Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

Cegah Konflik Kepentingan, Sudaryono Larang Pejabat BGN Bertemu Mitra MBG Diam-Diam

Charles Williams - beritanara.com 3 mins baca

```html Cegah Konflik Kepentingan Sudaryono Larang Pejabat BGN

Cegah Konflik Kepentingan, Sudaryono Larang Pejabat BGN Bertemu Mitra MBG Diam-Diam

Beritanara.com – “`html Cegah Konflik Kepentingan Sudaryono Larang Pejabat BGN

Sudaryono Ketatkan Aturan Pertemuan Pejabat BGN dengan Pihak Berkepentingan MBG

Mencegah Konflik Kepentingan Lewat Jalur Resmi

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, mengeluarkan larangan tegas bagi para pejabat di bawah pimpinannya untuk melakukan pertemuan tertutup dengan berbagai pihak yang memiliki kepentingan dalam program Makan Bergizi Gratis. Pihak-pihak tersebut mencakup mitra kerja, pemasok bahan, serta pengelola dapur yang terlibat langsung dalam operasional program. Langkah ini diambil dengan tujuan utama untuk cegah konflik kepentingan Sudaryono larang pertemuan-pertemuan yang dilakukan secara tidak resmi.

Menurut Sudaryono, seluruh komunikasi dan penyampaian aspirasi dari pihak-pihak terkait harus melalui mekanisme resmi yang telah ditetapkan oleh BGN, yaitu melalui Pusat Pelayanan Terpadu atau yang dikenal sebagai PPT. Hal ini bertujuan agar setiap interaksi tercatat dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Di level Eselon 1, Eselon 2 dan seterusnya, saya larang dengan keras menerima pihak-pihak yang berkepentingan secara gelap-gelap, diam-diam. Semuanya harus direspons dengan cara yang proporsional dan baik,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).

Pertemuan Terbatas Bukan Melanggar Aturan

Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan konflik kepentingan serta menghindari munculnya persepsi negatif terkait praktik-praktik yang tidak etis. Sudaryono menjelaskan bahwa pembatasan pertemuan bukan berarti setiap pertemuan tertutup otomatis melanggar ketentuan. Yang menjadi perhatian adalah bagaimana pertemuan tersebut dilakukan dan apakah sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Akan tetapi, pertemuan yang dilakukan di luar mekanisme resmi dinilai dapat menimbulkan kecurigaan masyarakat terhadap proses pengambilan keputusan di BGN. Oleh karena itu, ia memilih untuk menghindari pertemuan-pertemuan yang berpotensi memunculkan persepsi buruk di kalangan publik. Cegah konflik kepentingan Sudaryono larang pertemuan diam-diam ini menunjukkan komitmen kuat terhadap transparansi.

“Segala aduan, segala hal yang memang perlu dibicarakan, harus dibicarakan secara resmi. Termasuk saya membatasi diri. Saya pribadi membatasi orang-orang yang barangkali dia punya dapur, dia mitra, dia pemasok, dia entah apa begitu, saya membatasi untuk tidak saya terima di ruangan saya,” katanya.

PPT Sebagai Zona Hijau Komunikasi

Sudaryono menyatakan bahwa BGN telah membentuk Pusat Pelayanan Terpadu sebagai “zona hijau” yang memungkinkan masyarakat maupun mitra untuk menyampaikan keluhan, pertanyaan, hingga usulan secara terbuka. Seluruh proses komunikasi melalui mekanisme ini dapat dipantau dan didokumentasikan dengan baik. Hal ini sejalan dengan prinsip cegah konflik kepentingan Sudaryono larang segala bentuk pertemuan yang tidak transparan.

“Kita ini maunya terang benderang, tidak ada yang sembunyi-sembunyi, tidak ada yang diam-diam, tidak ada yang gelap-gelap. Semuanya harus terang benderang,” pungkasnya.

Dengan sistem tersebut, Sudaryono berharap dapat membangun budaya kerja yang lebih transparan di lingkungan BGN sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Langkah ini juga menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam menangani potensi konflik kepentingan di berbagai sektor strategis nasional.

Para pejabat BGN kini diharapkan untuk lebih disiplin dalam mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Setiap pertemuan dengan pihak eksternal harus melalui jalur resmi agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Cegah konflik kepentingan Sudaryono larang pertemuan diam-diam ini menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga integritas program nasional yang sedang berjalan.

“`

Ikut berdiskusi