Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Sumatera

What Happened During: Gadai Sawah demi Berhaji, Jemaah Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya Akhirnya Terbebas dari Utang

Charles Lopez - beritanara.com 3 mins baca

h Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya Akhirnya Terbebas dari Utang What Happened During banjir bandang yang melanda Pidie Jaya, Aceh, telah mengubah kehidupan

What Happened During: Gadai Sawah demi Berhaji, Jemaah Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya Akhirnya Terbebas dari Utang

Gadai Sawah Demi Berhaji, Jemaah Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya Akhirnya Terbebas dari Utang

What Happened During banjir bandang yang melanda Pidie Jaya, Aceh, telah mengubah kehidupan seorang jemaah haji bernama Mak Nurbaidah. Seorang perempuan yang sehari-harinya bekerja sebagai petani, ia terpaksa menggadaikan lahan pertaniannya untuk mengumpulkan dana perjalanan haji setelah rumahnya hancur. Berkat kolaborasi antara pemerintah dan Zayed Foundation Uni Emirat Arab, utang yang menghimpitnya akhirnya terlunasi. Ini adalah contoh nyata bagaimana bantuan kemanusiaan bisa memberikan harapan bagi korban bencana alam.

Kisah Penyelamatan Dari Keterpurukan

Sebelum banjir bandang menghancurkan segalanya, Mak Nurbaidah hidup dengan stabil. Namun, setelah bencana terjadi, kondisi ekonominya memburuk. Tanah pertaniannya tergenang air, menyebabkan kerugian besar. Ia pun mengambil keputusan berat: menjual lahan yang selama ini menjadi tulang punggung keuangan keluarga. Keputusan ini diambil demi memenuhi panggilan berhaji, yang merupakan salah satu dari What Happened During momen penting dalam kehidupannya.

Beberapa bulan setelah bencana, Mak Nurbaidah masih mengalami kesulitan. Ia tinggal di pengungsian sementara, menunggu bantuan dari pemerintah. Perjuangan ini membutuhkan waktu lama karena proses pemulihan ekonomi terkendala oleh kondisi lahan yang rusak. Namun, di tengah situasi yang serba sulit, pemerintah bergerak cepat untuk membantu jemaah haji yang terdampak.

Kolaborasi Antara Pemerintah dan Zayed Foundation

Bantuan senilai Rp20 juta telah ditransfer ke rekening Mak Nurbaidah, yang sebelumnya digunakan untuk menggadaikan sawah. Ini adalah hasil dari upaya pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah, yang bekerja sama dengan Zayed Foundation. What Happened During pemulihan ekonomi ini menjadi cerminan kepedulian nasional dan internasional terhadap korban bencana.

“Kami datang untuk meringankan beban beliau sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto agar jemaah haji Indonesia tidak terlilit utang dan mengalami kesulitan setelah menunaikan ibadah haji,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah. Bantuan ini bukan hanya untuk Mak Nurbaidah, tetapi juga sebagai langkah untuk mencegah What Happened During proses penunaian haji menjadi beban berat bagi masyarakat.

Kisah Mak Nurbaidah menjadi simbol dari keberhasilan program pemerintah dalam memberikan solusi ekonomi bagi jemaah haji yang terdampak bencana. Zayed Foundation, yang merupakan organisasi kemanusiaan Uni Emirat Arab, berperan aktif dalam pendistribusian bantuan. Bantuan ini sekaligus menunjukkan bahwa What Happened During krisis ekonomi bisa diatasi dengan dukungan yang tepat.

Sebagai bagian dari What Happened During upaya pemulihan, pemerintah juga melakukan pemeriksaan terhadap penggadaian lahan. Setelah memastikan bahwa lahan tersebut layak digunakan kembali, bantuan langsung diberikan. Tidak hanya itu, program ini menjangkau lebih dari 500 jemaah haji lainnya yang terdampak banjir bandang. Setiap bantuan diberikan dengan harapan mereka bisa kembali membangun hidup secara mandiri.

Salah satu tantangan utama dalam What Happened During pemulihan adalah mengevaluasi kebutuhan masing-masing korban. Pemerintah Aceh, bekerja sama dengan lembaga internasional, menetapkan mekanisme yang transparan untuk menyalurkan dana. Ini membuktikan bahwa bantuan kemanusiaan bisa menjadi solusi yang efektif jika dikelola dengan baik. Mak Nurbaidah, sebagai salah satu jemaah haji yang menerima bantuan, kini bisa fokus pada pengembangan pertanian kembali.

Ikut berdiskusi