Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Nasional

Polisi Ungkap Motif Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15

Joseph Brown - beritanara.com 3 mins baca

Polisi Ungkap Motif Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Polisi Ungkap Motif Pelaku Teror Bom - Dalam upaya menegakkan hukum, Polda Metro Jaya akhirnya

Polisi Ungkap Motif Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15

Polisi Ungkap Motif Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15

Polisi Ungkap Motif Pelaku Teror Bom – Dalam upaya menegakkan hukum, Polda Metro Jaya akhirnya mengungkap motif aksi teror bom yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). Dikutip dari laporan resmi, Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan bahwa berdasarkan pengakuan pelaku, aksi pengeboman tersebut dilakukan secara spontan dengan motif yang bersifat iseng. “Motif dari pelaku sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja,” ujarnya kepada wartawan.

Proses Investigasi dan Pencarian Motif

Penyelidikan terhadap kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 dilakukan dengan cepat oleh Polda Metro Jaya. Sebelumnya, polisi telah menangkap pelaku yang merupakan seorang pria berinisial MY (34 tahun), yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk diperiksa lebih lanjut. “Polisi sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait motif aksi tersebut, termasuk menggali latar belakang pelaku,” tambah Budi. Proses investigasi ini juga didukung oleh tim Densus 88 Anti Teror dalam mengusut akar masalah.

Kasus Teror Bom: Dari Pengeboman Hingga Pemrosesan Pelaku

Pengeboman di SDN Srengseng Sawah 15 terjadi pada pukul 07.15 pagi, saat para siswa sedang berada di lingkungan sekolah. Bom yang meledak di dekat pintu masuk utama menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan dan mengganggu aktivitas belajar mengajar. Polisi mengungkapkan bahwa pelaku melakukan aksi tersebut dengan tujuan menghiasi suasana kota dengan kejutan teror. “Motif pelaku teror bom ini dipicu oleh rasa ingin menunjukkan keberanian, tetapi juga untuk menciptakan kepanikan di kalangan masyarakat,” jelas Iman Imanuddin. Meski demikian, polisi menegaskan bahwa mereka masih berusaha memperdalam investigasi untuk mengungkap alasan penuh di balik aksi tersebut.

Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa pelaku merupakan warga lokal yang dikenal oleh lingkungan sekitar. Ia bekerja sebagai tukang las dan memiliki riwayat kegiatan sosial yang sebelumnya dianggap positif. “Pelaku tidak memiliki sejarah kriminal yang signifikan sebelumnya, tetapi polisi sedang mencari tahu apakah ada faktor pemicu teror dari luar yang memengaruhi dirinya,” terang Budi. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses hukum yang sedang berjalan. “Polisi Ungkap Motif Pelaku Teror adalah bagian dari upaya untuk memastikan keadilan dan keamanan bersama-sama,” tambahnya.

Dukungan Densus 88 dalam Proses Penyelidikan

Dalam menyelidiki kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polda Metro Jaya berkoordinasi erat dengan Densus 88 anti teror. Tim khusus ini dikatakan memiliki peran penting dalam mengungkap jaringan atau penjahat yang terlibat dalam aksi tersebut. “Densus 88 sedang melakukan pendalaman terhadap komunikasi dan aktivitas pelaku, serta mencari tahu apakah ada hubungan dengan kelompok teroris lainnya,” kata Iman Imanuddin. Polisi juga menyebutkan bahwa semua bukti yang ditemukan selama penyelidikan akan digunakan untuk memperkuat penyidikan dan menentukan motif aksi teror bom secara akurat.

Teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 memperlihatkan bagaimana kecemasan bisa menyebar cepat di kalangan masyarakat. Banyak orang tua siswa yang mengungkapkan ketakutan mereka terhadap ancaman teror di lingkungan pendidikan. “Polisi Ungkap Motif Pelaku Teror adalah langkah penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” kata salah satu orang tua, Andi, kepada media. Ia menambahkan bahwa kejadian ini mengingatkan betapa pentingnya pendidikan dalam menciptakan generasi yang berpikiran sehat dan tidak mudah terpengaruh oleh ideologi radikal.

Kesiapan dan Kebijakan Pascapengeboman

Setelah aksi teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, kepolisian telah melakukan pengecekan keamanan di sekitar area sekolah untuk memastikan tidak ada ancaman lain. “Polisi Ungkap Motif Pelaku Teror bukan hanya untuk memproses pelaku, tetapi juga untuk mencegah terjadi lagi kejadian serupa,” jelas Budi Hermanto. Selain itu, pihak kepolisian juga menyebarkan pesan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan segala kejanggalan yang ditemukan. “Kami berharap masyarakat bisa bekerja sama dalam mengawasi lingkungan sekitar, terutama di daerah yang rawan teror,” imbuhnya. Dengan dukungan dari berbagai pihak, polisi yakin akan menemukan jawaban dari kasus teror bom ini dalam waktu dekat.

“Kami akan terus melakukan pendalaman hingga motif aksi teror bom ini terungkap secara jelas,” kata Iman Imanuddin, memastikan komitmen kepolisian dalam menjalankan tugasnya. Dengan keberhasilan Polisi Ungkap Motif Pelaku Teror, masyarakat bisa lebih yakin bahwa upaya pemerintah dalam memerangi terorisme terus berjalan dengan baik.

Ikut berdiskusi