Skip to content
Fresh Desk
Agustus 7, 2026
Nasional

Awal Mula Temuan 995 Senjata Api di Bunker Sekolah Swasta, Dirut Perbakin Singgung Perselisihan Internal Yayasan

Michael Johnson - beritanara.com 3 mins baca

Awal Mula Temuan 995 Senjata Api di bunker sekolah swasta kembali menjadi sorotan publik setelah Direktur Utama PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia

Awal Mula Temuan 995 Senjata Api di Bunker Sekolah Swasta, Dirut Perbakin Singgung Perselisihan Internal Yayasan

Awal Mula Temuan 995 Senjata di Bunker Sekolah Swasta

Beritanara.com – Awal Mula Temuan 995 Senjata Api di bunker sekolah swasta kembali menjadi sorotan publik setelah Direktur Utama PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin), Alhadid Endar Putra, memberikan klarifikasi resmi. Temuan tersebut terjadi di kawasan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Perbakin menegaskan bahwa seluruh senjata api yang ditemukan merupakan aset legal milik perusahaan dengan izin resmi dari Polri.

Legalitas dan Izin Kepemilikan

Alhadid menjelaskan bahwa Surat Izin Nomor SI/5483-XII/2008 yang diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjadi bukti kuat legalitas kepemilikan 995 senjata api tersebut. Izin ini diterbitkan sejak tahun 2008 dan masih berlaku hingga saat ini. Menurut Alhadid, sebagian besar dari 995 senjata tersebut merupakan airsoft gun yang sudah tidak dapat digunakan untuk menembak. Banyak di antaranya berbentuk suku cadang atau spare parts yang disimpan sebagai koleksi.

Betul, milik Lokta dan legal. Namun, gudang kami di sana juga sudah dikuasai sejak bulan April oleh pihak-pihak yang tidak berhak tersebut dari N (pembina yayasan sekolah saat ini). Kami pun tidak boleh masuk, ujarnya kepada wartawan di Jakarta pada Kamis (6/8/2026).

Perselisihan Internal Yayasan

Perselisihan internal yayasan sekolah menjadi faktor utama dalam kasus ini. Untung Sangaji, yang mewakili pihak yayasan, meminta pengambilan barang pada akhir Juli 2026. Namun, saat staf Perbakin tiba di lokasi, ruangan telah dibuka dengan kehadiran anggota Polisi dan TNI. Situasi ini menunjukkan adanya konflik kepentingan dalam pengelolaan aset sekolah.

Barang-barang tersebut sebenarnya disiapkan untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak dan panahan yang telah direncanakan sejak tahun 2021. Alhadid juga membantah klaim bahwa airsoft gun ditemukan di ruangan mantan Ketua Yayasan IWD. Menurutnya, penyimpanan senjata dilakukan di gudang yang terpisah dari ruang kelas.

Sebanyak 995 senjata seluruhnya merupakan air soft yang sudah tidak dapat digunakan dan legal. Sebagian besar juga berbentuk suku cadang (spare parts), ucapnya.

Barang Tambahan Bukan Milik Perbakin

Di sisi lain, mengenai temuan tambahan berupa 215 tipe pistol, empat senapan kaliber 4,5 mm, narkoba, dan CD porno, Alhadid menegaskan bahwa barang-barang tersebut bukan milik perusahaannya. Polres Metro Jakarta Selatan telah membenarkan adanya temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang.

Gudang tempat penyimpanan senjata tersebut telah dikuasai pihak lain sejak April 2026, sehingga PT Lokta Karya Perbakin kehilangan akses ke lokasi penyimpanan. Perbakin kini sedang melakukan proses hukum untuk mendapatkan kembali akses ke gudang tersebut. Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena menyangkut keamanan dan legalitas penyimpanan senjata di area sekolah.

FAQ: Awal Mula Temuan 995 Senjata

Di mana lokasi bunker sekolah swasta yang ditemukan 995 senjata? Lokasi bunker berada di kawasan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Apakah 995 senjata api tersebut legal? Ya, seluruh senjata api memiliki Surat Izin Nomor SI/5483-XII/2008 dari Polri yang diterbitkan tahun 2008.

Siapa yang menguasai gudang sejak April 2026? Pihak yayasan sekolah yang diwakili oleh N, pembina yayasan saat ini, telah menguasai gudang sejak April 2026.

Apakah semua 995 senjata adalah airsoft gun? Sebagian besar merupakan airsoft gun yang sudah tidak dapat digunakan, dan banyak di antaranya berbentuk suku cadang.

Untuk apa senjata-senjata tersebut disimpan? Senjata-senjata tersebut disiapkan untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak dan panahan yang direncanakan sejak tahun 2021.

Ikut berdiskusi