Tim SAR Gabungan Selamatkan KM Genius Berisi 6 Penumpang yang Alami Mati Mesin di Perairan Utara Bali
Tim SAR Gabungan Selamatkan KM Genius dalam operasi penyelamatan yang berlangsung intensif di perairan utara Bali. Kapal kayu KM Genius yang membawa muatan
Tim SAR Gabungan Selamatkan KM Genius di Perairan Utara Bali
Beritanara.com – Tim SAR Gabungan Selamatkan KM Genius dalam operasi penyelamatan yang berlangsung intensif di perairan utara Bali. Kapal kayu KM Genius yang membawa muatan kebutuhan pokok berhasil diselamatkan setelah mengalami kerusakan mesin secara tiba-tiba. Kejadian menegangkan ini terjadi pada hari Sabtu, tanggal 25 Juli 2026, ketika kapal sedang dalam perjalanan menuju Kepulauan Kangean. As mesin kapal yang patah menyebabkan mesin tidak berfungsi, membuat KM Genius terombang-ambing di tengah laut bersama enam orang di dalamnya.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi segera merespons laporan kecelakaan pelayaran tersebut dengan mengerahkan tim penyelamatan secara cepat. Kepala kantor tersebut, I Made Oka Astawa, menyampaikan bahwa informasi awal diterima dari anggota Polairud Banyuwangi pada pukul 10.48 WIB. Respons cepat ini menunjukkan kesiapan tim SAR dalam menghadapi berbagai situasi darurat di laut.
Kronologi Lengkap Kejadian di Laut
Kapal KM Genius mengalami kerusakan mesin sekitar pukul 10.00 WIB saat melintasi perairan utara Buleleng. Lokasi kejadian berada pada koordinat 7°56’16.24″S 114°38’59.73″E, yang berjarak kurang lebih 19,48 mil laut dari Kantor SAR Banyuwangi. Kapal tersebut awalnya bertolak dari Pantai Boom Banyuwangi menuju Pengerungan, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep pada pukul 04.00 WIB dengan membawa muatan campuran sembako yang cukup berat.
Saat melintasi perairan utara Buleleng, patahnya as mesin membuat kapal tidak bisa melanjutkan pelayaran dengan normal. Kerusakan ini juga menyebabkan air masuk ke dalam palka, sehingga KM Genius berada dalam kondisi hampir tenggelam dan memerlukan bantuan segera dari tim SAR yang terdekat. Kondisi cuaca saat kejadian juga menjadi faktor yang memperparah situasi kapal.
Setelah menerima informasi tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 11.05 WIB menggunakan RIB 02 Banyuwangi dengan membawa peralatan water rescue dan perangkat komunikasi. Estimasi tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 12.40 WIB. Proses evakuasi berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara berbagai unsur SAR.
Detail Identitas Awak Kapal dan Tim Penyelamat
KM Genius merupakan kapal kayu dengan tonase 45 GT dan panjang 24 meter yang cukup besar untuk membawa muatan berat. Kapal ini dinakhodai oleh Panji Mukhtar yang berusia 27 tahun dan berpengalaman dalam navigasi laut. Selain nakhoda, terdapat lima orang lainnya di atas kapal, yaitu Heru Herlambang (28 tahun), Fabiayyi (56 tahun), Mamat (56 tahun), Maksum (56 tahun), dan Sahril (56 tahun). Seluruh awak kapal saat ini masih dalam proses penyelamatan dan telah dievakuasi dengan selamat.
Operasi SAR kali ini melibatkan unsur gabungan dari berbagai pihak yang bekerja sama secara efektif. Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi, Pos SAR Buleleng, Polair Banyuwangi, Syahbandar Tanjung Wangi, BPTD Pantai Boom, serta nelayan sekitar turut serta dalam misi penyelamatan. Kerjasama multipihak ini menunjukkan kekuatan sistem SAR nasional dalam menangani kecelakaan laut.
Kami mengerahkan seluruh kemampuan yang ada untuk memberikan pertolongan secepat mungkin. Keselamatan jiwa manusia merupakan prioritas utama dalam setiap operasi SAR. Kami juga mengimbau seluruh kapal yang beroperasi di laut agar selalu memastikan kondisi kapal dalam keadaan laik laut sebelum berlayar serta segera melaporkan apabila mengalami kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Kasus KM Genius ini menjadi contoh nyata pentingnya kesiapan tim SAR dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Dengan adanya Tim SAR Gabungan Selamatkan KM Genius, para penumpang dan awak kapal dapat diselamatkan dengan selamat. Operasi ini juga menunjukkan bahwa koordinasi antar lembaga SAR di Indonesia sudah berjalan dengan baik dan efektif.
Para penumpang KM Genius kini telah berada di tempat yang aman setelah melalui proses evakuasi yang memakan waktu beberapa jam. Tim SAR Banyuwangi terus memantau kondisi para penumpang dan memastikan tidak ada masalah kesehatan yang muncul setelah kejadian. Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pelaut untuk selalu waspada terhadap kemungkinan kerusakan mesin saat berlayar di perairan yang jauh dari pantai.
Operasi penyelamatan KM Genius ini berhasil menjadi contoh positif bagi sistem SAR nasional. Dengan adanya Tim SAR Gabungan Selamatkan KM Genius, masyarakat dapat merasa lebih tenang saat melakukan perjalanan laut. Kejadian ini juga mendorong peningkatan kualitas peralatan dan pelatihan bagi para anggota SAR di seluruh Indonesia.
