Begini Kondisi Terbaru YTT pada Kasus Dugaan Penyekapan Selama 3 Tahun – Keluarga Sedih karena Korban Mengenaskan
Bandung dan Kecemasan Keluarga Begini Kondisi Terbaru YTT pada Kasus - Kasus dugaan penyekapan selama tiga tahun yang terjadi di Bandung kini ramai
Kondisi YTT di Kasus Dugaan Penyekapan 3 Tahun di Bandung dan Kecemasan Keluarga
Begini Kondisi Terbaru YTT pada Kasus – Kasus dugaan penyekapan selama tiga tahun yang terjadi di Bandung kini ramai dibicarakan melalui media sosial dan berita terkini. Terbaru, keluarga korban mengungkapkan kondisi YTT yang tergolong memprihatinkan.
Keluhan Keluarga Usai Temukan Korban
Menurut kakak korban, YTT (30 tahun), adiknya masih menjalani perawatan di rumah sakit. Fakta ini menambah rasa sedih keluarga karena kasus penyekapan dan penganiayaan bertahun-tahun masih dalam penyelidikan oleh Polda Jabar.
Sebelumnya, YTT sempat dianggap hilang selama tiga tahun. Kabar terbaru muncul setelah pihak rumah sakit Hasan Sadikin (RS Hasan Sadikin) mengungkap bahwa adik korban dirawat. Afif, sebagai kakak YTT, mengaku hampir tidak mengenali adiknya karena kondisinya sangat parah.
“Karena adik saya juga nggak bisa lihat, jalan pun mungkin nanti harus belajar lagi. Sebelumnya juga diikat katanya,” kata Afif dalam video yang diunggah ke YouTube TvOnenews, Minggu (21/6).
“Kan juga (luka) di bagian kepala dan kaki,” sambungnya.
Keterangan Sang Adik tentang Luka dan Penganiayaan
Syahrul, sang adik, menjelaskan bahwa kondisi fisik YTT sangat memprihatinkan. Mata kanan mengalami infeksi berat, mata kiri mengecil dan tidak bisa melihat, bibir atas hilang, serta lengan dan kaki penuh dengan bekas luka bacokan dan pukulan.
Ditambahkan pula bahwa di seluruh tubuh korban ditemukan luka bakar rokok serta sayatan dari benda tajam. Kepala korban juga mengalami infeksi berat dengan penumpukan nanah, sehingga diberi tindakan operasi oleh tim medis.
Kisah Tragis yang Terungkap Setelah Laporan Keluarga
Setelah sadar dan mampu berkomunikasi, korban menceritakan bahwa ia dikurung dan disiksa secara berulang selama tiga tahun. Ayahnya menjadi saksi atas pengakuan tersebut.
Menurut Syahrul, YTT menyebutkan bahwa pelaku sering memukul kepalanya menggunakan helm, menyakiti dengan benda tajam, serta membakar kulit korban dengan rokok.
“Cerita lewat Bapak, dia sering dipukul pakai helm, dibacok, ada bekas rokok juga. Semua luka itu bukti penyiksaan bertahun-tahun,” jelas Syahrul dalam laman resmi Polda Jabar.
Kasus ini terungkap setelah kakak korban melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jawa Barat pada 12 Juni 2026. Selain itu, sumber dari istanapun membagikan kronologi tragis YTT, seorang perempuan asal Bandung yang diduga disekap oleh kekasih hingga wajahnya rusak dan kondisi kritis.
