Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

Main Agenda: Pakar Onkologi Sebut Peningkatan Angka Harapan Hidup Penderita Kanker Meningkat Hingga Beberkan Soal Pencegahan Kanker

Robert Williams - beritanara.com 4 mins baca

Main Agenda: Peningkatan Harapan Hidup Pasien Kanker dan Strategi Pencegahan yang Efektif Main Agenda - Dalam wawancara terkini di Jakarta, 16 Juli 2026, Main

Main Agenda: Pakar Onkologi Sebut Peningkatan Angka Harapan Hidup Penderita Kanker Meningkat Hingga Beberkan Soal Pencegahan Kanker

Main Agenda: Peningkatan Harapan Hidup Pasien Kanker dan Strategi Pencegahan yang Efektif

Main Agenda – Dalam wawancara terkini di Jakarta, 16 Juli 2026, Main Agenda menghadirkan Dr. See Hui Ti, seorang pakar onkologi dari Parkway Cancer Centre Singapore, yang membahas perkembangan signifikan dalam bidang kanker. Ia menjelaskan bahwa angka harapan hidup pasien kanker telah meningkat secara signifikan akibat inovasi pengobatan modern, serta menjelaskan langkah-langkah pencegahan yang bisa diterapkan oleh masyarakat untuk mengurangi risiko penyakit ini.

Kemajuan dalam Pengobatan Kanker

Dr. See Hui Ti menyoroti keterlibatan teknologi medis dalam meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker. Ia mengungkapkan bahwa kemajuan dalam terapi pengobatan, seperti kemoterapi target, radioterapi presisi, dan terapi imun, memberikan harapan baru bagi penderita kanker. “Peningkatan angka harapan hidup terutama terlihat pada kanker perempuan, seperti payudara dan serviks, karena metode pengobatan yang lebih efektif memungkinkan pasien bertahan hidup hingga 10–15 tahun setelah diagnosis,” tambahnya. Menurut pakar tersebut, ada peningkatan kualitas diagnosis dini yang mempercepat intervensi tepat waktu.

Pengobatan berbasis gen dan penggunaan obat biogenik juga menjadi fokus utama penelitian saat ini. Teknologi ini memungkinkan dokter untuk memahami lebih dalam pola pertumbuhan sel kanker dan merancang rencana pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi individu. “Dengan Main Agenda mengedepankan inovasi medis, kita bisa meningkatkan hasil penyembuhan secara signifikan,” jelasnya.

Pencegahan Melalui Pola Hidup Sehat

Pakar onkologi tersebut juga menekankan bahwa pencegahan kanker tidak hanya bergantung pada teknologi pengobatan, tetapi juga pada gaya hidup sehat yang diterapkan sejak dini. “Faktor risiko seperti obesitas, kadar insulin tinggi, dan gaya hidup kurang aktif sangat berperan dalam peningkatan kasus kanker, terutama di kalangan populasi muda,” kata Dr. See Hui Ti. Ia menyarankan penerapan pola makan yang kaya akan serat, antioksidan, dan rendah lemak jenuh sebagai upaya pencegahan.

Vaksinasi juga menjadi salah satu metode pencegahan yang efektif. Terutama vaksin HPV, yang bisa mencegah kanker serviks dan leher rahim. “Orang tua sebaiknya memberikan vaksin ini kepada anak sesuai jadwal, karena mencegah kanker di usia dini bisa mengurangi beban penanganan di masa depan,” tegasnya. Selain itu, penggunaan obat-obatan anti-kanker yang diberikan secara tepat waktu juga menjadi faktor penentu dalam peningkatan angka harapan hidup.

Peran Keluarga dalam Membentuk Kebiasaan Sehat

Keluarga memiliki peran sentral dalam membantu individu menjaga kesehatan dan mencegah kanker. Dr. See Hui Ti menjelaskan bahwa lingkungan keluarga yang mendukung bisa memengaruhi kebiasaan sehat anak-anak sejak kecil. “Perilaku seperti makan sehat, berolahraga rutin, dan menghindari rokok serta konsumsi alkohol harus diajarkan dari usia dini,” tambahnya. Ia menekankan bahwa pendidikan kesehatan oleh orang tua sangat berpengaruh pada tingkat risiko kanker di masa depan.

Keberlanjutan pola hidup sehat juga dijelaskan sebagai kunci dalam mempertahankan kesehatan jangka panjang. “Dalam Main Agenda, kita melihat bagaimana kebiasaan sehat yang dipertahankan secara konsisten dapat mencegah berbagai jenis kanker, terutama yang berkaitan dengan faktor lingkungan dan genetik,” jelas Dr. See Hui Ti. Ia menyarankan kolaborasi antara dokter dan keluarga dalam memantau kesehatan secara rutin.

Strategi Kanker Pencegahan di Era Digital

Dengan berkembangnya era digital, pencegahan kanker semakin mudah diakses melalui informasi yang diberikan oleh Main Agenda dan berbagai platform kesehatan. Dr. See Hui Ti mengatakan bahwa kesadaran masyarakat tentang faktor risiko kanker meningkat pesat, terutama di daerah perkotaan. “Aplikasi pengingat vaksinasi, pemantauan kesehatan melalui alat digital, dan edukasi berbasis data harus digencarkan,” ujarnya.

Menurutnya, akses ke informasi terkini tentang gejala dini kanker dan metode pencegahan bisa menurunkan angka kematian akibat penyakit ini. “Dengan Main Agenda mengedepankan edukasi dan promosi kesehatan, kita bisa menciptakan masyarakat yang lebih siap menghadapi kanker,” tambahnya. Ia juga menyarankan kerja sama antar instansi kesehatan untuk mempercepat distribusi informasi.

Keluhan Psikologis dan Manajemen Stres

Dalam wawancara, Dr. See Hui Ti tidak hanya membahas aspek fisik kanker, tetapi juga faktor psikologis. Ia menyoroti bahwa stres kronis berpengaruh pada proses pemulihan pasien. “Manajemen stres harus menjadi bagian dari Main Agenda dalam pengobatan kanker, karena emosi negatif dapat memperparah kondisi penyakit dan mengurangi efektivitas terapi,” jelasnya.

Ia menyarankan terapi psikologis sebagai langkah tambahan untuk pasien yang mengalami tekanan emosional. “Stres yang tidak terkontrol bisa meningkatkan risiko kanker prostat dan ginjal, sehingga penting untuk menjaga keseimbangan emosional dan fisik,” tambahnya. Dengan memadukan pengobatan medis dan perawatan psikologis, angka harapan hidup pasien kanker bisa meningkat lebih optimal.

Ikut berdiskusi