Gebrakan KDM soal Arah Pembangunan pada 2027: Tuntaskan Layanan Dasar hingga Konektivitas Wilayah
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang dikenal sebagai KDM, telah menguraikan prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Provinsi dalam
KDM Tetapkan Fokus Pembangunan 2027: Layanan Dasar dan Konektivitas Wilayah
Beritanara.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang dikenal sebagai KDM, telah menguraikan prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Provinsi dalam merancang arah pembangunan ke depan. Pernyataan tersebut disampaikan saat berlangsungnya Rapat Paripurna untuk menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar, Kota Bandung, pada hari Rabu tanggal 5 Agustus 2026. Setelah sesi rapat selesai, KDM melanjutkan diskusi mengenai visi pembangunan tahun 2027 dengan penekanan pada penyelesaian berbagai layanan dasar yang menjadi tanggung jawab provinsi.
Penyelesaian Layanan Pendidikan
KDM menjelaskan bahwa pemenuhan layanan dasar memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia menargetkan sejumlah program prioritas dapat diselesaikan sepenuhnya selama masa kepemimpinannya pada tahun 2027 mendatang.
2027 kan tinggal ngelanjutin pendidikan. Sekolah-sekolah di Jabar semua sudah dalam keadaan baik, layanan dasar pendidikan terselesaikan.
Mantan Bupati Purwakarta tersebut menegaskan bahwa layanan pendidikan merupakan kewajiban provinsi, khususnya untuk jenjang SMA dan SMK di Jawa Barat. Ia berharap seluruh program pendidikan ini dapat berjalan dengan optimal dan tuntas.
Target Akses Listrik dan Infrastruktur
Dalam kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi juga mengemukakan target lain yang menjadi perhatian Pemprov Jabar. Ia menyadari masih ada sebagian masyarakat yang belum merasakan manfaat akses listrik secara penuh.
Berdasarkan data yang ada, sebelumnya tercatat sekitar 500.000 warga Jawa Barat belum memiliki akses aliran listrik. Angka tersebut terus mengalami penurunan dan pemerintah provinsi menargetkan penyelesaian total pada tahun 2027.
Listrik yang tinggal 80.000 orang dari data 500 ribu orang selesai. Jadi, benar-benar Jabar Caang.
Selain pendidikan dan listrik, KDM juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama. Ia menilai konektivitas jalan dari tingkat nasional hingga desa merupakan hal krusial untuk pemerataan pembangunan.
Jalan yang terkoneksi dari jalan nasional, jalan provinsi, kabupaten sampai jalan desa, selesainya daerah-daerah terisolir.
KDM menambahkan bahwa fungsi infrastruktur tidak sekadar membangun jalan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan akses yang layak. Dengan demikian, layanan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya dapat dinikmati secara lancar oleh seluruh warga Jawa Barat.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Gebrakan KDM soal Arah Pembangunan pada 2027?
Gebrakan KDM soal Arah Pembangunan pada 2027 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Gebrakan KDM soal Arah Pembangunan pada 2027 matter?
Gebrakan KDM soal Arah Pembangunan pada 2027 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
