Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Semarakkan Pasar Murah di Gresik, Berbagi Ribuan Bendera Merah Putih
Gresik, tvOnenews.com – Sambut HUT ke 81 Kemerdekaan RI, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung dalam rangkaian kegiatan yang
Sambut HUT ke 81 Kemerdekaan: Khofifah Bagikan Bendera di Gresik
Beritanara.com – Gresik, tvOnenews.com – Sambut HUT ke 81 Kemerdekaan RI, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan di Kabupaten Gresik. Kehadiran Gubernur Khofifah ini menjadi momen penting untuk mempererat rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat Jawa Timur. Acara yang berlangsung meriah ini bertujuan menyambut bulan kemerdekaan dengan penuh semangat dan kegembiraan, sekaligus memberikan apresiasi kepada warga yang telah berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan peringatan.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (1/8) di dua lokasi berbeda yang dipilih secara strategis. Pertama, di Lapangan Desa Raci Tengah yang terletak di Kecamatan Sidayu. Kedua, di halaman Balai Dusun Karangtumpuk yang berada di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah membagikan ribuan bendera merah putih kepada warga yang hadir, sebagai simbol semangat kebangsaan dan persatuan bangsa.
Mengibarkan Bendera Sepanjang Bulan Agustus
Sebelum membagikan bendera, Khofifah mengajak seluruh peserta untuk menyanyikan lagu Hari Merdeka bersama-sama. Hal ini menjadi tanda dimulainya rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lagu-lagu perjuangan yang dinyanyikan dengan khidmat menciptakan suasana haru dan penuh makna di antara para hadirin.
Memasuki bulan Agustus, bulan Kemerdekaan RI, saya mengajak seluruh masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih mulai 1 hingga 31 Agustus 2026. Kalau ada bendera di rumah yang sudah kusam atau bahkan belum memiliki, hari ini kami bagikan agar bisa langsung dipasang. Mari kita semarakkan Bulan Kemerdekaan sebagai wujud cinta tanah air dan semangat membangun negeri.
Pasar Murah untuk Kemandirian Ekonomi
Menurut Gubernur Khofifah, semangat kebangsaan harus berjalan seiring dengan upaya memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Pemprov Jatim terus memaksimalkan pelaksanaan pasar murah agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Program ini telah terbukti efektif dalam membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga di pasaran.
Pasar murah ini kami hadirkan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau karena harganya jauh di bawah harga pasar. Keterjangkauan bahan pangan ini penting agar kebutuhan rumah tangga masyarakat tetap terpenuhi dengan baik, hidup lebih tenang, daya beli tetap terjaga, dan inflasi di Jawa Timur terus dapat kita kendalikan. Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian lokal.
Komoditas yang dijual di pasar murah kali ini, rata-rata berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Beras premium misalnya, dijual Rp14.000 per kilogram, dan beras medium Rp11.000 per kilogram. Harga-harga ini jauh lebih kompetitif dibandingkan dengan harga yang berlaku di pasar tradisional maupun supermarket.
Selain itu, minyak goreng dijual Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp20.000 per pack, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp6.000 per 250 gram, paket cabai Rp5.000 per 200 gram, serta daging ayam ras Rp30.000 per pack. Berbagai komoditas ini dipilih berdasarkan kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari.
Khofifah menegaskan, pasar murah akan terus diperluas di berbagai daerah melalui sinergi bersama pemerintah kabupaten/kota, BUMD, Bulog, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi multi-pihak ini menjadi kunci keberhasilan program dalam menjangkau lebih banyak masyarakat.
Peran Masyarakat dalam Semangat Kemerdekaan
Kehadiran Gubernur Khofifah di Gresik bukan sekadar seremonial, tetapi juga sebagai bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui program pasar murah dan pembagian bendera, pemerintah berharap dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi pembangunan daerah. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momen ini untuk memperkuat solidaritas sosial dan semangat gotong royong.
Sambut HUT ke 81 Kemerdekaan dengan penuh makna, masyarakat Gresik dan Jawa Timur pada umumnya diajak untuk tidak hanya merayakan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. Dengan semangat kemerdekaan yang terus hidup, diharapkan setiap warga dapat menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kegiatan di Gresik
1. Kapan kegiatan pasar murah di Gresik berlangsung? Kegiatan pasar murah berlangsung pada Sabtu (1/8) di dua lokasi berbeda, yaitu Lapangan Desa Raci Tengah dan halaman Balai Dusun Karangtumpuk.
2. Apa saja komoditas yang dijual di pasar murah? Komoditas yang dijual meliputi beras premium, beras medium, minyak goreng, telur ayam ras, tepung terigu, gula pasir, bawang putih, bawang merah, cabai, dan daging ayam ras.
3. Berapa lama bendera merah putih harus dikibarkan? Bendera merah putih harus dikibarkan mulai 1 hingga 31 Agustus 2026, sesuai dengan ajakan Gubernur Khofifah.
4. Siapa saja yang terlibat dalam penyelenggaraan pasar murah? Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, BUMD, Bulog, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya terlibat dalam penyelenggaraan pasar murah.
