Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

Latest Program: Refocusing Penerima Manfaat, BGN Ungkap 76 Sekolah di Jawa Tak akan Lagi Terima MBG

Charles Lopez - beritanara.com 1 min baca

Refocusing Penerima Manfaat, BGN Ungkap 76 Sekolah di Jawa Tak akan Lagi Terima MBG Evaluasi Terbaru dan Penyesuaian Sasaran Latest Program - Badan Gizi

Latest Program: Refocusing Penerima Manfaat, BGN Ungkap 76 Sekolah di Jawa Tak akan Lagi Terima MBG

Refocusing Penerima Manfaat, BGN Ungkap 76 Sekolah di Jawa Tak akan Lagi Terima MBG

Evaluasi Terbaru dan Penyesuaian Sasaran

Latest Program – Badan Gizi Nasional (BGN) sedang melakukan penyesuaian sasaran atau refocusing terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Evaluasi terbaru menunjukkan bahwa beberapa institusi pendidikan di Pulau Jawa telah mampu memenuhi kebutuhan nutrisi siswanya secara mandiri.

“Sampai hari ini, kami telah mengidentifikasi 76 sekolah di Pulau Jawa dalam pendataan terbaru,” kata Agustina Arumsari, Wakil Kepala BGN, di Jakarta, Kamis (18/6).

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran negara. Agustina menjelaskan bahwa penyesuaian data bertujuan agar bantuan makanan bergizi diberikan secara tepat sasaran.

Alasan Penyesuaian dan Strategi Efisiensi

Penyesuaian sasaran dilakukan karena beberapa sekolah tidak lagi membutuhkan intervensi gizi dari pemerintah. Dana yang sebelumnya dialokasikan untuk mereka akan dialihkan ke kelompok yang lebih rentan.

“Refocusing ini dilakukan agar program benar-benar efektif dan efisien, serta menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Agustina.

Prioritas Utama Pemerintah: Anak-Anak Wilayah Tertinggal dan Kelompok Rentan

Sebagai prioritas utama, pemerintah memfokuskan bantuan pada anak-anak di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Perhatian khusus juga diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang rentan terhadap defisit nutrisi.

Dinamika Data dan Proses Pemutakhiran

BGN menyatakan jumlah 76 sekolah yang tidak lagi berhak menerima bantuan MBG adalah sementara. Data akan terus diperbarui dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi dan aksesibilitas wilayah.

Ikut berdiskusi