Skip to content
Fresh Desk
Agustus 7, 2026
Jatim

Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim Tegaskan Gerakan Mandiri, Kawal Proses Hukum Kasus Pembacokan Anggota

Elizabeth Jones - beritanara.com 3 mins baca

Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim menegaskan posisi gerakan mandiri dalam mengawal proses hukum kasus pembacokan dua petugas keamanan Ambyar Super Club

Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim Tegaskan Gerakan Mandiri, Kawal Proses Hukum Kasus Pembacokan Anggota

PSHT Jatim Kawal Hukum Kasus Pembacokan

Beritanara.com – Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim menegaskan posisi gerakan mandiri dalam mengawal proses hukum kasus pembacokan dua petugas keamanan Ambyar Super Club Surabaya. Kasus yang terjadi pada Rabu, 29 Juli 2026 ini melibatkan oknum debt collector yang diduga melakukan serangan menggunakan senjata tajam. Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim kemudian mengambil inisiatif untuk memastikan keadilan bagi para korban.

Aksi damai pertama kali digelar di depan Markas Polrestabes Surabaya pada Jumat, 31 Juli 2026. Para anggota komunitas ini turun ke jalan untuk mendesak pihak berwenang agar mempercepat penanganan perkara. Tuntutan mereka sederhana namun tegas, yaitu pelaku harus segera diproses sesuai hukum yang berlaku.

Asal Mula Gerakan Spontan

Bondan, Koordinator Komunitas Arus Bawah PSHT, menjelaskan bahwa komunitas ini terbentuk secara spontan atas dasar solidaritas antar anggota. Ia menegaskan bahwa gerakan ini tidak berada di bawah garis komando pengurus pusat maupun cabang PSHT. Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim berdiri sebagai entitas independen yang mewakili suara anggota di lapisan bawah.

Arus Bawah PSHT adalah gerakan spontan dan mandiri yang lahir dari jiwa korsa serta solidaritas antarwarga. Kami bukan bagian dari pengurus cabang atau pusat. Ini murni gerakan akar rumput dari anggota di lapisan bawah.

Pernyataan Bondan disampaikan di Surabaya pada hari Selasa, 5 Agustus 2026. Ia menambahkan bahwa video viral yang beredar pada Senin, 27 Juli 2026 menjadi pemicu utama terbentuknya komunitas ini. Video tersebut memperlihatkan sekelompok orang yang diduga membawa senjata tajam di Jalan Teuku Umar, Surabaya.

Komunitas ini tidak mewakili pengurus cabang maupun pusat, serta tidak ada hubungan garis komando. Arus Bawah terbentuk dari kesamaan visi ribuan warga yang menuntut pelaku agar segera diproses hukum. Jadi, sama sekali tidak ada hubungannya dengan struktur kepengurusan.

Konsolidasi Tanpa Struktur Resmi

Taqim, tokoh Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim, menjelaskan bahwa aksi damai merupakan hasil penyerapan aspirasi anggota dari berbagai daerah di Jawa Timur. Konsolidasi dilakukan secara independen bersama Bondan, Irul, dan Bagus tanpa melibatkan struktur kepengurusan resmi PSHT. Pendekatan ini memastikan bahwa suara yang disampaikan benar-benar berasal dari akar rumput.

Ribuan warga yang turun aksi memiliki perasaan dan tujuan yang sama. Karena itu, jika tiba-tiba ada pihak tertentu yang muncul dan mencoba menjadikan komunitas ini sebagai alat untuk mencapai kepentingan pribadinya, tentu kami sangat marah.

Irul juga menyampaikan kritik serupa. Ia mengkritik pihak-pihak yang mengatasnamakan Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim meskipun tidak terlibat dalam proses konsolidasi maupun pelaksanaan aksi. Hal ini menunjukkan komitmen komunitas untuk menjaga integritas gerakan.

Harapan Proses Hukum yang Adil

Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim berharap proses hukum berjalan transparan dan adil bagi kedua belah pihak. Mereka tidak ingin ada intervensi dari pihak manapun yang dapat mengganggu jalannya penyelidikan. Komunitas ini juga terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepentingan sama.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus, pembaca dapat mengunjungi halaman berita Jatim di tvonenews.com. Komunitas ini juga berencana menggelar aksi lanjutan jika proses hukum tidak berjalan sesuai harapan.

FAQ: Pertanyaan Umum

Apa itu Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim? Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim adalah gerakan mandiri yang terbentuk secara spontan dari solidaritas anggota PSHT di Jawa Timur. Komunitas ini tidak berada di bawah struktur kepengurusan resmi.

Kapan kasus pembacokan terjadi? Kasus pembacokan dua petugas keamanan Ambyar Super Club Surabaya terjadi pada Rabu, 29 Juli 2026.

Siapa saja tokoh utama komunitas ini? Tokoh utama komunitas ini antara lain Bondan sebagai Koordinator, Taqim, Irul, dan Bagus yang terlibat dalam konsolidasi.

Apakah komunitas ini mewakili PSHT secara resmi? Tidak, Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim tidak mewakili pengurus cabang maupun pusat. Komunitas ini berdiri sebagai entitas independen.

Bagaimana cara mengikuti perkembangan kasus? Pembaca dapat mengikuti perkembangan kasus melalui media sosial komunitas atau mengunjungi halaman berita Jatim di tvonenews.com.

Ikut berdiskusi