Skip to content
Fresh Desk
Agustus 3, 2026
Nasional

Announced: Fakta Terbaru Operasi Narkoba di Kalteng, Satu Lagi Polisi Ditemukan Gugur Usai Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Robert Williams - beritanara.com 3 mins baca

Announced: Fakta Terbaru Operasi Narkoba di Kalteng, Satu Lagi Polisi Ditemukan Gugur Usai Gerebek Bandar Sabu di Katingan Announced - Operasi anti-narkoba di

Announced: Fakta Terbaru Operasi Narkoba di Kalteng, Satu Lagi Polisi Ditemukan Gugur Usai Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Announced: Fakta Terbaru Operasi Narkoba di Kalteng, Satu Lagi Polisi Ditemukan Gugur Usai Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Announced – Operasi anti-narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, semakin memperlihatkan intensitas tindakan keras dalam pemberantasan narkoba. Anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aiptu Sumaryanto, menjadi korban keempat dalam operasi ini setelah ditemukan tewas usai menggerebek bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Rabu (1/7/2026). Peristiwa ini menambah daftar polisi yang gugur selama aksi penyergapan, menunjukkan komitmen tinggi para petugas dalam mengungkap jaringan peredaran gelap narkoba.

Perkembangan Operasi dan Pencarian

Announced – Operasi yang dimulai pada Rabu malam (1/7/2026) tersebut berlangsung sengit, dengan dua tim yang diterjunkan untuk menggeledah lokasi. Para petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti narkoba, namun satu anggota tim, Aiptu Sumaryanto, tidak kembali ke posisi awalnya setelah operasi selesai. Sejak pagi hari Minggu (5/7/2026), tim pencarian dari Polda Kalteng, Polairud, Kodim 1019/Katingan, Basarnas, serta warga setempat bergerak intensif untuk menemukan jenazah.

Announced – Upaya pencarian mencakup tiga perahu karet dan delapan kapal kecil yang menyusuri aliran Sungai Katingan. Wilayah operasi diperluas hingga ke hutan tepi sungai dan Pasar Desa Samba, Kecamatan Katingan Tengah. Dua hari setelah operasi, jenazah Aiptu Sumaryanto ditemukan di Sungai Desa Rantau Asem, sekitar 4 km dari lokasi utama. Proses identifikasi dan evakuasi berlangsung cepat, dengan tim medis langsung menerima mayat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penyergapan dan Penemuan Barang Bukti

Announced – Operasi di Desa Tumbang Kalemei dimulai setelah menerima informasi dari masyarakat tentang keberadaan bandar sabu berinisial BIO, yang merupakan residivis narkotika. Dalam penyergapan, polisi berhasil mengamankan sejumlah besar sabu dan peralatan transaksi. Namun, selama aksi, Aiptu Sumaryanto mengalami kecelakaan saat mengejar tersangka, sehingga hilang dari pandangan dan memicu upaya pencarian berkelanjutan.

Announced – Mayat Aiptu Sumaryanto ditemukan oleh Babinsa Rantau Asem, Kopda Imam, pada pukul 08.42 WIB. Lokasi penemuan, yang terletak di daerah terpencil, membutuhkan tim penyelamat menggunakan perahu karet untuk mengakses area. Setelah identifikasi, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Palangkaraya dalam ambulans untuk pemeriksaan medis, seperti yang dijelaskan oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Eko Hadi Santoso.

Announced – Operasi ini adalah bagian dari upaya lebih luas pemerintah daerah untuk memberantas narkoba di Kalteng. Kepolisian telah memperketat pengawasan terhadap jaringan peredaran gelap, terutama di wilayah perbatasan dan hutan. Aiptu Sumaryanto menjadi korban keempat dalam operasi tersebut, yang menunjukkan risiko tinggi dalam tugas penindakan narkoba. Menurut sumber di lapangan, operasi ini juga berhasil mengungkap sejumlah informasi penting tentang operasi teroris yang terkait dengan peredaran narkoba.

Pengakuan dan Kesedihan dari Pihak Kepolisian

Announced – Dalam pernyataan tertulis, Eko Hadi Santoso mengungkapkan kekecewaan dan kesedihan atas gugurnya Aiptu Sumaryanto. “Announced – Ini adalah pengorbanan besar yang harus diterima oleh petugas keamanan dalam menjalankan tugas mereka,” kata Eko. Penemuan jenazah menjadi bukti nyata bahwa operasi anti-narkoba di Kalteng tidak hanya mengandalkan keberhasilan penangkapan, tetapi juga risiko nyawa para penyidik.

Announced – Kejadian ini memicu respons cepat dari pihak berwajib, dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi tim dan penyelidikan lebih lanjut terhadap sebab kematian Aiptu Sumaryanto. Sementara itu, masyarakat setempat mengecam tindakan peredaran narkoba yang telah merugikan kehidupan mereka. “Announced – Kami berharap operasi ini menjadi contoh bagaimana narkoba harus dibersihkan dari wilayah kami,” ungkap warga Desa Tumbang Kalemei.

Announced – Pemerintah daerah dan kepolisian berkomitmen untuk terus menggencarkan operasi anti-narkoba, meskipun beberapa personel terlibat korban. Dengan penemuan jenazah Aiptu Sumaryanto, operasi ini menegaskan bahwa pemberantasan narkoba di Kalteng tetap berjalan meski membutuhkan pengorbanan. Langkah-langkah lebih lanjut, seperti peningkatan persenjataan dan pelatihan penyelamatan, dijanjikan untuk meminimalkan risiko serupa di masa depan.

Ikut berdiskusi