Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Bola Dunia

Reaksi Media Jepang soal Sikap Matheus Cunha yang ‘Menghibur’ Pemain Samurai Biru usai Pamer Gestur 5 Jari

Joseph Rodriguez - beritanara.com 3 mins baca

Jari Matheus Cunha Reaksi Media Jepang soal Sikap Matheus - Dalam pertandingan Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Jepang di babak 32 besar, satu momen menarik

Reaksi Media Jepang soal Sikap Matheus Cunha yang ‘Menghibur’ Pemain Samurai Biru usai Pamer Gestur 5 Jari

Reaksi Media Jepang terhadap Gestur 5 Jari Matheus Cunha

Reaksi Media Jepang soal Sikap Matheus – Dalam pertandingan Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Jepang di babak 32 besar, satu momen menarik menjadi sorotan utama media internasional. Gestur lima jari yang ditunjukkan oleh pemain Brasil Matheus Cunha setelah menang 2-1 menjadi bahan perdebatan. Reaksi Media Jepang soal Sikap Cunha terhadap tim Jepang, Samurai Biru, memicu berbagai interpretasi dan analisis yang beragam.

Bakar Emosi dalam Pertandingan

Pertandingan Brasil vs Jepang berlangsung sengit, dengan Jepang sempat unggul melalui gol Kaishu Sano di menit ke-27. Namun, Brasil bangkit melalui dua gol yang dicetak Casemiro dan Gabriel Martinelli di masa injury time, menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1. Sebelum pertandingan usai, Cunha menunjukkan gerakan tangan lima jari yang secara langsung menargetkan pemain Jepang Kento Shiogai, memicu reaksi beragam dari media.

“Saya mencoba memprovokasinya. Dia tahu betapa bersejarahnya seragam ini bagi kami, dan betapa banyak usaha serta kesulitan yang telah kami lalui untuk mengenakannya. Jika orang Brasil yang mengatakannya, saya menerimanya. Tetapi ketika seseorang yang bukan orang Brasil yang mengatakannya, itu lebih menyakitkan,” ujar Cunha, seperti dikutip Soccer King.

Gestur tersebut, yang umumnya dikaitkan dengan simbol ketidakpuasan atau ejekan, menjadi bahan pembicaraan luas. Media Jepang menilai tindakan Cunha tidak hanya mencerminkan emosi timnya, tetapi juga menunjukkan sikap yang terkesan menghibur pemain Jepang. Meski terkesan sarkastik, banyak analis menyebutkan bahwa Cunha memperlihatkan sisi manusiawi dari sepak bola internasional.

Konteks Budaya dan Makna Gestur

Sebelumnya, tim Jepang mengalami kesulitan menghadapi tekanan Brasil, yang terkenal dengan gaya bermain dominan. Gestur lima jari sering dianggap sebagai bentuk provokasi, terutama dalam konteks pertandingan internasional. Namun, Media Jepang soal Sikap Cunha juga mengapresiasi kecerdasan pemain Brasil dalam menggunakan simbol tersebut secara kontekstual.

Cunha, sebagai bagian dari skuad Brasil yang dianggap unggul, menilai bahwa Jepang layak mendapat penilaian yang seimbang. Ia memilih menghibur pemain Jepang dengan gaya komunikasi yang tidak langsung, sekaligus memberikan kesan bahwa Brazil ingin membangun hubungan harmonis setelah pertandingan. Anggota media lokal seperti Soccer King menilai sikap Cunha sebagai upaya melembutkan konflik yang terjadi di lapangan.

Dalam konteks budaya, Jepang dikenal memiliki sikap yang cenderung rendah hati, sedangkan Brasil lebih terbuka dalam ekspresi emosi. Gestur Cunha, yang dianggap sebagai bentuk kejutan atau ajakan humor, justru mencerminkan kemampuan pemain untuk memahami nuansa budaya dari lawannya. Ini memicu perbincangan di media lokal tentang bagaimana sepak bola menjadi jembatan antar budaya.

Komentar Pemain dan Fans Jepang

Beberapa pemain Samurai Biru, termasuk gelandang Ao Tanaka, terlihat tersenyum ketika Cunha menunjukkan gestur tersebut. Tanaka, yang sempat salah mengarahkan bola di menit akhir, dikenal sebagai salah satu pemain yang paling terbuka dalam berkomunikasi. Reaksi Media Jepang soal Sikap Cunha justru memicu fans Jepang untuk merespons dengan meme dan cuitan penuh semangat, menunjukkan bahwa kekalahan bukan akhir dari semangat mereka.

Media lokal seperti J.League News dan Samurai Sports menilai bahwa Cunha memperlihatkan sisi sportif dari sepak bola internasional. Mereka menyebut gestur tersebut sebagai “sikap yang diukir oleh keberanian timnya” setelah menghadapi tekanan yang berat. “Jepang bermain dengan sangat baik, tetapi kita harus menerima hasilnya dengan senyum,” tulis salah satu kolom di Soccer King.

Di sisi lain, para analis menilai bahwa gestur Cunha menjadi momen penting untuk memperkenalkan karakter pemain Brasil kepada publik Jepang. Meski terkesan menyentuh, tindakan itu justru memperkuat image tim sebagai tim yang tidak hanya kuat secara teknis tetapi juga kreatif dalam mengekspresikan keberhasilan mereka. Ini menjadi bahan refleksi untuk kedua tim dalam menghadapi pertandingan berikutnya.

Ikut berdiskusi