Skip to content
Fresh Desk
Juni 18, 2026
Nasional

Special Plan: Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Robert Hernandez 2 mins baca

pecial Plan: Hotel Sultan Eksekusi, Tamu Panik Check Out Lebih Awal Special Plan - Proses eksekusi Hotel Sultan yang menjadi bagian dari Special Plan

Special Plan: Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Special Plan: Hotel Sultan Eksekusi, Tamu Panik Check Out Lebih Awal

Special Plan – Proses eksekusi Hotel Sultan yang menjadi bagian dari Special Plan pemerintah terus memicu kegaduhan di kalangan tamu. Peristiwa ini terjadi pada hari Kamis (18/6/2026), di mana sejumlah petugas bersiap melaksanakan tindakan pengosongan di bangunan tersebut. Tamu yang menginap terkejut dan kebingungan, terpaksa meninggalkan hotel lebih awal dari jadwal yang ditentukan.

Dalam situasi yang tegang, tim eksekusi memasuki hotel sekitar pukul 10.00 WIB. Para tamu, yang awalnya tidak mengetahui adanya rencana tersebut, langsung terguncang saat melihat petugas masuk dari berbagai pintu. Beberapa dari mereka bahkan membawa barang bawaan, seperti kantong belanja dan koper, untuk membawa barang pribadi sebelum pengosongan resmi dimulai.

Proses Eksekusi Berlangsung Cepat

“Pengosongan Hotel Sultan berlangsung lebih cepat dari yang diperkirakan, karena semua persiapan sudah rampung sebelumnya,” kata salah satu petugas eksekusi kepada tvOnenews.com.

“Tamu yang masih ada di dalam hotel diberi waktu 2 jam untuk mengambil barang, tetapi beberapa dari mereka keluar lebih dini karena situasi yang membingungkan,” tambahnya.

Pemerintah menjelaskan bahwa eksekusi ini bagian dari Special Plan untuk pemulihan aset negara yang telah lama diambil alih oleh pihak swasta. Dengan dikeluarkannya Hotel Sultan dari pengelolaan non-negara, pihak pemerintah berharap dapat meningkatkan penggunaan aset tersebut untuk kepentingan masyarakat.

Penjelasan Wakil Menteri Sekretaris Negara

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Bambang, menjelaskan bahwa eksekusi Hotel Sultan merupakan langkah strategis dalam Special Plan. “Aset ini memiliki nilai penting, dan eksekusi hari ini adalah tindak lanjut dari beberapa tahun proses hukum,” katanya. “Dengan mengembalikan Hotel Sultan ke pemerintah, kita dapat memastikan penggunaannya optimal untuk kemakmuran rakyat.”

Bambang menambahkan bahwa pemerintah telah memperhatikan kebutuhan tamu sebelumnya. “Kita telah berkoordinasi dengan pihak hotel untuk memastikan tamu tidak kehilangan haknya selama proses eksekusi,” ujarnya. Namun, meski ada persiapan, situasi di lapangan tetap terlihat kacau karena kejutan dari pelaksanaan eksekusi yang mendadak.

Tamuan yang terpaksa check out lebih awal mengatakan bahwa mereka tidak terima dengan keputusan tersebut. “Saya sudah memesan kamar selama tiga hari, tapi tiba-tiba harus keluar karena eksekusi. Ini sangat mengganggu,” keluh salah satu tamu. Meski demikian, sebagian besar tamu mengakui bahwa Special Plan membawa dampak positif untuk pengembalian aset negara.

Dalam jangka panjang, eksekusi Hotel Sultan diharapkan dapat menjadi contoh nyata penerapan Special Plan yang telah dicanangkan sejak beberapa tahun lalu. Aset-aset yang berhasil dikembalikan akan digunakan untuk proyek strategis, seperti pengembangan infrastruktur atau layanan publik. Pemerintah juga mengungkapkan bahwa ada sekitar 100 tamu yang terdampak, dengan sebagian besar telah berpindah ke hotel lain atau mengambil alih barang bawaan mereka.

Ikut berdiskusi