Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

Key Issue: Kantor Kecamatan Kalijati Berantakan, KDM Semprot Pegawai saat Sidak: Kantor Pemerintahan Itu Harus Berwibawa

Robert Hernandez - beritanara.com 3 mins baca

Key Issue: Kantor Kecamatan Kalijati Berantakan, KDM Mengkritik Kinerja Pegawai Key Issue - Dalam sidak yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

Key Issue: Kantor Kecamatan Kalijati Berantakan, KDM Semprot Pegawai saat Sidak: Kantor Pemerintahan Itu Harus Berwibawa

Key Issue: Kantor Kecamatan Kalijati Berantakan, KDM Mengkritik Kinerja Pegawai

Key Issue – Dalam sidak yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), kantor kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, menjadi sorotan karena kondisi lingkungan kerja yang dinilai tidak memadai. Sebagai bagian dari Key Issue yang diangkat oleh KDM, pengunjungan tersebut mengungkapkan kekecewaan terhadap tata kelola pemerintahan daerah yang kurang optimal.

Problematika Lingkungan Kantor yang Menyimpang dari Ekspektasi

KDM menyoroti beberapa aspek yang menjadi Key Issue utama, seperti kebersihan fasilitas umum yang tidak terjaga, kondisi bangunan yang berantakan, dan ketidakefisienan layanan administrasi. Diantaranya, tumpukan sampah yang tidak dikelola, jalan setapak yang berlubang, serta bendera yang tergantung dengan tidak rapi. “Kantor pemerintahan harus mencerminkan wibawa, karena itu menjadi representasi kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kita,” kata KDM saat mengunjungi tempat tersebut.

Nilai Wibawa sebagai Kunci Pelayanan Publik

Pada kunjungan sidak tersebut, KDM memberikan kritik tajam terhadap aparatur pemerintah yang dianggap kurang peduli terhadap lingkungan kerja. “Aparatur pemerintah digaji oleh negara, sehingga kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja yang paling mendasar pun harus dijaga,” tegasnya dalam wawancara dikutip pada Minggu (21/6/2026). KDM menekankan bahwa key issue seperti ini tidak hanya tentang tampilan fisik, tetapi juga tentang kualitas pelayanan publik yang diberikan.

Kondisi kantor yang tidak rapi dianggap berdampak pada kesan profesionalitas pemerintahan daerah. Dengan Key Issue seperti ini, KDM mengingatkan bahwa lingkungan kerja yang baik adalah syarat utama dalam meningkatkan efisiensi pelayanan. “Jika lingkungan tidak bersih, masyarakat akan merasa tidak nyaman dan kepercayaannya terhadap pemerintah bisa berkurang,” imbuhnya.

Pengelolaan Sumber Daya dan Teknologi di Era Digital

Dalam menyikapi key issue yang muncul, KDM juga menyoroti pentingnya adopsi teknologi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Ia menegaskan bahwa pemasangan spanduk fisik yang memenuhi area kantor adalah salah satu langkah untuk memastikan informasi publik tersampaikan secara tepat. “Di era digital, kinerja pemerintah harus lebih dinamis dan tidak hanya bergantung pada kebersihan fisik,” ujarnya.

Terlepas dari keluhan tentang kebersihan, KDM menyebut bahwa key issue ini bisa menjadi momentum untuk memperbaiki kinerja. Ia meminta agar pihak kecamatan mengevaluasi semua aspek pelayanan, mulai dari kebersihan hingga penanganan kasus yang berlangsung di wilayah tersebut. “Kami berharap kecamatan Kalijati bisa menjadi contoh yang baik dalam memenuhi standar pemerintahan yang berwibawa,” tambahnya.

Langkah Tindak Lanjut dari Pihak Kecamatan

Usai sidak, pihak Kecamatan Kalijati langsung menyampaikan komitmennya untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh. Mereka menjanjikan bahwa key issue yang muncul akan diatasi dengan cepat, termasuk pembersihan area yang berantakan dan penerapan sistem manajemen lebih efisien. “Kami siap memperbaiki segala kekurangan yang ditemukan, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat,” kata perwakilan kecamatan tersebut.

Beberapa masalah yang terungkap, seperti genangan air di halaman belakang kantor dan toilet umum yang terkunci, akan menjadi fokus perbaikan dalam beberapa minggu ke depan. KDM menekankan bahwa Key Issue ini bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan tugas-tugasnya. “Kita harus terus meningkatkan kualitas, karena masyarakat berhak mendapatkan layanan terbaik,” pungkasnya.

Ikut berdiskusi