Islam Makhachev Sindir Kekalahan Conor McGregor dari Max Holloway di UFC 329 – Ini Kata Anak Didik Khabib Nurmagomedov
Conor McGregor di UFC 329 Islam Makhachev Sindir Kekalahan Conor McGregor - Setelah absen selama lima tahun, Conor McGregor akhirnya kembali ke ring UFC dalam
Islam Makhachev Sindir Kekalahan Conor McGregor di UFC 329
Islam Makhachev Sindir Kekalahan Conor McGregor – Setelah absen selama lima tahun, Conor McGregor akhirnya kembali ke ring UFC dalam pertandingan yang diharapkan banyak pihak. Namun, kekalahan yang dideritanya di UFC 329, Sabtu (12/7/2026) pagi WIB, memicu reaksi tajam dari juara kelas welter, Islam Makhachev. Makhachev, yang merupakan mantan pelatih Khabib Nurmagomedov, mencemarkan reputasi McGregor dengan ucapan penuh sindiran, yang memperlihatkan kekecewaannya terhadap hasil pertandingan tersebut.
Detik-detik Kekalahan McGregor di UFC 329
Dalam pertandingan yang berlangsung di Madison Square Garden, New York, McGregor mengalami kekalahan melalui putaran tinju (TKO) di menit pertama ronde pertama. Cedera serius di kaki yang dialami petarung asal Irlandia ini terjadi saat ia mencoba melakukan tendangan ke arah Max Holloway, yang lebih menguasai ring. Wasit menilai risiko cedera lebih parah pada McGregor terlalu besar, sehingga memutuskan menghentikan pertandingan sebelumnya berlanjut. Hasil ini mengejutkan banyak penggemar yang mengharapkan kembalinya McGregor ke puncak.
Kekalahan McGregor ini menjadi bencana besar bagi fans yang telah menantikan comebacknya. Pertandingan melawan Max Holloway, yang dianggap sebagai pesaing kuat di kelas welter, dianggap sebagai ujian berat. Meski McGregor tampil agresif sejak awal, kecepatan dan konsistensi Holloway berhasil menghancurkan rencana petarung Irlandia untuk meraih kemenangan. Ini menjadi bukti bahwa level kompetisi di UFC terus meningkat, dan kekuatan McGregor tidak lagi terasa mendominasi seperti dulu.
Ucapan Makhachev: “Conor Mengalahkan Conor”
“Conor mengalahkan Conor, selamat Max,”
tulis Islam Makhachev di akun X miliknya. Kalimat ini menjadi pernyataan mengejutkan yang menunjukkan kecewaan pribadinya terhadap kekalahan McGregor. Makhachev, yang dikenal sebagai pelatih berpengalaman, mencoba menyampaikan bahwa keberhasilan Max Holloway adalah kemenangan yang pantas dihargai, sementara McGregor justru “mengorbankan” dirinya sendiri.
Pernyataan Makhachev menimbulkan respons beragam di media sosial. Beberapa penggemar menilai itu adalah pujian tersembunyi, sementara yang lain menganggapnya sebagai kritik tajam. Meski demikian, ucapan tersebut justru memperkuat peran Makhachev sebagai salah satu figuran kunci dalam dunia MMA. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan Holloway membuktikan bahwa kekuatan juara kelas welter bisa dilihat dari tindakan mereka di ring.
Konteks Rivalitas dan Harapan untuk Duel Makhachev vs McGregor
Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan antara McGregor dan Makhachev menjadi sumber perbincangan. Meski Makhachev adalah mantan pelatih McGregor, ia juga berada di jalur yang berbeda sebagai petarung. Kekalahan McGregor di UFC 329 tidak hanya memicu perasaan kecewa, tetapi juga memperkuat asumsi bahwa duel antara dua petarung ini bisa menjadi pertandingan penting di masa depan.
McGregor sempat menyatakan minat untuk berhadapan dengan Makhachev setelah kekalahan dari Holloway. Namun, keberhasilan Holloway memperlihatkan bahwa Makhachev mungkin masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan performa terbaiknya. Sementara itu, Khabib Nurmagomedov, pelatih yang pernah membesarkan McGregor, mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil ini. Ia mengatakan bahwa McGregor harus lebih fokus pada teknik dan strategi, bukan hanya kekuatan fisik.
Analisis Kekalahan dan Dampak pada Karier McGregor
Kekalahan McGregor di UFC 329 menimbulkan banyak pertanyaan mengenai masa depannya. Meski ia telah memenangkan gelar juara tiga kali, prestasi ini tidak lagi cukup untuk mempertahankan popularitasnya. Beberapa analis menilai bahwa McGregor perlu mengubah gaya pertarungan untuk menyesuaikan dengan lawan-lawan yang lebih tangguh, seperti Max Holloway. Ini juga menunjukkan bahwa era dominasi McGregor di kelas welter mulai berakhir.
Di sisi lain, keberhasilan Max Holloway memberi dorongan besar untuk berlari ke puncak. Petarung asal Amerika ini telah menunjukkan konsistensi dan kematangan di ring, yang membuatnya menjadi ancaman serius bagi para juara. Namun, kemenangan ini tidak menjamin gelar juara permanen, karena kompetisi di UFC terus berubah dan ada banyak petarung lain yang ingin meraih gelar tersebut.
Dengan kekalahan ini, McGregor juga kehilangan momentum untuk menantang gelar juara kelas welter. Namun, keberhasilan Makhachev dalam mengkritik hasil tersebut menunjukkan bahwa ia tetap aktif dalam dunia MMA, bahkan setelah pensiun dari pertarungan. Ucapan Makhachev menjadi sinyal bahwa ia masih memiliki peran penting dalam membangun kariernya dan mengkritik para pesaing.
