Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Bola Dunia

Alasan FIFA Batalkan Rekor Messi – Gagal Lewati Maradona

Michael Johnson - beritanara.com 3 mins baca

si - Gagal Lewati Maradona Alasan FIFA Batalkan Rekor Messi memicu perdebatan besar dalam dunia sepak bola, terutama karena keputusan ini mengubah sejarah

Alasan FIFA Batalkan Rekor Messi – Gagal Lewati Maradona

Alasan FIFA Batalkan Rekor Messi – Gagal Lewati Maradona

Alasan FIFA Batalkan Rekor Messi memicu perdebatan besar dalam dunia sepak bola, terutama karena keputusan ini mengubah sejarah yang sempat dihiasi oleh legenda Lionel Messi. Dalam Piala Dunia 2026, rekor assist sepanjang masa yang sebelumnya dipegang oleh Diego Armando Maradona terancam oleh penampilan gemilang Messi. Namun, setelah tinjauan ulang oleh FIFA, keputusan akhir menyatakan bahwa assist yang sempat dianggap krusial oleh Messi tidak sah, sehingga rekor tersebut tak bisa diambil alih. Keputusan ini memperlihatkan bagaimana peraturan sepak bola bisa memengaruhi prestasi seorang pemain dalam skala besar.

Detil Gol yang Mengubah Sejarah

Pada pertandingan babak 32 besar antara Argentina melawan Tanjung Verde di Hard Rock Stadium, Miami, keputusan FIFA terjadi setelah ulasan video yang menunjukkan detail kontroversial dalam gol yang menciptakan kesempatan bagi Messi. Dalam menit ke-29, Messi memberi umpan ke Lautaro Martinez yang membuahkan gol pembuka untuk Argentina. Namun, saat pertandingan memasuki babak tambahan, skenario berubah drastis. Gol oleh Sidny Cabral di menit ke-103 menutup pertandingan dengan skor 2-2, memicu peninjauan ulang atas gol yang sebelumnya dianggap valid.

Menurut laporan resmi FIFA, bola yang ditendang oleh Diney Borges, bek Tanjung Verde, telah menyentuh tubuh bek sebelum berbelok masuk ke gawang. Faktor ini menjadi kunci dalam keputusan akhir. Pada menit ke-111, Messi menerima bola dari sepak pojok dan dengan teknik yang cerdas, ia memberi assist kepada Sergio Aguero. Namun, FIFA menetapkan bahwa assist ini tidak sah karena bola terlebih dahulu mengenai tubuh Borges, mengubah status gol tersebut menjadi bunuh diri.

Sejarah Rekor Maradona dan Ketegangan Messi

Rekor assist 8 yang dipegang oleh Maradona sejak era 1980-an menjadi simbol prestasi tak tergantikan dalam sejarah sepak bola. Namun, dalam pertandingan ini, keputusan FIFA memberikan alasan kuat untuk mengubah catatan tersebut. Sebelumnya, Messi sempat menyaingi rekor Maradona, terutama dalam pertandingan Piala Dunia 2022 di Qatar, di mana assist yang diberikan kepada Mbappe dan Neymar memperkuat kesan bahwa Messi adalah pemain terbaik di dunia.

Keputusan ini memicu reaksi beragam dari penggemar sepak bola dan analis. Beberapa menilai bahwa tinjauan FIFA terlalu ketat, sementara yang lain setuju bahwa keputusan ini menghormati ketepatan aturan. Meski Messi belum bisa mencapai rekor Maradona, prestasinya tetap diakui sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah. Rekor assist yang sama kini juga ditempati oleh Marco Van Basten dan Michel Platini, menjadikannya sebagai salah satu grup pemain paling berpengaruh dalam sepak bola modern.

Penjelasan resmi FIFA menyatakan bahwa peninjauan ulang dilakukan untuk memastikan keadilan dalam permainan. Bola yang ditendang Romero pada menit ke-29 dari sepak pojok disebut sebagai titik awal dari permainan, tetapi saat bola bergerak, diketahui bahwa Borges memberikan peran krusial dalam memperjelas arah bola. Hal ini membuat assist yang diberikan Messi tidak lagi valid, karena bola tidak sepenuhnya dikuasai olehnya saat umpan diberikan.

Keputusan ini tidak hanya memengaruhi statistik Messi, tetapi juga menciptakan pertanyaan besar tentang standar keadilan dalam olahraga. Selama bertahun-tahun, Messi menjadi simbol kemampuan teknik dan penjelasan keputusan FIFA menunjukkan bagaimana aturan bisa memperbaiki sejarah, meski terkadang dengan akibat yang tidak terduga. Meski rekor assist dipegang oleh dua legenda, Maradona dan Messi, keputusan ini menegaskan bahwa keakuratan dalam permainan tetap menjadi prioritas utama.

Bagi penggemar sepak bola, keputusan FIFA ini menjadi momen bersejarah. Meski Messi gagal mengejar rekor Maradona, performa yang luar biasa dalam Piala Dunia 2026 tetap menempatkan namanya di antara pemain paling berpengaruh sepanjang masa. Penggemar Argentina tetap bersemangat, memandang rekor assist sebagai bagian dari perjalanan karier Messi yang tak tergantikan. Selain itu, keputusan ini menunjukkan bagaimana organisasi sepak bola internasional terus menerapkan kriteria yang ketat untuk memastikan setiap prestasi terukur secara akurat.

Di sisi lain, ini juga memberi penghargaan kembali kepada Maradona. Sebagai satu-satunya pemain yang berhasil mengalahkan Messi dalam rekor assist, Maradona tetap dianggap sebagai legenda yang tak tergantikan. Keputusan FIFA tidak hanya mempertahankan catatan Maradona, tetapi juga menunjukkan bahwa keakuratan dalam menjalankan aturan sepak bola adalah elemen penting dalam membangun sejarah olahraga. Dengan demikian, alasan FIFA batalkan rekor Messi menjadi contoh bagaimana peraturan bisa memengaruhi ketegaran sejarah, sekaligus menjaga konsistensi dalam pengukuran prestasi.

Ikut berdiskusi