Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Trend

Ruben Onsu Umrah Bareng Sahabat – Ternyata Ini yang Dikejar Selama Berada di Madinah

Charles Williams - beritanara.com 4 mins baca

habat: Kegiatan Spiritual di Madinah Ruben Onsu Umrah Bareng Sahabat - Ruben Onsu melakukan ibadah umrah bersama teman dekatnya, Ivan Gunawan, sebagai bagian

Ruben Onsu Umrah Bareng Sahabat – Ternyata Ini yang Dikejar Selama Berada di Madinah

Ruben Onsu Umrah Bareng Sahabat: Kegiatan Spiritual di Madinah

Ruben Onsu Umrah Bareng Sahabat – Ruben Onsu melakukan ibadah umrah bersama teman dekatnya, Ivan Gunawan, sebagai bagian dari perjalanan spiritual yang penuh makna. Perjalanan ini tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga kesempatan untuk memperdalam pemahaman agama dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Selama sembilan hari di Tanah Suci, Ruben mencoba mengejar pelajaran yang sempat tertinggal, sambil menikmati keberkahan lingkungan Madinah yang dikenal sebagai kota suci dalam Islam.

Pengalaman Spiritual Bersama Sahabat

Sebagai mualaf, Ruben mengakui bahwa umrah kali ini adalah keempatnya. Ia memanfaatkan kesempatan berada di Madinah untuk memperkuat ketaatan spiritual, termasuk memperbanyak membaca dan memahami ayat-ayat suci. “Setiap pagi, saya memulai dengan salat tahajud, lalu salat subuh, dan setelahnya mengikuti kajian agama di Pintu 19,” tulis Ruben dalam unggahan Instagram. Selama perjalanan, ia juga menjaga hubungan dekat dengan sahabatnya, membagi pengalaman, dan saling menginspirasi dalam menghadapi tantangan ibadah.

Rutinitas Harian dan Proses Belajar

Dalam berbagai aktivitas harian, Ruben menekankan keberlanjutan pembelajaran Al-Qur’an. Ia menjadwalkan waktu belajar setelah sholat subuh, di mana ia mengikuti materi dari ustaz yang mendampinginya. “Setelah tahajud, lalu salat subuh, lanjut dengar kajian di Pintu 19, lalu saya lanjut untuk belajar membaca dan mengucapkan beberapa ayat dengan benar,” ungkapnya dalam postingan. Proses ini membantu Ruben mengejar keterlambatan belajar yang terjadi karena kesibukan di Jakarta.

“Setiap pagi wajib mengulang lagi ayat yang diajarkan kemarin. Jadi, jika di Jakarta dilakukan secara online, selama di Madinah saya berusaha untuk mengejar beberapa pelajaran yang tertinggal,” tambah Ruben. Ini menunjukkan komitmen tinggi dalam menghadapi tantangan spiritual di luar lingkungan yang biasa.

Ruben berharap hasil belajar di Madinah bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya mengamalkan ilmu yang dipelajari, terutama dalam memperbaiki kualitas ibadah dan memperkaya pemahaman tentang ajaran Islam. Proses ini tidak hanya menuntut kesabaran, tetapi juga keinginan untuk terus berkembang dalam ketaatan.

“Semoga Allah mudahkan kita untuk mempelajari Al-Qur’an dan mengamalkan,” doa Ruben Onsu. Kalimat ini menggambarkan harapan pribadinya dan keinginan untuk menjadi lebih baik melalui perjalanan spiritual.

Pembimbing di Madinah dan Dukungan Komunitas

Dalam perjalanan ini, Ruben didampingi oleh ustaz yang menjadi pendamping belajarnya di Madinah. Ia bersyukur atas kesabaran dan keseriusan ustaz tersebut dalam mengajarkan bacaan dan memberikan tugas hafalan. “Dan ini adalah Ustaz @asyhr97 yang tinggal di Madinah dengan sabarnya mengajarkan saya, dan selalu memberikan tugas hafalan,” imbuh Ruben. Dukungan dari ustaz dan komunitas lokal menjadi faktor penting dalam membantu proses pembelajaran yang intens.

Adaptasi lingkungan di Madinah juga memberikan kesan berbeda dibandingkan kehidupan di Jakarta. Keheningan dan kesan suci kota ini memotivasi Ruben untuk lebih fokus dalam mengikuti pelajaran agama. Dengan berada di lokasi yang dipercaya sebagai tempat lahirnya Islam, ia merasa lebih terbuka terhadap pelajaran-pelajaran yang lebih mendalam.

Pengaruh Lingkungan Madinah pada Perjalanan Spiritual

Perjalanan ke Madinah tidak hanya mengejar pelajaran Al-Qur’an, tetapi juga memberikan kesempatan untuk memahami sejarah dan nilai-nilai Islam secara langsung. Ruben menyebutkan bahwa berada di sana memperkuat koneksi spiritualnya, termasuk pengalaman beribadah bersama umat Muslim dari berbagai penjuru dunia. “Lingkungan di sini sangat berpengaruh pada semangat belajar dan ibadah,” jelasnya. Ia pun menikmati momen-momen seperti mengunjungi Masjid Nabawi dan tempat-tempat bersejarah yang terkait dengan kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Dengan belajar di sini, Ruben merasa lebih dekat dengan ajaran Islam. Prosesnya mencakup tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami konteks ayat-ayat tersebut melalui penjelasan dari ustaz. Ini membantu ia menggabungkan teori dengan praktik, menjadikan perjalanan umrah sebagai langkah nyata dalam mengembangkan iman dan ketaqwaan.

Kegiatan Khas Umrah di Madinah

Di sela-sela pembelajaran, Ruben juga menjalani rutinitas umrah yang khas, seperti sholat di masjid-masjid dan mengejar kerinduan akan keberkahan. Ia menjelaskan bahwa suasana Madinah yang tenang dan penuh makna membuatnya lebih terpusat dalam ibadah. “Madinah adalah tempat yang sangat istimewa, khususnya untuk menghadirkan kedekatan dengan Al-Qur’an,” katanya. Selain itu, ia juga menikmati interaksi dengan sesama jamaah umrah, yang saling berbagi pengalaman dan doa.

Keberhasilan proses belajar Ruben Onsu Umrah Bareng Sahabat menjadi contoh bagus bagi banyak orang yang ingin menggabungkan ibadah dengan pengembangan ilmu agama. Ia berharap pengalaman ini bisa menjadi inspirasi untuk menjadikan umrah sebagai sarana spiritual yang lebih produktif. “Semoga keberkahan Madinah bisa terus memberikan manfaat dalam perjalanan iman kita,” harapnya.

Ikut berdiskusi