Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Jateng

PIT HPII 2026 Dorong Penguatan Informatika Keperawatan dan Kesiapan Perawat di Era AI

Matthew Thomas - beritanara.com 3 mins baca

Pada 14–15 Agustus 2026, Gadjah Mada University Club (UC) Hotel Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta menjadi tuan rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) HPII

PIT HPII 2026: Perawat Indonesia Bersiap Hadapi Revolusi Kecerdasan Buatan di Sektor Kesehatan

Beritanara.com – Pada 14–15 Agustus 2026, Gadjah Mada University Club (UC) Hotel Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta menjadi tuan rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) HPII 2026. Acara ini diinisiasi oleh Himpunan Perawat Informatika Indonesia (HPII) dengan tujuan memperkuat kapasitas, mendorong inovasi, serta menegaskan posisi strategis tenaga keperawatan di tengah gelombang transformasi digital yang tengah mengubah lanskap layanan kesehatan.

Skala Partisipasi dan Kehadiran Pemangku Kepentingan

Konferensi bertajuk “AI-Driven Nursing: Transformasi Digital untuk Keselamatan Pasien dan Ketahanan Sistem Kesehatan Nasional” menarik kurang lebih 200 delegasi yang tersebar dari 20 provinsi di seluruh Indonesia. Di antara wilayah pengirim peserta tercatat Riau, Bali, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Barat.

Beberapa pejabat kesehatan juga hadir langsung di lokasi. Agus Priyanto, SKM, M.Kes., selaku Kabid SDMK Dinas Kesehatan DIY, hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan DIY. Turut mendampingi acara tersebut dr. Lana Unwanah, MKM, yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Ruang Lingkup Diskusi dan Format Kegiatan

Forum ini mempertemukan spektrum pelaku yang luas—perawat, akademisi, mahasiswa, praktisi informatika kesehatan, pengelola fasilitas layanan, perwakilan pemerintah, hingga inovator teknologi medis. Agenda pembahasan mencakup perkembangan kecerdasan buatan, implementasi SATUSEHAT, rekam medis elektronik, interoperabilitas sistem, keamanan data, integrasi perangkat medis, serta penguatan kompetensi digital tenaga keperawatan.

Dari sisi format, rangkaian acara mencakup seminar ilmiah, pameran dan presentasi inovasi, kunjungan ke rumah sakit, talkshow, serta workshop tematik yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung.

“Caring Tetap Harus Dijaga”

Dalam sesi pembukaan, Dr. Harif Fadhillah, S.Kp., S.H., M.Kep., M.H., Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI), menyampaikan pesan inti yang menjadi landasan filosofis seluruh kegiatan:

“Teknologi memang harus kita gunakan, tetapi dalam menggunakan teknologi, caring tetap harus kita jaga.”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa adopsi teknologi digital dan nilai-nilai fundamental profesi keperawatan bukanlah dua kutub yang saling bertentangan. Alat-alat teknologi dapat memperluas jangkauan, meningkatkan keamanan, serta menaikkan mutu layanan, sementara esensi caring tetap melekat sebagai inti tak terpisahkan dari setiap tindakan keperawatan.

Kesiapan Perawat sebagai Fokus Utama

Sejalan dengan pesan pembuka tersebut, PIT HPII 2026 menempatkan kesiapan perawat menghadapi percepatan teknologi sebagai salah satu prioritas sentral. Ekspektasi yang diletakkan pada tenaga keperawatan tidak berhenti pada kemampuan mengoperasikan perangkat semata. Mereka dituntut pula memahami arsitektur data, logika sistem informasi, mekanisme implementasi, serta implikasi seluruhnya terhadap praktik klinis dan keselamatan pasien.

Frequently Asked Questions

What is PIT HPII 2026 Dorong Penguatan Informatika?

PIT HPII 2026 Dorong Penguatan Informatika is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does PIT HPII 2026 Dorong Penguatan Informatika matter?

PIT HPII 2026 Dorong Penguatan Informatika matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Ikut berdiskusi