Latest Program: Gelar Panen Raya 25 Ribu Hektare, Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Latest Program: Gubernur Kalteng Tingkatkan Produksi Pangan dan Penguatan Ekonomi Latest Program - Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan
Latest Program: Gubernur Kalteng Tingkatkan Produksi Pangan dan Penguatan Ekonomi
Latest Program – Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan ketahanan pangan, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri acara panen raya yang digelar di 25.817 hektare lahan pertanian di Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini merupakan bagian dari Latest Program yang ditujukan untuk menjamin ketersediaan bahan pangan serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengembangan sektor pertanian. Dengan acara ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmen dalam memperkuat produksi pertanian sekaligus mendorong stabilitas ekonomi lokal.
Kemitraan Pemerintah dan Tokoh Loka
Panen raya yang dihadiri oleh Gubernur Agustiar Sabran di Kecamatan Bataguh, Desa Terusan Mulya, dilakukan bersama sejumlah tokoh penting, termasuk Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalimantan Tengah, Bupati Kapuas, serta jajaran Forkopimda. Selain mengapresiasi hasil pertanian yang berhasil, acara ini juga menjadi ajang komunikasi untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung Latest Program yang berfokus pada pertanian berkelanjutan. Kehadiran para pemangku kebijakan menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya membangun ekosistem yang mendukung pengembangan sektor pertanian.
Panen raya yang digelar di lahan seluas 25.817 hektare ini membawa dampak signifikan terhadap ketahanan pangan di Kalimantan Tengah. Hasil panen tersebut diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan pangan sejumlah ribuan keluarga sekaligus menambah pasokan untuk pasar regional. Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran mengatakan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan partisipasi aktif petani, pengusaha lokal, dan seluruh komponen masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi modern dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Peran TNI AD dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan
“Kodam XXII/Tambun Bungai akan terus mendukung Latest Program ini melalui program kerja bersama pemerintah daerah dan lembaga lainnya,” ungkap Mayjen TNI Zainul Arifin, yang turut hadir dalam acara tersebut.
Mayjen Zainul Arifin menekankan bahwa TNI AD memiliki peran strategis dalam membantu pengembangan sektor pertanian melalui kegiatan penanaman, pengawasan, dan pelatihan teknik pertanian kepada masyarakat. Ia menambahkan bahwa dukungan ini juga mencakup pengembangan infrastruktur dan distribusi hasil pertanian untuk memastikan ketersediaan pangan secara stabil. “Kita perlu menggandeng seluruh elemen masyarakat agar Latest Program ini berjalan optimal,” ujarnya.
Menurut Zainul Arifin, keberhasilan swasembada pangan tidak terlepas dari keberlanjutan program yang berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa TNI AD akan berupaya memastikan lahan pertanian tetap produktif dan berkualitas tinggi. Dukungan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan membangun ekonomi daerah yang berbasis pertanian. Dengan kolaborasi ini, diharapkan tercipta pangan yang lebih aman dan ekonomi yang lebih kuat.
Pengembangan Kawasan Wisata dan Ekonomi Lokal
Sebagai bagian dari Latest Program, Gubernur Agustiar Sabran juga meresmikan Kawasan Waterfront City Kapuas yang berada di tepian Sungai Kapuas. Kawasan ini dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi yang menggabungkan pertanian dengan pengembangan wisata dan perdagangan. Dengan aksesibilitas yang baik, kawasan ini diharapkan mampu menarik investasi serta meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.
Kawasan Waterfront City Kapuas akan menjadi contoh nyata integrasi pertanian dan pariwisata. Ia diperkirakan dapat menampung pengunjung dari berbagai wilayah dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal. Gubernur Sabran menegaskan bahwa kawasan ini bukan hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai pusat distribusi dan pemasaran produk pertanian daerah. “Kita ingin menciptakan ekosistem yang menggabungkan produksi, pemasaran, dan wisata, sehingga masyarakat dapat menikmati manfaat penuh dari Latest Program ini,” imbuhnya.
Dengan adanya kawasan ini, Pemerintah Kalimantan Tengah berharap mampu meningkatkan daya saing pertanian lokal. Selain itu, kawasan Waterfront City Kapuas juga diharapkan menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya, yang memperkuat kehidupan masyarakat sekaligus mendorong perekrutan tenaga kerja lokal. Gubernur menyampaikan bahwa program ini akan dilanjutkan dengan pengembangan lebih lanjut, termasuk penguatan pengelolaan lahan pertanian dan pengurangan risiko gagal panen melalui penerapan teknologi canggih.
Dalam Latest Program ini, Pemerintah Kalimantan Tengah juga memberikan bantuan keuangan kepada petani untuk memperkuat modal pengelolaan lahan. Bantuan tersebut diharapkan mampu memastikan petani tetap produktif meskipun menghadapi tantangan cuaca atau pasar. Selain itu, pemerintah juga menggalakkan program pelatihan dan pengawasan pertanian berkelanjutan, serta memastikan akses pangan yang merata bagi seluruh masyarakat.
