Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

Key Strategy: Pacu Hilirisasi, Rosan Roeslani Tekankan Kolaborasi Riset dan Industri

Robert Hernandez - beritanara.com 2 mins baca

Rosan Roeslani: Kolaborasi Riset dan Industri Kunci untuk Mempercepat Hilirisasi Key Strategy - Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan

Key Strategy: Pacu Hilirisasi, Rosan Roeslani Tekankan Kolaborasi Riset dan Industri

Rosan Roeslani: Kolaborasi Riset dan Industri Kunci untuk Mempercepat Hilirisasi

Key Strategy – Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan industri nasional, Menteri Investasi dan Hilirisasi serta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menggarisbawahi bahwa key strategy utama pemerintah adalah mempercepat hilirisasi melalui sinergi yang kuat antara dunia riset dan sektor industri. Menurut Rosan, pendekatan kolaboratif ini menjadi fondasi penting untuk mengubah sumber daya alam Indonesia menjadi nilai tambah yang berkelanjutan.

Strategi Utama: Kolaborasi Riset dan Industri

Rosan Roeslani menjelaskan bahwa hilirisasi tidak hanya tentang peningkatan produksi, tetapi juga tentang transformasi sektor ekonomi yang lebih maju. Ia menekankan bahwa key strategy ini harus didukung oleh keterlibatan aktif kalangan akademisi dan peneliti dalam merancang solusi inovatif yang sesuai dengan kebutuhan industri. “Kolaborasi antara riset dan industri adalah kunci untuk menciptakan ekosistem yang lebih produktif dan kompetitif,” ujarnya dalam pidato kunci di Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains Teknologi dan Industri (KSTI) 2026.

Menurut Rosan, keberhasilan hilirisasi memerlukan koordinasi yang lebih baik antara pemerintah, institusi pendidikan, dan pelaku usaha. Ia menyebutkan bahwa kebijakan hilirisasi harus menjadi key strategy nasional yang mendorong pengembangan teknologi, penerapan standar internasional, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Kami percaya bahwa riset dan pengembangan (R&D) dari akademisi akan memberikan dampak signifikan terhadap industri, khususnya dalam menghasilkan inovasi yang mampu bersaing di pasar global,” tambahnya.

Kebijakan Hilirisasi dan Capaian Tahun 2025

Sebagai bagian dari key strategy pemerintah, kebijakan hilirisasi telah menunjukkan hasil yang memuaskan. Hingga akhir tahun 2025, investasi langsung ke Indonesia mencapai Rp1.931,2 triliun, tumbuh 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini melebihi target pemerintah sebesar 101,3 persen, menunjukkan kepercayaan investor yang meningkat.

Rosan Roeslani menyatakan bahwa penyerapan tenaga kerja langsung mencapai lebih dari 2,7 juta orang, naik 10,4 persen dari tahun 2024. Angka ini menggarisbawahi peran hilirisasi dalam menciptakan peluang kerja yang berkelanjutan. “Kebijakan hilirisasi harus berjalan sejalan dengan riset yang mampu memenuhi kebutuhan industri di masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rosan juga mengajak para akademisi untuk terlibat lebih aktif dalam pengembangan teknologi yang relevan dengan sektor unggulan nasional. “Kami perlu memikirkan cara kerja kolaboratif yang lebih sistematis agar hasil dari key strategy ini bisa diimplementasikan secara maksimal,” jelasnya. Ia mencontohkan peran riset dalam mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan efisiensi produksi.

Lebih lanjut, Rosan menyebutkan bahwa keberhasilan hilirisasi tergantung pada kepastian regulasi, pemerintahan yang stabil, serta lingkungan usaha yang kondusif. “Ketiga elemen ini harus menjadi bagian dari key strategy untuk memastikan pertumbuhan industri yang berkelanjutan dan berimbang,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya meningkatkan koordinasi antar-sektor untuk mencapai target hilirisasi yang lebih tinggi.

Ikut berdiskusi