Dedi Mulyadi Tanggapi Video Viral Ibu Pengidap Asma di RSUD Otista Soreang, Tegaskan Layanan Kesehatan Hak Semua Warga
Kasus yang mencuat di media sosial kembali menjadi sorotan publik. Dedi Mulyadi Tanggapi Video Viral yang menampilkan seorang ibu pengidap asma tampak tidak
Dedi Mulyadi Tanggapi Video Viral: Layanan Kesehatan Hak Semua Warga
Beritanara.com – Kasus yang mencuat di media sosial kembali menjadi sorotan publik. Dedi Mulyadi Tanggapi Video Viral yang menampilkan seorang ibu pengidap asma tampak tidak segera ditangani di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Otto Iskandar Dinata (Otista) Soreang, Kabupaten Bandung. Gubernur Jawa Barat ini memberikan respons cepat dengan menegaskan bahwa akses layanan kesehatan merupakan hak fundamental setiap warga negara tanpa terkecuali.
Rekaman video tersebut menunjukkan seorang wanita lanjut usia yang mengalami sesak napas akibat serangan asma. Ia terlihat menunggu di ruang tunggu IGD tanpa mendapat penanganan segera. Kondisi ini memicu kekhawatiran dan kritik dari masyarakat yang menilai pelayanan kesehatan di fasilitas tersebut belum optimal.
Detail Kejadian dan Respons Pemerintah
Menurut informasi yang dihimpun dari akun Instagram resmi, peristiwa ini sebenarnya telah berlangsung sejak bulan Mei 2026. Namun, video yang mengabadikan momen tersebut baru viral beberapa waktu kemudian di berbagai platform media sosial. Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Dinas Kesehatan, segera melakukan investigasi dan tindak lanjut atas laporan yang diterima.
Dalam pernyataannya, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan Provinsi Jabar telah turun langsung ke lokasi untuk mengevaluasi situasi. Langkah-langkah korektif juga telah diambil untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Saya sampaikan bahwa peristiwa itu terjadi pada bulan Mei. Dinas Kesehatan Provinsi Jabar sudah turun langsung, kemudian melakukan teguran terhadap jajaran rumah sakit, dan direktur Rumah Sakit Otto Iskandar Kabupaten Bandung sudah berkunjung ke pasiennya dan pasiennya sudah ditangani dengan baik,” ujar Dedi Mulyadi.
Komitmen Jaminan Kesehatan untuk Semua
Sebagai gubernur, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam pelayanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan medis, baik di rumah sakit negeri, pemerintah, maupun rumah sakit swasta. Status sosial maupun kondisi ekonomi tidak boleh menjadi hambatan dalam mengakses layanan kesehatan.
Dedi Mulyadi Tanggapi Video Viral dengan memberikan jaminan bahwa pemerintah provinsi akan hadir membantu masyarakat yang belum memiliki perlindungan jaminan kesehatan maupun kemampuan finansial. Program-program kesehatan yang telah ada akan terus diperkuat untuk menjangkau lebih banyak warga.
“Selanjutnya, peristiwa seperti ini tidak boleh terjadi lagi, karena setiap warga berhak mendapatkan layanan kesehatan di manapun dan dalam keadaan apa pun. Baik di rumah sakit negeri, pemerintah, atau rumah sakit swasta,” lanjutnya.
“Dan Pemprov Jabar bertanggung jawab terhadap layanan kesehatan warga Jawa Barat yang tidak memiliki akses terhadap BPJS dan tidak memiliki kemampuan ekonomi,” kata Dedi.
Evaluasi dan Perbaikan Berkelanjutan
Kasus ini menjadi momentum penting bagi seluruh fasilitas kesehatan di Jawa Barat untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Dedi berharap insiden tersebut menjadi bahan pembelajaran agar kualitas pelayanan terus meningkat. Komunikasi antara petugas kesehatan dan pasien juga perlu ditingkatkan untuk mencegah kesalahpahaman.
Ruang lingkup perbaikan tidak hanya terbatas pada RSUD Otista Soreang, tetapi juga mencakup seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan di wilayah Jawa Barat. Koordinasi antarinstansi akan diperkuat untuk memastikan respons yang cepat terhadap setiap keluhan masyarakat.
“Semoga ini menjadi pembelajaran penting, mari kita terus layani masyarakat dengan baik,” tuturnya.
Frequently Asked Questions
Kapan kejadian di RSUD Otista Soreang terjadi? Peristiwa tersebut berlangsung pada bulan Mei 2026, namun video yang menampilkan kejadian baru viral beberapa waktu kemudian.
Apa tindakan yang diambil pemerintah setelah video viral? Dinas Kesehatan Provinsi Jabar turun langsung ke lokasi, memberikan teguran kepada jajaran rumah sakit, dan direktur RSUD Otista mengunjungi pasien.
Apakah Pemprov Jabar menjamin layanan kesehatan bagi warga tanpa BPJS? Ya, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Pemprov Jabar bertanggung jawab terhadap layanan kesehatan warga Jawa Barat yang tidak memiliki akses terhadap BPJS dan tidak memiliki kemampuan ekonomi.
Di mana lokasi RSUD Otista Soreang? RSUD Otto Iskandar Dinata (Otista) Soreang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
