Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

Basarnas Update Perkembangan Pencarian Korban KM Nurul Salsa – 59 Penumpang Selamat dan 18 Masih Hilang

Robert Williams - beritanara.com 3 mins baca

Basarnas Update: Pencarian Korban KM Nurul Salsa Masih Berlangsung Basarnas Update Perkembangan Pencarian Korban KM Nurul Salsa terus diupdate oleh tim

Basarnas Update Perkembangan Pencarian Korban KM Nurul Salsa – 59 Penumpang Selamat dan 18 Masih Hilang

Basarnas Update: Pencarian Korban KM Nurul Salsa Masih Berlangsung

Basarnas Update Perkembangan Pencarian Korban KM Nurul Salsa terus diupdate oleh tim penyelamat gabungan. Hingga kini, total 59 penumpang berhasil diselamatkan, sedangkan 18 korban masih dalam proses pencarian setelah kapal tersebut tenggelam di Perairan Selayar. Update terbaru ini memberikan gambaran lebih jelas tentang upaya yang dilakukan untuk menemukan sisa korban dan memastikan keberhasilan operasi SAR.

Deteksi Korban dan Upaya Evakuasi

Berdasarkan laporan terbaru, Basarnas menyebutkan bahwa dua penumpang KM Nurul Salsa telah ditemukan dalam kondisi selamat. Penemuan ini meningkatkan jumlah penumpang yang berhasil diselamatkan menjadi 59 orang. Meski jumlah tersebut menggembirakan, masih ada 18 penumpang yang belum ditemukan, dengan pencarian terus dilakukan secara intensif. Operasi pencarian ini melibatkan berbagai alat dan teknologi canggih, termasuk drone dan perahu pencarian, untuk menutupi area yang rentan.

Peta Perairan dan Tim SAR yang Terlibat

Pencarian korban dilakukan di perairan yang luas, mencakup area seluas 1.305 NM yang dibagi menjadi empat sektor. Tim SAR gabungan terdiri dari KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin-877, dan KRI Hiu-634. Selain itu, personel TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, serta kapal nelayan turut serta mendukung operasi. Koordinasi antar-tim terus diperkuat guna memastikan tidak ada titik butuh yang terlewat, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.

Dalam update Basarnas, dua korban yang berhasil ditemukan telah memberikan keterangan tentang kondisi mereka sebelumnya. Mereka menyatakan bahwa mereka dan lima penumpang lainnya bertahan di atas gabus selama dua malam, dengan menggunakan jaket pelampung. Setelah kondisi memburuk, mereka memutuskan untuk melepaskan jenazah tiga rekan mereka ke laut karena membusuk. Keterangan ini membantu tim SAR dalam memahami titik lokasi korban dan mempercepat upaya penyelamatan.

“Kedua korban yang ditemukan menyatakan bahwa mereka bertahan bersama lima orang lainnya di atas gabus sebelum akhirnya memutuskan untuk melepaskan jenazah rekan mereka setelah dua malam di laut. Identitas ketiga korban yang hilang masih dalam proses investigasi, dan akan diungkapkan setelah tim SAR memperoleh data tambahan,” kata Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan.

Update Basarnas juga menekankan bahwa operasi pencarian masih dalam tahap intensif, dengan fokus pada area yang kemungkinan besar mengandung korban. Berdasarkan informasi awal, KM Nurul Salsa tenggelam pada Rabu (15/7/2026) di Perairan Selayar, sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Tepatnya, kapal tersebut hilang kontak sekitar pukul 14.00 WITA, menurut laporan awal dari Syahbandar.

Pencarian korban dilakukan dengan strategi yang terencana, termasuk membagi wilayah operasi menjadi bagian-bagian kecil agar tim SAR dapat memfokuskan upaya. Sejumlah kapal nelayan menjadi penopang penting dalam operasi ini, karena mereka memiliki wawasan lokal yang membantu menjangkau area terpencil. Selain itu, penggunaan alat sonar dan penerbangan drone menjadi cara baru untuk menemukan korban yang masih tersisa.

Basarnas Update Perkembangan Pencarian Korban KM Nurul Salsa juga mengungkapkan bahwa sejumlah penumpang yang selamat sempat mengalami trauma. Mereka menceritakan pengalaman menegangkan selama dua hari di atas gabus, dengan kelelahan dan rasa takut sebagai penghalang. Meski demikian, kerja sama antar-tim SAR dan dukungan dari masyarakat sekitar membantu mereka mengatasi situasi kritis tersebut.

Ikut berdiskusi