Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Jateng

Ribuan Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting di Borobudur

Susan Moore - beritanara.com 3 mins baca

Ribuan umat Buddha dari berbagai penjuru Indonesia dan mancanegara hadir dalam acara Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) dan Asalha Mapuja 2570 BE/2026 yang

Ribuan Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting di Borobudur

Ribuan Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting di Borobudur

Beritanara.com – Ribuan umat Buddha dari berbagai penjuru Indonesia dan mancanegara hadir dalam acara Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) dan Asalha Mapuja 2570 BE/2026 yang diselenggarakan pada tanggal 24 hingga 26 Juli 2026. Acara bersejarah ini digelar di Taman Lumbini, kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sebagai salah satu kegiatan keagamaan Buddha terbesar di Indonesia, acara ini menarik perhatian banyak peserta yang ingin berpartisipasi dalam pembacaan Kitab Suci Tipitaka secara bersama-sama.

Makna Istimewa Peringatan 50 Tahun Sangha Theravada

Biksu Gutadhammo Mahatera, Ketua Umum Panitia ITC dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026, menyampaikan bahwa kegiatan berskala nasional ini memiliki makna yang sangat istimewa. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang pelestarian ajaran Buddha, tetapi juga memperkuat praktik Dhamma melalui pembacaan Kitab Suci Tipitaka secara kolektif. Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini menjadi momen bersejarah karena bertepatan dengan peringatan 50 tahun Sangha Theravada Indonesia atau yang dikenal sebagai Tahun Kencana.

“ITC dan Asalha Mahapuja tahun ini menjadi sangat istimewa karena bertepatan dengan setengah abad Sangha Theravada Indonesia. Antusiasme umat juga sangat tinggi, bahkan masih banyak yang ingin mendaftar, tetapi kapasitas tempat hanya mampu menampung 2.045 peserta,” ujarnya di Magelang, Jumat.

Ketua Panitia juga menyampaikan komposisi peserta yang beragam. Peserta terdiri atas para biksu dari dalam dan luar negeri, samanera, atthasilani, serta umat Buddha awam yang mengikuti pembacaan sutta-sutta dari Kitab Suci Tipitaka. Selain kegiatan membaca sutta, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai Majjhima Nikaya 71-80 yang disampaikan oleh para bhikkhu berkompeten di bidang pendidikan agama Buddha. Langkah edukatif ini dilakukan agar peserta tidak hanya membaca, tetapi juga memahami makna ajaran yang terkandung di dalamnya.

Indonesia Tipitaka Chanting sebagai Ruang Pembelajaran Dhamma

Biksu Gutadhammo Mahatera menegaskan bahwa Indonesia Tipitaka Chanting bukan sekadar agenda keagamaan tahunan, melainkan menjadi ruang pembelajaran dan praktik Dhamma secara nyata bagi umat Buddha dari berbagai wilayah. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi umat untuk memperdalam pemahaman ajaran Buddha melalui praktik langsung dan diskusi bersama para ahli agama.

Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama, Supriyadi, mengapresiasi konsistensi Sangha Theravada Indonesia yang terus menyelenggarakan Indonesia Tipitaka Chanting setiap tahun. Menurut beliau, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan ajaran Buddha di Indonesia. Ia menilai kualitas penyelenggaraan terus meningkat, baik dari sisi jumlah peserta, cakupan area, maupun substansi kegiatan yang disajikan.

“Yang terpenting bukan sekadar berkumpul, tetapi bagaimana peserta benar-benar mempraktikkan ajaran yang dipelajari. Membaca Tipitaka adalah proses belajar, sedangkan tujuan akhirnya adalah menjadikan nilai-nilai Dhamma sebagai kebiasaan dan karakter dalam kehidupan sehari-hari,” kata Dirjen Supriyadi.

Kehadiran ribuan umat Buddha dalam acara ini menunjukkan betapa pentingnya kegiatan keagamaan bagi komunitas Buddha di Indonesia. Indonesia Tipitaka Chanting menjadi bukti nyata bahwa ajaran Buddha tetap relevan dan terus berkembang di tengah masyarakat modern. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan Sangha, kegiatan ini diharapkan dapat terus berlangsung dan semakin berkembang di masa depan.

Acara ini juga menjadi momentum bagi umat Buddha untuk saling mempererat tali silaturahmi dan memperdalam pemahaman ajaran Buddha bersama-sama. Ribuan umat Buddha yang hadir membuktikan bahwa Indonesia Tipitaka Chanting telah menjadi salah satu kegiatan keagamaan yang paling ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Melalui kegiatan ini, umat Buddha dari berbagai latar belakang dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang ajaran Buddha.

Ikut berdiskusi