Skip to content
Fresh Desk
Agustus 7, 2026
Yogyakarta

RSUP Dr Sardjito Ambil Sikap Tegas Usai Viral Cibiran Pasien BPJS, Dokter PPDS Elda Putri Ditarik dari Stase

Robert Williams - beritanara.com 3 mins baca

Kasus yang sempat viral di media sosial telah mendapatkan respons cepat dari RSUP Dr Sardjito. Rumah sakit tersebut RSUP Dr Sardjito Ambil Sikap dengan

RSUP Dr Sardjito Ambil Sikap Tegas Usai Viral Cibiran Pasien BPJS, Dokter PPDS Elda Putri Ditarik dari Stase

RSUP Dr Sardjito Ambil Sikap Tegas Soal Kasus Viral

Beritanara.com – Kasus yang sempat viral di media sosial telah mendapatkan respons cepat dari RSUP Dr Sardjito. Rumah sakit tersebut RSUP Dr Sardjito Ambil Sikap dengan mengambil langkah konkret setelah beredar unggahan yang diduga mengandung ejekan terhadap pasien ber-BPJS Kesehatan. Dokter PPDS Elda Putri Rahardini menjadi pusat perhatian dalam kasus ini.

Banu Hermawan, Manager Hukum dan Humas RSUP dr Sardjito, memberikan klarifikasi resmi mengenai status dokter Elda Putri. Ia menjelaskan bahwa Elda Putri bukanlah pegawai organik rumah sakit, melainkan dokter Progran Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang sedang menempuh pendidikan di institusi tersebut.

Keputusan Penghentian Aktivitas Stase

Sebagai respons langsung terhadap insiden ini, manajemen rumah sakit memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas stase dokter Elda Putri. Penghentian ini berlaku efektif mulai hari ini hingga proses penelusuran dan pembinaan selesai dilaksanakan sepenuhnya. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa dokter yang bersangkutan tidak berinteraksi dengan pasien selama masa investigasi.

“Yang bersangkutan ini PPDS, bukan pegawai organik di Sardjito. Mulai hari ini tadi, (RSUP Dr Sardjito) meminta yang bersangkutan (Dokter Elda Putri) untuk tidak stase di Sardjito. Tidak stase itu artinya tidak ada di lingkungan Sardjito,” tegas Banu saat dihubungi, Rabu (5/8/2026).

Banu juga menambahkan informasi penting bahwa pasien yang menjadi objek unggahan viral tersebut bukanlah pasien yang sedang menjalani perawatan di RSUP Dr Sardjito. Tim rumah sakit telah melakukan pelacakan menyeluruh dan memastikan fakta tersebut dengan akurat.

“Kita sudah lakukan pelacakan ternyata pasien tersebut bukan pasien di RSUP Dr Sardjito,” ucap Banu.

Pengembalian ke Kampus dan Pembinaan Lanjutan

Manajemen RSUP Dr Sardjito mengaku terkejut dengan adanya komentar negatif dalam unggahan tersebut. Mengingat dokter Elda Putri berasal dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM, maka rumah sakit mengembalikan statusnya kepada pihak kampus untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.

RSUP Dr Sardjito bersama FKKMK UGM akan segera mengambil langkah-langkah pembinaan bagi dokter Elda Putri. Banu Hermawan menjelaskan bahwa satgas pendidikan bermartabat akan melakukan pembinaan lebih lanjut kepada yang bersangkutan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Latar Belakang Kasus Viral di Media Sosial

Kasus ini pertama kali mencuat melalui unggahan seorang pasien bernama Yurizal Tri Chaerawan. Postingan tersebut diluncurkan melalui akun Threads @yurizaltrich pada tanggal 22 Juli 2026. Dalam curhatnya, Yurizal menyampaikan bahwa ia telah menunggu selama delapan jam untuk mendapatkan giliran ruang perawatan.

Pasien tersebut sengaja tidak menyebutkan nama rumah sakit karena mengakses fasilitas kesehatan tersebut menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Alih-alih mendapat simpati, postingan pasien tersebut justru menuai komentar negatif dari beberapa warganet yang merupakan tenaga kesehatan. Salah satu komentator adalah dokter Elda Putri Rahardini yang menggunakan akun @erudarahadinii.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Kasus Ini

Apakah dokter Elda Putri masih berstatus sebagai PPDS? Ya, dokter Elda Putri masih berstatus sebagai PPDS dan sedang menempuh pendidikan spesialis di RSUP Dr Sardjito.

Apakah pasien yang dikomentari adalah pasien RSUP Dr Sardjito? Tidak, berdasarkan pelacakan yang dilakukan, pasien tersebut bukan pasien yang sedang menjalani perawatan di RSUP Dr Sardjito.

Berapa lama dokter Elda Putri akan dihentikan aktivitas stase? Penghentian aktivitas stase berlaku hingga proses penelusuran dan pembinaan selesai dilaksanakan sepenuhnya.

Siapa yang akan melakukan pembinaan terhadap dokter Elda Putri? RSUP Dr Sardjito bersama FKKMK UGM akan melakukan pembinaan melalui satgas pendidikan bermartabat.

Ikut berdiskusi