, arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto memicu pembentukan organisasi baru bernama World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), yang menandai komitmen Indonesia untuk menjadi pendiri dan anggota aktif dalam kerja sama internasional bidang teknologi AI.

Konteks Pendirian WAICO

Pendirian WAICO berlangsung pada 16 Juli 2026, di Shanghai, Tiongkok, dalam rangkaian World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026. Acara ini dihadiri oleh delegasi dari sekitar 30 negara, termasuk Brasil, Rusia, Malaysia, Afrika Selatan, dan Tiongkok, yang secara resmi menjadi pendiri organisasi ini. Main Agenda dalam kebijakan luar negeri Indonesia menegaskan pentingnya AI sebagai salah satu pilar utama dalam menghadapi tantangan global di era digital.

WAICO bertujuan menciptakan kerangka kerja kolaboratif antar negara untuk mengembangkan AI dengan prinsip etika, keamanan, dan keterjangkauan. Organisasi ini diharapkan dapat menjadi platform untuk mempercepat pertukaran pengetahuan, standarisasi teknologi, serta pembentukan kebijakan bersama dalam mengatasi risiko AI yang mungkin memengaruhi kehidupan masyarakat. Main Agenda Presiden Prabowo juga menekankan bahwa partisipasi Indonesia dalam WAICO akan memperkuat posisi negara ini sebagai pemain utama dalam diplomasi teknologi global.

Manfaat Keterlibatan Indonesia dalam WAICO

Kehadiran Indonesia dalam WAICO memiliki dampak strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola AI di negara-negara berkembang. Dalam pernyataan resmi, Airlangga Hartarto menegaskan bahwa organisasi ini akan menjadi wadah untuk menjembatani kesenjangan kemampuan teknologi antar negara, terutama dalam pengembangan infrastruktur dan pemanfaatan AI untuk kepentingan ekonomi dan sosial.

“Dengan Main Agenda yang mengedepankan inisiatif global, kita mampu membangun koordinasi yang lebih efektif antar negara dalam menghadapi isu-isu yang berkembang cepat di sektor AI,” ujar Airlangga, Jumat (17/7/2026).

Kolaborasi dalam WAICO diharapkan juga membantu Indonesia dalam mengelola AI secara bertanggung jawab, sejalan dengan visi negara untuk menciptakan ekonomi digital yang berkelanjutan. Airlangga menyoroti bahwa keikutsertaan Indonesia dalam WAICO akan memperkuat kemitraan dengan negara-negara lain, terutama dalam pengembangan standar AI yang mencerminkan nilai-nilai universal seperti keadilan dan kesetaraan.

Dalam sesi pertemuan di WAIC 2026, delegasi Indonesia juga berdialog dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres. Diskusi ini menghasilkan kesepahaman bahwa AI harus diintegrasikan dengan kebijakan luar negeri untuk menciptakan manfaat yang seimbang antar negara. Main Agenda ini menggambarkan komitmen Indonesia untuk menjadi pelaku aktif dalam mengubah dunia melalui teknologi AI.

Kehadiran WAICO diharapkan dapat mempercepat pengembangan AI secara berkelanjutan, terutama dalam mengatasi masalah seperti kesenjangan ekonomi, ketimpangan pendidikan, dan perubahan iklim. Airlangga menegaskan bahwa organisasi ini akan menjadi bentuk kebijakan luar negeri Indonesia yang progresif, di mana Main Agenda menjadi alat untuk mewujudkan visi berkelanjutan dalam penggunaan teknologi AI.

Ikut berdiskusi