Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Bola Dunia

New Policy: Kylian Mbappe Kritik Penampilan Buruk Timnas Prancis usai Takluk dari Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Joseph Brown - beritanara.com 3 mins baca

Kylian Mbappe Kritik Timnas Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026 New Policy menjadi topik utama pembicaraan setelah Kylian Mbappe mengungkapkan kekecewaannya

New Policy: Kylian Mbappe Kritik Penampilan Buruk Timnas Prancis usai Takluk dari Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe Kritik Timnas Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

New Policy menjadi topik utama pembicaraan setelah Kylian Mbappe mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa Timnas Prancis yang dianggap kurang memuaskan usai kalah dari Spanyol di babak semifinal Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Dallas, Rabu, 15 Juli 2026, dini hari WIB, mengakibatkan Les Bleus terpaksa berada di babak final setelah kalah 0-2 dari La Furia Roja. Kekalahan ini memicu kritik tajam dari pemain bintang Prancis, yang menilai New Policy mengubah dinamika pertandingan dan memengaruhi kinerja tim.

Analisis Strategi dalam New Policy

Dalam pertandingan melawan Spanyol, Mbappe menyebutkan bahwa New Policy yang diterapkan oleh pelatih Prancis tidak memberikan hasil yang diharapkan. “Kami tidak memainkan permainan yang kami inginkan, baik dari segi taktik, teknik, hingga level permainan secara keseluruhan,” ujarnya, sebagaimana dilaporkan RMC Sport. Kritik ini terutama mengarah pada perubahan sistem taktik yang dijalankan, di mana Prancis lebih fokus pada kecepatan serangan terbuka dibandingkan menguasai bola secara dominan seperti di edisi sebelumnya. Mbappe menilai New Policy mengurangi efektivitas tim dalam situasi kritis.

Kemenangan Spanyol di semifinal terjadi karena dua gol yang dicetak melalui tendangan penalti Mikel Oyarzabal di menit ke-22 dan gol Pedro Porro pada menit ke-58. Kedua gol ini membuktikan bahwa New Policy Prancis tidak cukup matang untuk menghadapi lawan yang lebih terstruktur. Mbappe mengakui bahwa tim kesulitan mengatasi ritme permainan Spanyol, yang dikenal sangat rapi dan efisien. “Kami kebingungan saat membangun serangan karena tidak bisa memberikan ancaman yang dibutuhkan,” tambahnya, sekaligus menyoroti kelemahan teknis yang muncul akibat perubahan strategi.

“Saat Anda tak menjalankan apa yang seharusnya dilakukan di semifinal Piala Dunia, Anda tak akan menang,” kata Mbappe. “Spanyol tetap pada taktik permainan mereka yakni yang gemar menguasai bola dan mengatur tempo permainan. Kami justru terburu-buru, membuat kesalahan yang bisa dimanfaatkan lawan.”

Sebagai kapten tim, Mbappe menegaskan bahwa New Policy perlu diperbaiki agar tidak mengganggu kemampuan individu pemain. “Kami harus menyeimbangkan antara kecepatan dan kontrol bola,” imbuhnya. Kritiknya ini mengingatkan pelatih dan manajemen Timnas Prancis untuk mengevaluasi keputusan strategis yang diambil sebelum turnamen. Selain itu, Mbappe menyoroti pentingnya adaptasi yang lebih cepat di tengah tekanan liga.

Kekalahan sebagai Ujian untuk New Policy

Kekalahan di semifinal menjadi akhir dari ambisi Prancis untuk mencapai final setelah dua edisi sukses di 2018 dan 2022. Sebelumnya, Timnas Prancis dikenal sebagai salah satu tim paling dominan di dunia sepak bola, dengan permainan yang mengandalkan kecepatan, akurasi, dan kepemimpinan Mbappe. Namun, dalam Piala Dunia 2026, New Policy yang diterapkan terasa kurang cocok dengan kondisi lapangan dan lawan yang lebih tangguh.

Mbappe menegaskan bahwa New Policy bukanlah kesalahan individu, melainkan refleksi kebijakan kolektif tim. “Kami semua bertanggung jawab atas kekalahan ini,” katanya. Meski demikian, dia menilai New Policy adalah langkah penting untuk memperkuat persaingan di masa depan. “Kami harus belajar dari ini dan terus berkembang,” jelasnya. Kritiknya ini juga menjadi buah bibir di media sosial, di mana banyak pendukung Prancis memperdebatkan apakah perubahan strategi ini bermanfaat atau justru menyebabkan kegagalan.

Spanyol akan melanjutkan perjalanan mereka ke final Piala Dunia 2026 setelah menghadapi Inggris atau Argentina di semifinal lain pada Kamis, 16 Juli 2026. Pertandingan final dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Meski Prancis harus mengakui kekalahan, New Policy tetap menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan analis sepak bola. Kritik Mbappe dianggap sebagai bagian dari evaluasi yang lebih luas terhadap kebijakan manajerial timnas.

Ikut berdiskusi