Skip to content
Fresh Desk
Agustus 5, 2026
Nasional

Pemerintah Genjot Jaringan Gas Rumah Tangga demi Pangkas Ketergantungan LPG

Michael Johnson - beritanara.com 3 mins baca

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah Genjot Jaringan Gas Rumah sebagai langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan nasional terhadap impor LPG. Program

Pemerintah Genjot Jaringan Gas Rumah Tangga demi Pangkas Ketergantungan LPG

Pemerintah Genjot Jaringan Gas Rumah untuk Transisi Energi Berkelanjutan

Beritanara.com – Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah Genjot Jaringan Gas Rumah sebagai langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan nasional terhadap impor LPG. Program pengembangan jaringan gas rumah tangga atau jargas ini menjadi prioritas utama pemerintah untuk menciptakan sistem energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

M. Qodari, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, menekankan bahwa program jargas bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Program ini merupakan solusi jangka panjang terhadap masalah struktural yang menyebabkan tingginya volume impor LPG di Indonesia. Keterbatasan produksi domestik menjadi faktor utama yang mendorong pemerintah untuk mengembangkan alternatif energi melalui jaringan gas bumi.

Defisit Produksi LPG Mencapai 70 Persen

Menurut data yang disampaikan Qodari, kebutuhan nasional akan LPG untuk keperluan memasak mencapai sekitar lima juta metrik ton per tahun. Namun, kapasitas produksi domestik saat ini baru mampu memenuhi sekitar 1,4 juta ton. Defisit ini menunjukkan bahwa sekitar 70 persen kebutuhan LPG masih harus dipenuhi melalui jalur impor dari luar negeri.

Teman-teman untuk diketahui bahwa kebutuhan gas kita untuk memasak itu satu tahun lima juta metrik ton, tetapi produksi dalam negeri adalah 1,4 juta ton ya kalau ini kita bicara LPG. Artinya, yang bisa diproduksi hanya sekitar 30 persen kurang, dan karena itu sisanya diimpor.

Ungkapan tersebut disampaikan Qodari dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Bakom, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/8/2026). Pernyataan ini menegaskan urgensi pengembangan jaringan gas rumah tangga sebagai solusi jangka panjang.

Keunggulan Gas Bumi Dibandingkan LPG

Qodari menjelaskan bahwa jaringan gas rumah tangga memanfaatkan gas bumi yang memiliki komposisi berbeda dari LPG. Jika LPG terdiri dari propana dan butana, maka jargas menggunakan gas bumi yang mengandung metana dan etana. Cadangan kedua komponen tersebut di Indonesia jauh lebih melimpah dibandingkan dengan sumber LPG.

Nah, LPG itu materinya berbeda dengan jargas, karena jargas ini adalah gas bumi. Gas bumi ini adalah metana dan etana, sementara LPG adalah propana dan butana.

Kondisi ini menjadi dasar kuat bagi pemerintah untuk mengalihkan penggunaan energi rumah tangga ke gas bumi. Mengingat ketersediaan sumber daya tersebut lebih besar di dalam negeri, transisi ke jargas dinilai lebih efisien dan berkelanjutan.

Memang ketersediaan dalam negeri kita, potensi alam kita itu untuk gas alam ya, metana dan etana ini jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan dengan LPG. Mungkin sekitar tiga per empat dari ketersediaan gas di Indonesia adalah kategori gas bumi atau metana dan etana, sehingga sebetulnya memang yang potensial itu adalah metana dan etana.

Meski demikian, Qodari mengakui bahwa pengembangan gas bumi masih menghadapi kendala utama pada aspek distribusi. Oleh karena itu, pembangunan jaringan gas menjadi instrumen krusial agar pasokan gas bumi dapat langsung diakses oleh masyarakat.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Jargas

Apa itu jaringan gas rumah tangga? Jaringan gas rumah tangga atau jargas adalah sistem distribusi gas bumi melalui pipa yang menghubungkan sumber gas langsung ke rumah-rumah penduduk.

Berapa persen kebutuhan LPG yang masih diimpor? Sekitar 70 persen kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi melalui impor karena produksi domestik hanya mampu memenuhi 1,4 juta ton dari total kebutuhan 5 juta ton per tahun.

Apakah jargas lebih murah daripada LPG? Secara jangka panjang, jargas dinilai lebih ekonomis karena memanfaatkan cadangan gas bumi yang melimpah di dalam negeri sehingga mengurangi ketergantungan pada impor LPG.

Di mana saja jargas sudah beroperasi? Saat ini jargas telah beroperasi di beberapa wilayah seperti Jakarta, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya dengan target perluasan ke seluruh Indonesia.

Berapa lama masa pakai pipa jargas? Pipa jargas umumnya memiliki masa pakai sekitar 25-30 tahun dengan perawatan rutin yang sesuai standar keamanan.

Ikut berdiskusi