Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

Deddy Sitorus Dilaporkan ke MKD DPR RI Buntut Pernyataan “Sirkus” ke Wartawan

Elizabeth Jones - beritanara.com 3 mins baca

Koordinator Wartawan Parlemen (KWP) telah resmi mengajukan laporan resmi kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. Laporan ini menyoroti perilaku Deddy

Deddy Sitorus Dilaporkan ke MKD DPR RI Buntut Pernyataan “Sirkus” ke Wartawan

Deddy Sitorus Dilaporkan ke MKD DPR Usai Insiden “Sirkus” ke Wartawan

Beritanara.com – Koordinator Wartawan Parlemen (KWP) telah resmi mengajukan laporan resmi kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. Laporan ini menyoroti perilaku Deddy Sitorus Dilaporkan ke MKD DPR yang terjadi saat sejumlah jurnalis melakukan liputan di dalam ruang rapat Komisi II. Insiden ini memicu kontroversi setelah anggota dewan tersebut melontarkan pernyataan yang dianggap merendahkan para wartawan yang hadir.

Konfirmasi Penerimaan Surat di MKD

Erwin Syahputra Siregar, Wakil Ketua Bidang Administrasi KWP, mengonfirmasi bahwa surat pelaporan telah diterima dan terdaftar secara resmi di MKD. Surat tersebut mendapatkan nomor urut 78 dalam sistem pencatatan MKD. Erwin menjelaskan bahwa keputusan untuk melapor didasari oleh sikap Deddy Sitorus yang tidak memberikan permintaan maaf atas ucapannya yang kontroversial.

“Kami sudah meminta kepada beliau untuk melakukan permintaan maaf secara terbuka, namun beliau menyatakan tidak akan mau melakukan permintaan maaf. Dan atas dasar itulah, maka hari ini kami langsung menempuh untuk melayangkan surat ke MKD untuk membuat laporan ke Bapak Deddy Yevri H Sitorus,” kata Erwin di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (30/7/2026).

KWP juga melampirkan berbagai bukti pendukung dalam laporan yang diajukan. Beberapa rekaman video yang memuat ucapan “sirkus” dilampirkan bersama surat resmi. Selain itu, kesaksian dari para wartawan yang hadir saat kejadian turut disertakan sebagai penguat dalam laporan tersebut.

Menurut Erwin, tujuan utama pelaporan ini bukan untuk hal lain. KWP ingin menjaga martabat para wartawan yang bertugas di lingkungan DPR RI. Mereka berharap para jurnalis tidak lagi dipandang sebelah mata oleh anggota dewan yang seharusnya menghormati profesi mereka.

Proses Klarifikasi di MKD DPR

Nazaruddin Dek Gam, sebagai Ketua MKD DPR RI, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut. Ia tidak menutup kemungkinan untuk memanggil Deddy Sitorus guna klarifikasi lebih lanjut mengenai polemik ini. Dek Gam menekankan bahwa MKD akan menangani laporan ini secara objektif tanpa memihak.

“Bagi MKD, siapapun dia, sama ya,” kata Dek Gam saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan pemanggilan anggota dewan tersebut.

Sebelumnya, Deddy Sitorus memang telah menyampaikan klarifikasi terkait tuduhan dari KWP. Ia merasa bahwa tuduhan tersebut tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya ia sampaikan. Menurut penjelasan Deddy, kalimat lengkapnya saat itu adalah:

“Pimpinan, mohon ruangan ditertibkan, banyak sekali yang berdiri di sini, padahal ada ruangan balkon di atas. Sudah seperti sirkus kita ini.”

Dia menegaskan bahwa ungkapan tersebut jelas merujuk pada kondisi ruang rapat yang dipenuhi orang-orang yang bergerombol dan berdiri di tengah ruangan saat rapat berlangsung. Namun, KWP tetap merasa perlu mengajukan laporan formal agar MKD dapat memberikan penilaian yang adil.

Proses selanjutnya akan melibatkan pemeriksaan oleh MKD DPR RI. Deddy Sitorus Dilaporkan ke MKD DPR dalam konteks ini diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih detail mengenai insiden tersebut. KWP juga siap memberikan keterangan tambahan jika diperlukan oleh MKD dalam proses penyelesaian kasus ini.

Insiden ini menjadi perhatian publik karena menyangkut hubungan antara anggota dewan dengan wartawan. KWP berharap MKD dapat memberikan keputusan yang dapat menjadi preceden bagi hubungan yang lebih baik antara legislatif dan media di masa mendatang.

Ikut berdiskusi