Piala Asia Jadi Laga Terakhir Hajime Moriyasu dengan Jepang, JFA Promosikan Tsuyoshi Oiwa untuk Tatap Era Baru Samurai Biru
Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) telah mengumumkan keputusan strategis mengenai arah masa depan tim nasional mereka. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari
Transisi Kepemimpinan Timnas Jepang: Moriyasu Berakhir, Oiwa Siap Memimpin
Beritanara.com – Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) telah mengumumkan keputusan strategis mengenai arah masa depan tim nasional mereka. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari publikasi Nikkei, rapat dewan direksi yang diselenggarakan di ibu kota Tokyo pada hari Rabu, 23 Juli 2026, menghasilkan persetujuan resmi atas rencana suksesi pelatih.
Hajime Moriyasu, sosok yang telah membawa perubahan signifikan bagi sepak bola Negeri Sakura, akan melanjutkan tugasnya sebagai pelatih kepala hingga akhir kompetisi Piala Asia 2027. Turnamen bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada bulan Januari tahun depan. Setelah periode ini berakhir, tongkat estafet kepemimpinan akan diserahkan sepenuhnya kepada Tsuyoshi Oiwa.
Keputusan ini disetujui dalam rapat dewan direksi JFA yang berlangsung di Tokyo pada Rabu (23/7/2026).
Saat ini, Oiwa sedang menangani tim nasional Jepang kategori U-21. Federasi juga telah menetapkan jadwal konferensi pers untuk tanggal 24 Juli mendatang. Dalam acara tersebut, Moriyasu akan hadir langsung untuk memberikan penjelasan rinci mengenai keputusan penting ini kepada masyarakat luas.
Jejak Prestasi Hajime Moriyasu
Moriyasu, yang saat ini berusia 57 tahun, tercatat sebagai salah satu pelatih paling berprestasi dalam sejarah sepak bola Jepang. Sebelum dipercaya menangani tim nasional pasca-Piala Dunia 2018 di Rusia, ia telah membuktikan kemampuannya dengan membawa Sanfrecce Hiroshima meraih tiga kali gelar juara J1 League.
Di bawah komando Moriyasu, Samurai Biru mencatatkan berbagai pencapaian gemilang. Salah satunya adalah perolehan medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020, di mana ia merangkap posisi sebagai pelatih tim olimpiade. Pada ajang Piala Dunia 2022 di Qatar, ia berhasil membuat sejarah dengan mengalahkan dua tim raksasa Eropa, yakni Jerman dan Spanyol, dalam fase grup. Langkah Jepang saat itu terhenti di babak 16 besar.
Kompetisi Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko juga menjadi panggung bagi Moriyasu. Jepang berhasil melaju ke babak gugur, namun perjalanan mereka harus berakhir setelah kalah telak dengan skor 1-2 dari Brasil di babak 32 besar, meskipun sempat unggul lebih dulu.
Tsuyoshi Oiwa: Sang Penerus
Setelah Piala Asia 2027, era baru akan dimulai bagi sepak bola Jepang di bawah kepemimpinan Oiwa. Pelatih berusia 54 tahun ini bukanlah wajah asing dalam kancah sepak bola Negeri Sakura. Lahir di Prefektur Shizuoka, Oiwa memulai kariernya sebagai pemain profesional bersama Nagoya Grampus dan Kashima Antlers setelah menyelesaikan pendidikannya di Universitas Tsukuba.
Karier kepelatihannya pun menunjukkan perkembangan yang sangat impresif. Pada tahun 2017, saat menangani Kashima Antlers, Oiwa berhasil meraih gelar Liga Champions Asia atau AFC Champions League 2018. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pelatih terbaik yang pernah dimiliki Jepang.
