Skip to content
Fresh Desk
Agustus 7, 2026
Bulutangkis

Diguncang Isu Pelanggaran Integritas, Media Singapura Soroti Keputusan PBSI Tarik Dua Ganda Campuran dari Kejuaraan Dunia

Joseph Brown - beritanara.com 3 mins baca

Dunia bulutangkis sedang menghadapi situasi yang tidak biasa. Diguncang Isu Pelanggaran Integritas Media Singapura, khususnya The Straits Times, menyoroti

Diguncang Isu Pelanggaran Integritas, Media Singapura Soroti Keputusan PBSI Tarik Dua Ganda Campuran dari Kejuaraan Dunia

PBSI Tarik Dua Ganda Campuran di Tengah Isu Integritas

Beritanara.com – Dunia bulutangkis sedang menghadapi situasi yang tidak biasa. Diguncang Isu Pelanggaran Integritas Media Singapura, khususnya The Straits Times, menyoroti keputusan kontroversial dari PBSI. Federasi Indonesia menarik dua pasangan ganda campuran dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi. Langkah ini diambil tepat ketika badan pengatur olahraga dunia tengah menyelidiki dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan atlet-atlet Indonesia.

Detail Penarikan Pasangan Ganda Campuran

PBSI resmi mengumumkan perombakan susunan tim untuk turnamen bergengsi tersebut. Dua pasangan yang tidak akan mewakili Indonesia adalah Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, serta Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil. Kedua pasangan ini memiliki peringkat dunia yang cukup baik, namun tetap harus mundur dari kompetisi.

Menurut laporan The Straits Times, keputusan penarikan ini tidak terjadi secara kebetulan. Media Singapura mencatat bahwa timing-nya sangat tepat ketika penyelidikan pengaturan pertandingan oleh BWF sedang berlangsung intensif. Jafar dan Felisha menduduki posisi ke-13 dunia, sementara Adnan dan Indah berada di peringkat ke-24. Peringkat yang seharusnya memungkinkan mereka berkompetisi di level tertinggi.

“PBSI telah menarik dua pasangan ganda campuran dari kejuaraan dunia mendatang di tengah penyelidikan pengaturan pertandingan oleh badan pengatur olahraga dunia,” tulis The Straits Times dalam laporannya.

Respons Resmi dari PBSI

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi yang secara langsung menghubungkan kedua pasangan dengan proses penyelidikan. Ricky Soebagdja, Sekretaris Jenderal PBSI, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penyesuaian tim untuk turnamen besar. Federasi tidak mengungkapkan alasan rinci di balik perubahan susunan pemain menjelang kejuaraan dimulai.

“Keputusan ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk memastikan bahwa semua proses administratif dan partisipasi atlet dalam turnamen internasional dilakukan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku,” kata Ricky Soebagdja.

PBSI juga menegaskan bahwa proses administrasi dilakukan sesuai aturan yang berlaku serta menghormati mekanisme yang dijalankan oleh BWF. Federasi menyampaikan sikap mendukung proses independen yang dilakukan Federasi Bulu Tangkis Dunia terkait dugaan pelanggaran integritas. Sikap ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak ingin terlihat menutupi masalah, melainkan terbuka terhadap investigasi.

Timeline dan Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan The Straits Times, Adnan dan Indah lebih dulu mundur pada tanggal 13 Juli. Kemudian, Jafar dan Felisha menyusul pada 29 Juli. Jarak waktu antara kedua penarikan ini menunjukkan bahwa prosesnya tidak serentak, melainkan melalui pertimbangan yang matang. Maka dari itu, keputusan mundurnya dua ganda campuran Indonesia itu mendapatkan sorotan di tengah isu match fixing yang mengguncang dunia bulutangkis.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Ini

Apakah kedua pasangan terbukti melakukan pelanggaran? Belum ada konfirmasi resmi. Kedua pasangan masih dalam proses penyelidikan dan belum dinyatakan bersalah.

Mengapa PBSI menarik pasangan tanpa penjelasan detail? PBSI memilih pendekatan hati-hati untuk tidak mengganggu proses penyelidikan BWF yang sedang berlangsung.

Kapan Kejuaraan Dunia BWF 2026 akan diselenggarakan? Turnamen akan diadakan di New Delhi, India, dengan kedua pasangan yang ditarik seharusnya berpartisipasi.

Apakah ada dampak terhadap tim Indonesia secara keseluruhan? PBSI menyatakan bahwa keputusan ini diambil demi integritas tim dan tidak akan mempengaruhi performa atlet lainnya.

Ikut berdiskusi