Berawal dari Saling Tantang di Medsos – 9 Pelajar SMK di Pati Diciduk Polisi Usai Tawuran
Berawal dari Saling Tantang di Medsos, 9 Pelajar SMK di Pati Diciduk Polisi Usai Tawuran Berawal dari Saling Tantang di Medsos - Kepolisian Sektor Pati
Berawal dari Saling Tantang di Medsos, 9 Pelajar SMK di Pati Diciduk Polisi Usai Tawuran
Berawal dari Saling Tantang di Medsos – Kepolisian Sektor Pati mengungkap konflik antara kelompok pelajar SMK yang berujung pada tawuran di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati, Kabupaten Pati, pada Selasa (14/7/2026) sore. Tawuran ini diduga dimulai dari adu mulut di media sosial Instagram.
Awal Konflik dari Saling Sindir
Kapolsek Pati IPTU Windartono mengungkap, insiden terjadi setelah masyarakat melaporkan adanya konvoi pelajar disertai aksi bentrok di sekitar SPBU Mojo, Kecamatan Margorejo. Petugas langsung melakukan penyisiran di JLS Pati dan menemukan rombongan pelajar yang berkumpul di sebuah bascamp di Pasar Beras Sleko.
“Awalnya saling sindir dan saling tantang melalui media sosial. Mereka kemudian sepakat bertemu dan melakukan tawuran,” kata Windartono.
Saat petugas tiba di lokasi, sebagian pelajar melarikan diri. Namun, sembilan orang berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek Pati untuk pemeriksaan lebih lanjut. Para pelajar mengakui konflik bermula dari perdebatan di Instagram, yang berujung pada janji bertemu langsung.
Dalam pemeriksaan awal, terungkap bahwa mereka telah berkumpul di bascamp sebelum mengonsumsi arak dan berkonvoi menggunakan 19 unit sepeda motor menuju JLS. Sebelum bentrokan, kelompok itu disebut sepakat bertemu dengan pihak lawan di SPBU Mojo.
Sembilan pelajar yang diamankan memiliki inisial AMS (17), SAAF (16), RRW (17), AF (16), DR (18), RAP (15), GMS (15), INR (15), dan GJW (16). Polisi menyita barang bukti seperti botol minuman keras, kartu remi, telepon genggam, dompet, kunci motor, serta 19 sepeda motor yang digunakan dalam konvoi.
Para petugas masih menyelidiki peran masing-masing pelajar dalam insiden tersebut. Sementara itu, sejumlah pelaku lain yang kabur saat penggerebekan masih dalam pencarian. Konflik dianggap berlangsung dengan skenario lima orang melawan lima orang, sebelum akhirnya dihentikan polisi.
