Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

Important Visit: Jelang Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Infrastruktur Mulai Diperbaiki

Charles Williams - beritanara.com 3 mins baca

Jelang Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Infrastruktur Mulai Diperbaiki Important Visit - Pemerintah Kota Bandung tengah mempercepat upaya perbaikan

Important Visit: Jelang Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Infrastruktur Mulai Diperbaiki

Jelang Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Infrastruktur Mulai Diperbaiki

Important Visit – Pemerintah Kota Bandung tengah mempercepat upaya perbaikan infrastruktur untuk mendukung reaktivasi Bandara Husein Sastranegara yang akan kembali beroperasi pada 17 September 2026. Proses ini menjadi fokus utama dalam kunjungan penting yang dilakukan oleh pejabat terkait, sebagai bagian dari persiapan menuju pengaktifan bandara tersebut. Peningkatan kualitas fasilitas jalan, drainase, dan pencahayaan di sekitar bandara diharapkan bisa memperkuat konektivitas dan kelancaran aktivitas pariwisata serta transportasi di wilayah Bandung.

Persiapan Infrastruktur Sebelum Pemulihan Operasional

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, mengungkapkan bahwa reaktivasi bandara merupakan salah satu prioritas pemerintah, sehingga pekerjaan perbaikan infrastruktur dilakukan secara bertahap. “Pemerintah Kota Bandung terus berupaya mengoptimalkan infrastruktur di sekitar bandara agar bisa menunjang operasional yang akan dimulai pada 17 September 2026,” jelasnya, Jumat (3/7/2026). Dalam kunjungan ini, pihaknya juga meninjau langsung beberapa titik kritis yang akan menjadi fokus perbaikan.

Proyek perbaikan mencakup peningkatan akses utama dari Jalan Pajajaran ke bandara, termasuk pengaspalan jalan baru serta normalisasi saluran drainase. Tim teknis juga sedang membersihkan sedimen di berbagai titik saluran air untuk menghindari genangan selama musim hujan. Selain itu, penataan taman dan pencahayaan jalan menuju bandara dilakukan guna meningkatkan kenyamanan pengguna jasa. Rizki menekankan bahwa semua perbaikan ini dilakukan secara konsisten sejak awal persiapan reaktivasi.

“Kami berupaya menjaga kondisi infrastruktur agar selalu siap digunakan. Ini adalah bagian dari strategi penting untuk memastikan bandara Husein Sastranegara bisa berfungsi maksimal,” tambah Rizki.

Progres Pekerjaan dan Target Pemulihan

Kunjungan Important Visit ini juga menjadi momen untuk mengevaluasi progres proyek hingga saat ini. Pihak Angkasa Pura, yang ditugaskan mengelola bandara, telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan semua persiapan berjalan lancar. Dalam penerapan reaktivasi, prioritas utama diberikan pada akses jalan utama, dengan beberapa bagian di sekitar bandara telah selesai diperbaiki. Tahap selanjutnya melibatkan peningkatan fasilitas pendukung seperti pencahayaan, taman, dan lingkungan sekitar bandara.

Menurut Rizki, progres pekerjaan telah mencapai 80 persen pada proyek jalur utama, dengan dana sekitar 50 miliar rupiah dialokasikan untuk mempercepat proses ini. “Jalur utama ke bandara akan menjadi lebih aman dan efisien, sehingga masyarakat maupun wisatawan bisa lebih nyaman saat beraktivitas,” katanya. Pemulihan operasional bandara diperkirakan akan memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Bandung, yang mana infrastruktur yang memadai adalah kunci utamanya.

Adapun reaktivasi bandara sendiri akan dimulai dengan pembersihan dan perbaikan seluruh fasilitas di dalam bandara, termasuk terminal penumpang, landasan pacu, dan sistem navigasi. Selama kunjungan, Rizki menyatakan bahwa pemerintah akan terus mengawasi pekerjaan hingga 17 September 2026, dengan memastikan kualitas dan keselamatan di setiap tahap. “Kami berharap, infrastruktur yang diperbaiki ini bisa menjadi basis pembangunan jangka panjang untuk kota Bandung,” imbuhnya.

Dengan perbaikan infrastruktur yang dilakukan, Bandara Husein Sastranegara diharapkan bisa kembali menjadi pusat penerbangan utama di Jawa Barat. Selain meningkatkan aksesibilitas, kualitas jalan dan drainase yang optimal juga bisa mengurangi risiko banjir dan kemacetan di sekitar area bandara. Proyek ini tidak hanya berdampak pada pengguna jasa bandara, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar melalui peningkatan fasilitas umum dan lingkungan yang lebih terorganisir.

Sebagai bagian dari Important Visit, pemerintah Kota Bandung juga menyoroti peran Angkasa Pura dalam menyelesaikan proyek ini. Rizki menyampaikan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan Angkasa Pura sangat berperan dalam mempercepat pekerjaan. “Kami berterima kasih atas dukungan Angkasa Pura yang berkomitmen untuk menjaga kualitas infrastruktur bandara,” tuturnya. Pemerintah daerah akan terus memberikan bantuan teknis dan finansial untuk memastikan reaktivasi bandara berjalan sesuai target.

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara tidak hanya merupakan bagian dari strategi pengembangan Bandung, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi udara. Dengan mengoptimalkan infrastruktur di sekitar bandara, kota Bandung berharap bisa menjadi destinasi yang lebih mudah dijangkau dan lebih ramah. Selain itu, peningkatan akses utama juga diharapkan bisa mendorong pertumbuhan usaha lokal serta keberlanjutan industri pariwisata di wilayah tersebut.

Ikut berdiskusi