Skip to content
Fresh Desk
Agustus 2, 2026
Banten

Latest Program: Kampung Kota Keranggan Ditata, Pemkot Tangsel Bangun Jalan, Drainase, hingga PJU

Matthew Thomas - beritanara.com 3 mins baca

emkot Tangsel Revitalisasi Kampung Kota Keranggan Latest Program - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sedang melakukan revitalisasi kawasan Kampung

Latest Program: Kampung Kota Keranggan Ditata, Pemkot Tangsel Bangun Jalan, Drainase, hingga PJU

Latest Program: Pemkot Tangsel Revitalisasi Kampung Kota Keranggan

Latest Program – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sedang melakukan revitalisasi kawasan Kampung Kota di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu. Proyek ini mencakup pembangunan jalan, sistem drainase, serta penerangan jalan umum (PJU) sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan modern. Revitalisasi ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga sekitar sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan transisi antara desa dan kota.

Inspeksi Langsung untuk Pastikan Progres

Rabu (8/7/2026), Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan melakukan inspeksi langsung ke lokasi proyek. Bersama tim dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta), ia memastikan bahwa pekerjaan berjalan sesuai rencana dan jadwal yang ditetapkan. Inspeksi ini menjadi bagian dari strategi pengawasan ketat untuk memastikan kualitas hasil yang maksimal.

“Kampung Kota Keranggan merupakan salah satu kawasan yang masih memerlukan penyesuaian standar lingkungan. Dengan revitalisasi, kita ingin mengintegrasikan konsep permukiman modern ke dalam ruang terbuka yang ada,” jelas Pilar Saga Ichsan.

Proyek ini juga mencakup penataan ruang yang lebih terstruktur, mulai dari penggantian paving block lama di jalan lingkungan dengan desain tiga dimensi hingga pemasangan sistem drainase yang efisien. Hal ini diperlukan untuk mengatasi masalah banjir yang sering terjadi di area tersebut, terutama saat musim hujan.

Detil Infrastruktur yang Dibangun

Latest Program ini mengalokasikan sumber daya untuk menyelesaikan sejumlah elemen penting. Pembangunan jalan lingkungan menggunakan paving block akan mencakup luas sekitar 4 kilometer, sementara sistem drainase U-Ditch berukuran 30×30 dan 40×40 sentimeter akan diinstal untuk mengoptimalkan aliran air. Selain itu, dinding penahan tanah (DPT) juga akan dikerjakan untuk mencegah erosi dan menguatkan struktur tanah.

“Penerangan jalan umum berbasis tenaga surya menjadi bagian dari upaya kami menciptakan lingkungan yang ramah lingkungan serta meningkatkan kenyamanan warga,” tambah Pilar.

Program revitalisasi ini juga mencakup pembangunan pagar pengaman di titik rawan dan gapura sebagai simbol identitas kawasan. Langkah-langkah ini diharapkan mampu mengubah tampilan Kampung Kota Keranggan menjadi lebih rapi dan terpadu, sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan sekitar.

Pelaksanaan di Lima RW dan 12 RT

Pekerjaan revitalisasi ini akan menjangkau lima rukun warga (RW) dan 12 rukun tetangga (RT) di Kelurahan Keranggan. Sebelumnya, akses jalan utama ke kawasan tersebut telah diaspal, sehingga penekanan saat ini lebih pada penataan jalan internal dan peningkatan fasilitas umum. Langkah-langkah ini bertujuan memastikan semua warga mendapatkan manfaat dari peningkatan infrastruktur yang sedang dijalankan.

“Kami sudah memastikan kebutuhan material akan tiba dalam beberapa hari ke depan. Pekerjaan fisik akan dimulai bertahap agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari warga,” tutur Pilar.

Menurut rencana, proyek ini akan rampung pada Desember 2026. Pemkot Tangsel menyatakan bahwa progress konstruksi akan dipantau secara terus-menerus untuk memastikan kepatuhan terhadap standar kualitas. Selain itu, pemantauan ini juga bertujuan menyesuaikan kebutuhan warga dengan prioritas pengembangan kawasan.

Manfaat Revitalisasi untuk Masyarakat

Latest Program ini diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas hidup warga Kampung Kota Keranggan. Peningkatan jalan dan drainase akan mengurangi risiko banjir, sementara PJU berbasis tenaga surya akan menghemat energi serta mengurangi biaya operasional. Selain itu, penataan ruang akan membuka peluang pengembangan ekonomi lokal, seperti pengoperasian tempat usaha atau pusat kegiatan komunitas.

Revitalisasi kawasan juga menjadi langkah strategis untuk mengurangi kesenjangan antara desa dan kota. Dengan menyesuaikan lingkungan fisik, warga akan merasakan kemudahan akses ke fasilitas umum dan layanan publik. Pemkot Tangsel menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan inklusif.

Pelaksanaan Berkala serta Target Pemenuhan

Pekerjaan revitalisasi Kampung Kota Keranggan akan dilakukan secara bertahap, dengan perencanaan yang rinci. Setiap tahap akan diawasi untuk memastikan keberhasilan dalam pengelolaan dana serta kualitas konstruksi. Selain itu, pihak Pemkot Tangsel akan berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk mendapatkan masukan selama proses pelaksanaan.

“Kami yakin proyek ini akan berdampak positif dalam waktu dekat. Seluruh elemen infrastruktur akan dikerjakan secara menyeluruh untuk menciptakan kawasan yang lebih layak huni,” pungkas Pilar Saga Ichsan.

Kampung Kota Keranggan menjadi contoh nyata dari komitmen Pemkot Tangsel dalam membangun kota yang lebih modern dan inklusif. Dengan Latest Program ini, kawasan transisi antara desa dan kota akan terus diperbaiki, memberikan manfaat bagi warga sekaligus meningkatkan nilai estetika dan fungsionalitas ruang publik. Pemkot Tangsel juga berharap proyek ini menjadi inspirasi untuk kawasan lain di daerah tersebut.

Ikut berdiskusi