Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

Announced: Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Dukung Kelor NTT Jadi Komoditas Unggulan Bernilai Gizi dan Ekonomi

Robert Williams - beritanara.com 2 mins baca

Staf Ahli TP PKK Dukung Kelor NTT Sebagai Komoditas Unggulan Berpotensi Tinggi Announced pada acara pelatihan pengolahan pangan di Belu, NTT, Staf Ahli Tim

Announced: Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Dukung Kelor NTT Jadi Komoditas Unggulan Bernilai Gizi dan Ekonomi

Staf Ahli TP PKK Dukung Kelor NTT Sebagai Komoditas Unggulan Berpotensi Tinggi

Announced pada acara pelatihan pengolahan pangan di Belu, NTT, Staf Ahli Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Yane Ardian menyatakan bahwa tanaman kelor memiliki peluang besar untuk menjadi bahan pangan unggulan yang memberikan manfaat gizi dan ekonomi bagi masyarakat. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya pengembangan kelor sebagai strategi nasional untuk meningkatkan kualitas hidup warga, terutama di daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan ketersediaan makanan sehat.

Pelatihan Pengolahan Kelor di Belu: Langkah Nyata untuk Peningkatan Ekonomi

Announced sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan, Yane Ardian menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan membantu warga belajar cara mengolah kelor secara efisien dan inovatif. Acara yang dihadiri oleh sejumlah peserta dari berbagai desa itu juga memberikan wawasan tentang pemasaran kelor sebagai komoditas unggulan. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa kelor NTT bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat pedesaan.

Announced bahwa kelor NTT bukan hanya makanan bergizi, tetapi juga memiliki potensi sebagai produk unggulan yang dapat dikembangkan secara komersial. Ia menekankan bahwa daerah seperti Belu, dengan kondisi tanah dan iklim unik, cocok untuk menghasilkan kelor dengan kualitas lebih tinggi dibandingkan wilayah lain. Selain itu, kelor kaya akan vitamin A, vitamin C, dan protein, menjadikannya pilihan ideal untuk meningkatkan asupan gizi keluarga.

Kelor NTT: Potensi Gizi dan Ekonomi yang Harus Dikembangkan

Announced bahwa keberhasilan pengembangan kelor bergantung pada kesadaran masyarakat untuk memanfaatkannya secara optimal. Menurut Yane, tanaman ini memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem, sehingga cocok untuk ditanam di berbagai wilayah. Kandungan nutrisinya yang tinggi, seperti antioksidan dan mineral penting, menjadikannya solusi untuk masalah gizi yang sering dihadapi masyarakat.

Announced bahwa kelor NTT bisa menjadi pilar dalam program pemerintah untuk mengurangi stunting dan meningkatkan kesehatan anak. Dalam pelatihan tersebut, Yane juga memberikan contoh pengolahan kelor menjadi makanan siap saji, makanan kemasan, serta bahan baku untuk produk lokal. Ia berharap inisiatif ini bisa diadopsi secara luas, sehingga memberikan dampak positif bagi ekonomi keluarga dan daerah.

Announced bahwa pengembangan kelor NTT memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, serta masyarakat. Dalam pidatonya, Yane menyebutkan bahwa ada potensi pasar yang besar di luar negeri, terutama untuk produk kelor yang memiliki kualitas tinggi. Ia juga mengingatkan bahwa pengolahan yang baik adalah kunci untuk menjaga nilai gizi dan meningkatkan daya jual.

Announced selama pelatihan itu, Yane Ardian menekankan peran TP PKK dalam memperluas akses masyarakat terhadap kelor. Ia menuturkan bahwa pelatihan ini bukan hanya tentang teknik pengolahan, tetapi juga tentang kesadaran akan pentingnya konsumsi sayuran hijau dalam pola makan sehat. Dengan mendukung kelor sebagai komoditas unggulan, diharapkan masyarakat dapat memperoleh manfaat gizi seimbang serta pendapatan yang lebih baik.

Ikut berdiskusi