Kuasa Hukum Bantah Rumah Cilandak Ruben Onsu Bakal Dilelang, Fakta soal Debt Collector Akhirnya Terungkap
Kabar terbaru seputar properti milik Ruben Onsu dan Sarwendah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial
Kuasa Hukum Bantah Rumah Cilandak Ruben Onsu Tidak Akan Dilelang
Beritanara.com – Kabar terbaru seputar properti milik Ruben Onsu dan Sarwendah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sebelumnya, beredar informasi bahwa rumah mewah pasangan selebriti tersebut akan segera dilelang oleh pihak perbankan. Namun, kabar tersebut kini telah dibantah secara tegas oleh kuasa hukum Ruben Onsu. Minola Sebayang, yang mewakili Ruben dalam kasus ini, menyatakan bahwa klaim pelelangan rumah Cilandak tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.
Menurut Minola, ketidakjelasan informasi yang beredar telah menimbulkan kebingungan di kalangan publik. Ia menjelaskan bahwa proses yang sedang berlangsung antara Ruben Onsu dan bank bukanlah tahap pelelangan, melainkan negosiasi untuk restrukturisasi utang. Kuasa Hukum Bantah Rumah Cilandak Ruben Onsu ini juga menegaskan bahwa tidak ada keputusan final dari bank untuk menjual properti tersebut melalui mekanisme lelang.
Klarifikasi Isu Debt Collector di Kediaman Ruben Onsu
Selain menyangkal rencana pelelangan, Minola Sebayang juga memberikan penjelasan terkait isu debt collector yang sempat viral. Sebelumnya, Sarwendah mengungkap adanya surat dari bank yang berisi pemberitahuan rencana lelang. Istri Ruben Onsu tersebut juga menyebutkan bahwa ia merasa terganggu dengan kehadiran petugas penagih yang datang ke kediaman mereka.
Namun, Minola membantah hal tersebut dengan memberikan klarifikasi resmi. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini, pihak bank belum pernah mengirimkan debt collector ke rumah Ruben Onsu. Dalam sebuah wawancara melalui video YouTube Intens Investigasi, Minola menjelaskan bahwa ia telah melakukan verifikasi langsung dengan perwakilan bank terkait hal ini.
Pihak bank menyatakan sejauh ini dari tim mereka tidak ada mengirim debt collector. Jadi, kalau ada isu 15 orang datang seperti Paskibraka, itu tidak benar. Kami selalu bicara berdasarkan fakta.
Klarifikasi ini penting untuk meluruskan persepsi publik yang selama ini keliru. Minola juga menambahkan bahwa jika ada petugas yang datang ke rumah Ruben Onsu, kemungkinan besar itu bukan debt collector resmi dari bank, melainkan pihak ketiga yang memiliki kepentingan lain.
Detail Keuangan dan Renovasi Rumah Cilandak
Kuasa Hukum Bantah Rumah Cilandak Ruben Onsu juga mengungkap rincian keuangan yang berkaitan dengan hunian tersebut. Berdasarkan dokumen yang dimiliki oleh tim hukum Ruben, sang penyanyi telah melakukan sebanyak 47 kali transfer dana. Total akumulasi dana yang disalurkan untuk renovasi rumah mencapai Rp11,3 miliar.
Ruben telah melakukan transfer sebanyak 47 kali dengan total nilai Rp11,3 miliar khusus untuk renovasi dan perbaikan rumah. Itu di luar harga pembelian tanah dan bangunan tua di awal.
Menurut Minola, nominal Rp11,3 miliar tersebut belum termasuk biaya pembelian tanah dan bangunan lama yang telah dibeli Ruben Onsu sebelum proses renovasi besar-besaran dimulai. Selain itu, Ruben juga menanggung berbagai pengeluaran tambahan untuk melengkapi fasilitas-fasilitas di dalam rumah tersebut.
Status properti Cilandak saat ini masih dalam tahap negosiasi dengan pihak perbankan. Minola meyakinkan bahwa tidak ada tekanan dari bank untuk melakukan pelelangan. Proses restrukturisasi utang sedang berjalan dengan baik dan diharapkan dapat diselesaikan tanpa perlu menjual aset milik Ruben Onsu.
Publik kini dapat merasa lebih tenang dengan adanya klarifikasi resmi dari kuasa hukum. Kuasa Hukum Bantah Rumah Cilandak Ruben Onsu ini telah memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai situasi yang sebenarnya. Semua pihak diharapkan dapat menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses negosiasi yang sedang berlangsung.
