Latest Program: Bantu Keuangan Daerah, Bapenda Sultra Ungkap Kepatuhan Pembayaran Pajak Perusahaan Nikel Ceria Grup
Bantu Keuangan Daerah, Bapenda Sultra Ungkap Kepatuhan Pembayaran Pajak Perusahaan Nikel Ceria Grup Latest Program - Sebagai bagian dari Latest Program untuk
Bantu Keuangan Daerah, Bapenda Sultra Ungkap Kepatuhan Pembayaran Pajak Perusahaan Nikel Ceria Grup
Latest Program – Sebagai bagian dari Latest Program untuk meningkatkan pendapatan daerah, Badan Pendapatan Daerah Sulawesi Tenggara (Bapenda Sultra) baru-baru ini mengungkapkan bahwa perusahaan tambang nikel nasional PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) Group menjadi pelaku pajak paling taat per 1 Juli 2026. Dalam laporan terbaru, perusahaan ini mencatatkan kinerja luar biasa dalam membayar pajak daerah secara tepat waktu, memberi contoh tentang Latest Program yang sedang dijalankan pemerintah daerah.
Pelaksanaan Latest Program dan Kontribusi PAD
Kepala Bapenda Sultra, La Ode Mahbub, menyatakan bahwa Latest Program ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah dengan pelaku usaha, khususnya sektor pertambangan. Ia menegaskan bahwa PT Ceria tidak hanya memenuhi kewajibannya sebagai wajib pajak, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada kontraktor. “Pemenuhan pajak oleh PT Ceria menunjukkan komitmen yang luar biasa. Ini menjadi bukti keberhasilan Latest Program dalam meningkatkan transparansi dan kepatuhan pajak,” kata Mahbub, Kamis (2/7/2026).
Menurut laporan, kepatuhan pajak PT Ceria mencapai 100% dalam periode yang ditentukan, dengan total kontribusi mencapai Rp1,2 triliun. Angka ini sejalan dengan Latest Program yang diusulkan oleh Bapenda Sultra untuk mengoptimalkan pendapatan daerah. Program ini mencakup penguatan pengawasan, pelatihan, serta peningkatan kebijakan pajak yang lebih fleksibel namun tetap konsisten.
Dalam perjalannya, Latest Program Bapenda Sultra terus mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk legislatif. Anggota DPRD Sultra, Suwandi, menilai bahwa partisipasi perusahaan seperti PT Ceria sangat berpengaruh pada kinerja pendapatan daerah. “Perusahaan yang patuh membayar pajak, seperti dalam Latest Program ini, memberikan dampak langsung pada stabilitas keuangan daerah dan pembangunan jangka panjang,” imbuh Suwandi.
Pelaksanaan Latest Program juga mencakup kerja sama dengan Kementerian Keuangan dan Badan Pajak Daerah (Bapenda) nasional. Tim evaluasi dari Bapenda Sultra menyatakan bahwa program ini telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam penerimaan PAD. “Komitmen PT Ceria menginspirasi perusahaan lain untuk mengikuti jejaknya. Latest Program menjadi jembatan antara pemerintah dan industri dalam mencapai tujuan keuangan bersama,” jelas Mahbub.
Kepatuhan Pajak Sebagai Fondasi Pembangunan Daerah
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulawesi Tenggara hingga Juni 2026 mencapai Rp786,56 miliar atau 52,80 persen dari target tahunan sebesar Rp1,389 triliun. Angka ini diharapkan bisa terus meningkat dengan dukungan dari Latest Program yang sedang berjalan. Sektor pertambangan, terutama perusahaan nikel, menjadi salah satu penopang utama, dengan kontribusi yang konsisten selama beberapa tahun terakhir.
Sebagai perusahaan yang beroperasi di Sultra, PT Ceria Grup menunjukkan kepatuhan yang luar biasa. Mereka tidak hanya memenuhi kewajiban pajak sesuai Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024, tetapi juga meningkatkan transparansi dalam pengelolaan dana. Latest Program ini memberikan ruang bagi perusahaan untuk berkontribusi secara maksimal, sekaligus memastikan penggunaan dana yang efisien untuk pembangunan infrastruktur dan layanan publik.
“Kepatuhan pajak perusahaan seperti PT Ceria membantu menjaga konsistensi pendapatan daerah. Latest Program ini menjadi model yang bisa diikuti oleh perusahaan lain, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis,” tambah Mahbub. Ia menambahkan bahwa Bapenda Sultra terus berupaya memperkuat koordinasi dengan perusahaan-perusahaan besar untuk menjaga kualitas penerimaan pajak.
