Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

Key Strategy: Saroha Manullang Dilantik Jadi Kakanwil Imigrasi NTT, Hendarsam: Perkuat Pelayanan Perbatasan

Robert Williams - beritanara.com 3 mins baca

Key Strategy: Saroha Manullang Dilantik Jadi Kakanwil Imigrasi NTT Pelantikan Saroha Manullang sebagai Kakanwil Imigrasi NTT Key Strategy - Pelantikan Saroha

Key Strategy: Saroha Manullang Dilantik Jadi Kakanwil Imigrasi NTT, Hendarsam: Perkuat Pelayanan Perbatasan

Key Strategy: Saroha Manullang Dilantik Jadi Kakanwil Imigrasi NTT

Pelantikan Saroha Manullang sebagai Kakanwil Imigrasi NTT

Key Strategy – Pelantikan Saroha Manullang sebagai Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilakukan secara resmi di Aula Jusuf Adiwinata, Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jakarta. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama yang dilakukan Direktorat Jenderal Imigrasi. Pelantikan ini dianggap sebagai strategi penting dalam memperkuat kapasitas pengelolaan keimigrasian di daerah perbatasan serta mendorong transparansi dan kualitas layanan publik.

Dalam acara tersebut, 13 pejabat tinggi pratama diberikan tugas baru untuk memimpin layanan imigrasi di berbagai provinsi. Perubahan kepemimpinan di Kantor Wilayah Imigrasi NTT menjadi sorotan, karena Saroha Manullang yang baru saja menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum di wilayah tersebut, kini dipercayakan menjadi Kakanwil yang bertanggung jawab langsung atas operasional perbatasan. Strategi ini mencerminkan upaya mengoptimalkan pengelolaan keimigrasian di wilayah timur Indonesia, khususnya dalam memperkuat pelayanan yang sejalan dengan visi organisasi.

“Key Strategy ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi juga merupakan komitmen untuk membangun sistem pelayanan perbatasan yang lebih efektif dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar Hendarsam Marantoko, Direktur Jenderal Imigrasi. Ia menekankan bahwa pelantikan Saroha Manullang bertujuan meningkatkan sinergi antar instansi dan mewujudkan keimigrasian yang lebih dekat ke kebutuhan warga.

Strategi Penguatan Pelayanan Perbatasan NTT

Kepemimpinan Saroha Manullang diharapkan menjadi langkah krusial dalam mendorong pelayanan perbatasan yang lebih responsif. Sebagai mantan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, ia memiliki pengalaman dalam mengelola proses administratif dan koordinasi antar unit. Strategi pengembangan layanan ini juga mencakup penggunaan teknologi, peningkatan pelatihan pegawai, serta penguatan kerja sama dengan pihak terkait seperti TNI/Polri dan instansi daerah.

Saroha Manullang menegaskan bahwa Key Strategy dalam keimigrasian NTT akan fokus pada peningkatan efisiensi proses pengurusan paspor dan dokumen kependudukan. Ia berkomitmen untuk memberikan layanan yang lebih cepat, akurat, serta mudah diakses oleh masyarakat. “Keberadaan saya di sini adalah untuk memastikan bahwa pelayanan perbatasan tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga mampu menjawab tantangan dinamika wilayah yang kompleks,” lanjutnya.

Kantor Wilayah Imigrasi NTT yang terletak di daerah strategis perbatasan antar pulau akan menjadi pusat pelayanan keimigrasian yang lebih terpadu. Key Strategy ini juga mencakup upaya meningkatkan kapasitas pengawasan terhadap kepentingan nasional, seperti memastikan keamanan wilayah dan mengurangi risiko penyelundupan. Pergantian kepemimpinan dianggap sebagai bagian dari rencana jangka panjang untuk menciptakan sistem yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Peran Saroha Manullang dalam Memperkuat Visi Imigrasi

Saroha Manullang, yang memiliki latar belakang profesional dalam tata usaha dan administrasi keimigrasian, dianggap mampu memimpin dengan pendekatan yang lebih holistik. Key Strategy yang diterapkannya mencakup pembentukan tim khusus untuk melayani warga yang memerlukan dukungan khusus, seperti pengusaha, pelajar, dan migran. Strategi ini juga mengintegrasikan pendekatan partisipatif, sehingga masyarakat bisa terlibat langsung dalam memantau kualitas layanan yang diberikan.

Kehadiran Saroha Manullang dipercaya mampu memperkuat kolaborasi antar lembaga. Pemerintah Daerah NTT, beserta stakeholder terkait, akan terlibat dalam menyelaraskan kebijakan keimigrasian dengan kebutuhan lokal. Key Strategy ini juga mencakup pelatihan bagi pegawai terkait regulasi terbaru dan pengembangan infrastruktur layanan yang lebih modern. Dengan demikian, keimigrasian NTT diharapkan bisa menjadi contoh terbaik dalam pelayanan perbatasan yang inovatif.

Direktorat Jenderal Imigrasi terus mendorong penerapan Key Strategy di seluruh wilayah. Saroha Manullang akan menjadi bagian dari transformasi keimigrasian yang bertujuan meningkatkan keterjangkauan layanan, kualitas pelayanan, serta kecepatan pengurusan dokumen. Dengan memperkuat kapasitas di daerah perbatasan, Key Strategy ini diharapkan mampu mewujudkan keimigrasian yang lebih berkelanjutan dan dekat dengan masyarakat.

Ikut berdiskusi