Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

Facing Challenges: Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Pabrik Vape Ganja di Bali, Omzet Tembus Rp300 Miliar

Michael Johnson - beritanara.com 3 mins baca

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Pabrik Vape Ganja di Bali, Omzet Tembus Rp300 Miliar Facing Challenges - Dalam menghadapi tantangan penyebaran narkoba

Facing Challenges: Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Pabrik Vape Ganja di Bali, Omzet Tembus Rp300 Miliar

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Pabrik Vape Ganja di Bali, Omzet Tembus Rp300 Miliar

Facing Challenges – Dalam menghadapi tantangan penyebaran narkoba di Indonesia, Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil mengungkap pabrik vape ganja yang beroperasi di Bali. Operasi ini menangkap tiga warga negara asing, termasuk dua pendatang dari Tunisia dan satu dari Amerika Serikat, yang terlibat dalam produksi cairan vape berisi THC. Tantangan utama dalam penindakan ini adalah mengidentifikasi jaringan tersembunyi yang mampu menghasilkan omzet hingga Rp300 miliar per bulan.

Pengungkapan di Bali dan Bandara

Penggerebekan terhadap pabrik vape ganja di Bali dimulai setelah polisi menangkap seorang pria asal Amerika Serikat di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada 20 April 2026. Pria tersebut menjadi kunci untuk mengungkap operasi produksi yang tersembunyi di sebuah vila di Kecamatan Badung, Bali. Lokasi ini dijadikan tempat produksi dan penyimpanan cairan THC, yang kemudian dikemas menjadi cartridge vape siap dipakai. Polri mengungkap bahwa penanganan ini dilakukan setelah menemukan bukti kuat terkait aktivitas ilegal yang berlangsung secara teratur.

“Menghadapi tantangan penyebaran narkoba melalui jalur modern seperti vape, Polri terus berupaya mengungkap jaringan internasional yang mengandalkan teknologi digital untuk memperluas pasar,” ungkap Kombes Pol. Wisnu Wardana, Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, dalam pernyataan resmi Minggu (5/7).

Barang Bukti dan Proses Produksi

Dalam penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 2.134 gram cairan THC, 18 unit cartridge vape, serta ratusan gram ganja, MDMA, LSD, dan pil ekstasi. Alat laboratorium seperti gelas pengukur, kompor portabel, dan pelarut gliserin juga ditemukan, yang menunjukkan skala produksi besar. Proses produksi ini dilakukan oleh tersangka BSM sejak Agustus 2023, dengan metode yang canggih untuk mempercepat pemrosesan bahan aktif ganja.

Produksi cartridge vape ganja diatur secara sistematis, dimulai dari pengumpulan bahan baku hingga pemasangan pada perangkat elektronik. Sistem pembayaran menggunakan transfer bank dan kripto memungkinkan jaringan ini menghindari kecurigaan, sementara pengiriman bergantung pada ojek daring dengan metode tempel dan pemetaan lokasi untuk meminimalkan risiko tertangkap.

Struktur Jaringan dan Penindakan Lanjutan

Jaringan narkoba ini memiliki struktur hierarkis yang ketat. Tersangka GNH berperan sebagai bandar utama, sementara AEP bertugas mengantarkan barang ke wilayah Bali. Polresta Bandara Soekarno-Hatta masih mencari SR, yang diperkirakan sebagai supplier bahan baku ganja dan MDMA. Tantangan lainnya adalah mengamankan semua anggota jaringan sebelum mereka menghilangkan jejak atau mengubah metode distribusi.

“Menghadapi tantangan yang semakin rumit, Polri tetap berkomitmen untuk menghentikan operasi produksi narkoba yang merusak kesehatan masyarakat dan ekonomi daerah,” tambah Wisnu Wardana.

Pengaruh dan Tanggung Jawab Pemerintah

Kasus ini menunjukkan betapa kompleksnya peran narkoba dalam kehidupan sosial dan ekonomi Bali. Pabrik vape ganja yang beroperasi di bawah naungan jaringan internasional ini memperlihatkan adanya kolaborasi antara penjual lokal dan pelaku kejahatan asing. Pemerintah daerah dan lembaga seperti Bea Cukai diharapkan terus meningkatkan koordinasi untuk mengatasi tantangan ini secara menyeluruh.

Menurut data yang diterima, penggunaan vape ganja semakin marak di kalangan remaja dan dewasa muda, dengan penjualan melalui media sosial yang mempercepat penyebaran. Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengatakan bahwa penegakan hukum dalam menghadapi tantangan ini memerlukan kebijakan yang lebih ketat untuk menekan permintaan dan penawaran narkoba di berbagai platform digital.

Langkah Ke depan dan Harapan Masyarakat

Dengan menghadapi tantangan dalam menindak narkoba, Polresta Bandara Soekarno-Hatta berharap kasus ini menjadi contoh bagus dalam pemberantasan jaringan kejahatan yang menguntungkan secara finansial. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap produk vape yang tidak terdaftar, serta melaporkan kegiatan mencurigakan kepada instansi terkait. Peningkatan edukasi tentang bahaya ganja juga dianggap penting untuk memutus rantai konsumsi.

Ikut berdiskusi