Skip to content
Fresh Desk
Agustus 7, 2026
Nasional

IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia Bergerak Variatif sementara Wall Street Melemah

Joseph Rodriguez - beritanara.com 3 mins baca

IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia menunjukkan sentimen positif yang kuat pada pembukaan perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil

IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia Bergerak Variatif sementara Wall Street Melemah

IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia Bergerak Variatif

Beritanara.com – IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia menunjukkan sentimen positif yang kuat pada pembukaan perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 8 poin atau setara dengan 0,14 persen, menyentuh level 6.352. Kondisi optimis ini terjadi pada sesi pembukaan perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026, yang menandai awal minggu perdagangan yang menjanjikan bagi investor domestik.

Fanny Suherman, yang menjabat sebagai Head of Retail Research Analyst, menyampaikan pandangannya mengenai pergerakan IHSG. Ia meyakini bahwa indeks tersebut memiliki potensi untuk terus menguat dalam sesi perdagangan hari ini, didorong oleh berbagai faktor fundamental dan teknikal yang mendukung.

“IHSG berpotensi bergerak kembali menguat hari ini,” kata Fanny dalam riset hariannya, Jumat, 7 Agustus 2026.

Performa Bursa Asia yang Bervariasi

Perdagangan pada hari Kamis kemarin menunjukkan pergerakan yang beragam di berbagai negara Asia. Faktor pendorong utamanya adalah rally yang dipimpin oleh saham-saham teknologi kecerdasan buatan (AI). Selain itu, investor juga fokus pada perkembangan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran yang memberikan sentimen positif bagi pasar regional.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 mengalami penurunan sebesar 0,93 persen. Pelemahan ini didorong oleh kinerja saham sektor teknologi yang kurang optimal. Sebaliknya, indeks Topix berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 0,24 persen. Sementara itu, pasar Korea Selatan menunjukkan perbedaan signifikan antara dua indeks utamanya. Indeks KOSPI turun cukup dalam sebesar 4,58 persen, sedangkan KOSDAQ justru menguat tipis sebesar 0,26 persen.

Pergerakan negatif di Seoul terutama disebabkan oleh penurunan tajam pada saham-saham teknologi besar. Samsung Electronics turun 6,3 persen, sementara SK Hynix mengalami anjolan lebih dalam hingga 10,4 persen. Di Tokyo, Kioxia juga mencatat penurunan 10,2 persen, dan Tokyo Electron melemah 5,5 persen. Data ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi di sektor teknologi Asia.

Di kawasan lain, Hang Seng Hong Kong turun 1,49 persen, dan Taiex Taiwan melemah 0,48 persen. Namun, ASX 200 Australia berhasil menutup dengan kenaikan 0,47 persen. Pergerakan yang bervariasi ini mencerminkan ketidakpastian pasar global yang masih berlanjut.

Faktor Pendukung dan Proyeksi IHSG

Selain dinamika pasar regional, sentimen positif juga datang dari kabar mengenai usulan kesepakatan antara Iran dan Oman. Proposal ini bertujuan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lima bulan antara AS dan Iran. Menurut sumber Reuters, kesepakatan tersebut akan memberikan Iran kendali atas kapal-kapal yang memasuki Teluk Persia melalui Selat Hormuz. Hal ini diharapkan dapat menstabilkan harga minyak dan memberikan dampak positif bagi pasar saham global.

Mengenai proyeksi teknis IHSG, Fanny memberikan gambaran mengenai level-level kunci. Ia menyebutkan bahwa support IHSG berada di level 6.300-6.320 sementara resist IHSG di rentang 6.380-6.420. Level-level ini menjadi acuan penting bagi para trader dalam menentukan strategi entry dan exit position mereka.

Wall Street Menutup Lebih Lemah

Sebelumnya, Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis kemarin. Penurunan ini menghentikan rally yang mengantarkan indeks utama mencetak rekor tertinggi pada awal pekan. Investor mencermati gelombang terbaru laporan keuangan emiten, sekaligus memantau perkembangan pembicaraan damai antara AS dan Iran. Sentimen positif didorong musim laporan keuangan yang solid, sehingga meredakan kekhawatiran atas besarnya belanja perusahaan untuk pengembangan AI serta meningkatnya optimisme terhadap peluang berakhirnya konflik Iran.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,85 persen, S&P 500 terkoreksi 0,18 persen, dan Nasdaq Composite melemah tipis 0,06 persen. Meskipun terjadi penurunan, pasar menunjukkan ketahanan yang cukup baik mengingat kondisi makroekonomi global yang masih belum pasti.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang IHSG

Apa yang menyebabkan IHSG dibuka menghijau hari ini? IHSG dibuka menghijau karena sentimen positif dari pasar Asia dan Wall Street, serta dukungan dari perkembangan negosiasi damai AS-Iran yang memberikan kepastian bagi investor.

Berapa level support dan resist IHSG saat ini? Berdasarkan analisis teknikal, support IHSG berada di level 6.300-6.320 sementara resist IHSG di rentang 6.380-6.420.

Bagaimana performa bursa Asia hari ini? Bursa Asia bergerak bervariasi dengan Jepang dan Korea Selatan mengalami penurunan, sementara Australia mencatatkan kenaikan positif.

Apa faktor utama yang mempengaruhi pergerakan IHSG? Faktor utama meliputi sentimen global, laporan keuangan emiten, perkembangan geopolitik, dan pergerakan saham teknologi yang menjadi pendorong utama pasar.

Kapan IHSG akan ditutup perdagangan hari ini? IHSG ditutup perdagangan pada pukul 16.00 WIB, sesuai dengan jadwal normal bursa efek Indonesia.

Ikut berdiskusi