Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

Special Plan: Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Sabu Jaringan Sumatera-Jawa-Bali, 5 Orang Ditangkap

Charles Lopez - beritanara.com 3 mins baca

Special Plan: Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Sindikat Sabu Jaringan Sumatera-Jawa-Bali, 5 Orang Ditangkap Special Plan - Dalam operasi khusus yang diberi

Special Plan: Polres Metro Bekasi Kota Bongkar Sindikat Sabu Jaringan Sumatera-Jawa-Bali, 5 Orang Ditangkap

Special Plan: Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Sindikat Sabu Jaringan Sumatera-Jawa-Bali, 5 Orang Ditangkap

Special Plan – Dalam operasi khusus yang diberi nama “Special Plan,” Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengungkap jaringan perdagangan narkoba sabu yang melibatkan daerah Sumatera, Jawa, dan Bali. Penyidik mencatatkan lima tersangka yang berhasil ditangkap, serta barang bukti berupa sabu yang mencapai total seberat 2,1 kilogram. Operasi ini menjadi bagian dari upaya penegak hukum untuk mengguncang sistem distribusi narkoba secara transnasional.

Proses Penangkapan dan Barang Bukti

Penangkapan dimulai setelah tersangka IR ditangkap di sebuah apartemen di kawasan Pekayon Jaya, Kota Bekasi. Dari tersangka ini, petugas mengamankan sabu sebanyak 5,25 gram. Berdasarkan informasi yang diperoleh, penyidik melanjutkan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka lain, VST, di wilayah Bogor Selatan. Dari VST, barang bukti sabu seberat 2,065 kilogram ditemukan, menunjukkan skala operasi yang cukup besar.

“Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari Special Plan yang dirancang untuk mengungkap jaringan narkoba yang menyebar secara luas. Kami menemukan bukti bahwa sabu yang disita dari VST direncanakan untuk dikirim ke Bali,” terang Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, Kapolres Metro Bekasi Kota.

Ekspansi Operasi ke Bali

Pengembangan kasus melibatkan tiga tersangka tambahan dari Bali, yaitu MA, ASA, dan MJP, yang ditangkap di Denpasar Timur. Dari mereka, petugas menyita sabu sebanyak 101 gram, yang diduga digunakan untuk distribusi ke wilayah lokal. Jaringan ini terbukti sangat efektif, dengan metode distribusi yang memanfaatkan transportasi umum dan komunikasi melalui media sosial Instagram.

“Tersangka di Bali diduga bertindak sebagai pengedar aktif, sementara IR dan VST berperan dalam menghubungkan antar daerah. Special Plan ini berhasil menggali lebih dalam kegiatan transaksi yang semula tersembunyi,” tambah Kapolres.

Struktur Jaringan dan Strategi Penyelidikan

Jaringan narkoba yang diungkap melalui Special Plan memiliki struktur hierarkis yang jelas. Dari Sumatera, sabu dikirim ke Bekasi untuk distibusi ke Jawa dan Bali. Tersangka utama, IR, berperan sebagai penyalur awal, sementara VST menjadi penyuplai utama. Seluruh operasi dirancang secara terpusat untuk meminimalkan risiko penangkapan, dengan penggunaan Instagram sebagai alat komunikasi.

“Special Plan ini membutuhkan koordinasi lintas daerah dan analisis terhadap data transaksi narkoba. Kami mengidentifikasi pola distribusi yang terstruktur dan berhasil menangkap pelaku di berbagai titik,” jelas penyidik.

Pelaku dan Penuntutan Hukum

Kelima tersangka yang ditangkap telah dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Narkotika No. 35 Tahun 2009. Mereka diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. IR dan VST serta tiga tersangka dari Bali membentuk rantai distribusi yang kompleks, dengan peran masing-masing terpapar melalui bukti-bukti yang ditemukan.

“Special Plan memastikan bahwa seluruh rangkaian transaksi narkoba diungkap, mulai dari produsen hingga pemasok. Kami masih mengejar anggota jaringan lain yang membantu mengarahkan sabu ke daerah-daerah lain di Indonesia,” pungkas Kombes Kusumo.

Dampak Operasi dan Langkah Selanjutnya

Operasi khusus ini memberikan dampak signifikan dalam mengurangi peredaran sabu di tiga wilayah yang terlibat. Dengan menangkap lima orang, kepolisian berhasil memutus rantai distribusi yang memanfaatkan jalur transportasi umum. Kombes Kusumo menyatakan bahwa Special Plan akan dilanjutkan dengan penguasaan daerah penghasil sabu dan penegakan hukum yang lebih ketat.

“Kami akan terus memperluas jaringan Special Plan untuk menangkap pelaku lainnya. Ini adalah bagian dari upaya pemerintah dalam memberantas narkoba di seluruh Indonesia,” tegas Kapolres Metro Bekasi Kota.

Ikut berdiskusi