Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

Key Strategy: Prabowo Pasang Badan Bela Petani: Beras Dibilang Mahal, Tanam Sendiri

Michael Johnson - beritanara.com 3 mins baca

ibilang Mahal, Tanam Sendiri Strategi Utama: Mendukung Petani dalam Perjuangan Harga Beras Key Strategy menjadi salah satu poin penting dalam pidato Prabowo

Key Strategy: Prabowo Pasang Badan Bela Petani: Beras Dibilang Mahal, Tanam Sendiri

Prabowo Bela Petani, Beras Dibilang Mahal, Tanam Sendiri

Strategi Utama: Mendukung Petani dalam Perjuangan Harga Beras

Key Strategy menjadi salah satu poin penting dalam pidato Prabowo Subianto saat hadir di acara Panen Raya TNI. Dalam kesempatan tersebut, mantan ketua umum Partai Gerindra itu menekankan keharusan masyarakat memahami perjuangan para petani dalam menghasilkan bahan pokok, khususnya beras. Prabowo menegaskan bahwa harga beras yang terus meningkat tidak bisa dianggap sebagai kesalahan petani, melainkan hasil dari proses produksi yang kompleks. Dengan Key Strategy ini, ia menawarkan solusi berupa pemberdayaan petani melalui program tanam sendiri, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Kemitraan TNI-Polri dengan Petani

Pidato Prabowo di acara Panen Raya TNI, yang digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026), juga membahas peran TNI dan Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Ia menyatakan bahwa institusi militer dan kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga harus turut serta dalam memastikan kebutuhan pokok rakyat terpenuhi. Key Strategy yang diusung Prabowo mencakup kolaborasi antara pihak pemerintah, TNI, dan petani untuk mendorong produksi beras secara mandiri.

“Enggak usah terlalu apalah ini, prosedur ini apa, kenapa tentara ikut di sawah, kenapa polisi ikut nanam jagung. Enggak, ini Indonesia. TNI-Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi, TNI Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” tegas Prabowo.

Peran Petani dalam Ketahanan Pangan

Prabowo tidak hanya berbicara tentang Key Strategy, tetapi juga memberikan apresiasi kepada para petani dan nelayan yang dianggapnya sebagai pahlawan sejati. Ia menyoroti bagaimana mereka berperan dalam menjaga ketersediaan pangan nasional, terutama di tengah krisis harga beras yang semakin tinggi. Key Strategy ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya keberlanjutan produksi pangan, sekaligus memberikan dorongan bagi petani untuk meningkatkan hasil panen mereka.

“Saya bangga dengan petani-petani Indonesia! Terima kasih petani, nelayan Indonesia. Kau adalah pahlawan yang sebenarnya. Kau menghasilkan pangan untuk kita semua,” ucap Prabowo.

Respons Terhadap Kritik tentang Harga Beras

Di tengah kritik yang mengatakan harga beras terlalu tinggi, Prabowo mengambil sikap tegas dengan menantang masyarakat untuk memahami proses produksi pangan secara langsung. Ia menegaskan bahwa Key Strategy ini tidak hanya untuk menanggapi keluhan, tetapi juga sebagai upaya menyelaraskan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan rakyat. Dalam pernyataannya, Prabowo menyampaikan bahwa para petani layak mendapatkan penghasilan yang adil, karena mereka adalah tulang punggung ketahanan pangan Indonesia.

“Yang mengatakan beras terlalu mahal, suruh ikut kau tanam beras! Hah? Kalau petani beras enggak boleh dapat penghasilan yang tinggi, ya suruh mereka tanam padi sendiri tuh. TNI akan siapkan lahan untuk mereka, Menteri Pertanian siapkan lahan untuk mereka. Suruh tanam sendiri. Enak aja itu,” tambah Prabowo.

Komitmen terhadap Program Tanam Sendiri

Key Strategy yang diperkenalkan Prabowo mencakup komitmen pemerintah untuk memfasilitasi akses lahan dan sumber daya bagi para petani. Ia menegaskan bahwa program tanam sendiri bukan hanya tugas pihak ketiga, tetapi juga keharusan bersama untuk memastikan keberlanjutan pasokan beras di masa depan. Selain itu, Prabowo meminta kepada menteri-menteri terkait agar mempercepat proses distribusi bahan pokok ke masyarakat, sehingga harga beras dapat terkendali.

Strategi Jangka Panjang untuk Ketahanan Pangan

Dalam kesimpulannya, Prabowo kembali menegaskan bahwa Key Strategy ini adalah bagian dari upaya membangun sistem ketahanan pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa pemerintah harus lebih dekat dengan masyarakat petani, karena mereka adalah aset vital dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan politik. Key Strategy ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kestabilan harga beras, sekaligus memperkuat ekonomi pedesaan.

“Terima kasih, saya bangga dengan petani, saya bangga dengan TNI, saya bangga dengan Polri,” tutup Prabowo.

Ikut berdiskusi