Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Yogyakarta

Lansia yang Hilang Selama 5 Hari di Hutan Pathuk Tritis Ditemukan Maninggal Dunia

Joseph Rodriguez - beritanara.com 3 mins baca

Kasus lansia yang hilang selama 5 hari di kawasan hutan akhirnya menemukan titik terang, meski dengan kabar yang menyedihkan. Tim SAR Gabungan berhasil

Lansia yang Hilang Selama 5 Hari di Hutan Pathuk Tritis Ditemukan Maninggal Dunia

Lansia Hilang 5 Hari di Hutan Pathuk Tritis Ditemukan Meninggal

Beritanara.com – Kasus lansia yang hilang selama 5 hari di kawasan hutan akhirnya menemukan titik terang, meski dengan kabar yang menyedihkan. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Gito Sahono Giman (68), seorang petani warga Tritis, Ngandong, Girikerto, Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam kondisi tidak bernyawa. Penemuan tersebut terjadi pada Rabu (19/8/2026) pukul 15.30 WIB, menandai berakhirnya operasi pencarian yang telah berjalan sejak Jumat (14/8/2026).

Jasad korban ditemukan pada koordinat -7°34’34.2″, 110°24’43.2″, berjarak sekitar 240 meter dari titik lokasi kejadian perkara (LKP) ke arah timur laut. Kondisi cuaca selama pelaksanaan operasi dilaporkan cerah, sehingga tidak menjadi hambatan bagi personel di lapangan.

Operasi Pencarian dan Strategi Penyisiran

Koordinator Unit Siaga SAR Sleman, Dhedi Prasetya, menjelaskan bahwa pada hari kelima operasi, jangkauan penyisiran diperluas secara signifikan. Personel Tim SAR Gabungan dibagi ke dalam enam Search and Rescue Unit (SRU), masing-masing bertugas menyisir area yang telah ditentukan. Area sasaran mencakup titik duga, kawasan ladang dan rumah korban, hingga sejumlah search area di dalam hutan Pathuk Tritis.

“Pada operasi SAR hari kelima ini, kami membagi tim menjadi enam SRU. Masing-masing SRU melakukan penyisiran di area yang sudah ditentukan, mulai dari titik duga, sekitar ladang dan rumah korban, hingga beberapa search area di kawasan hutan,” ujar Dhedi Prasetya.

Untuk memperkuat efektivitas pencarian, dua tim drone juga dikerahkan guna melakukan pemantauan dari udara. Pemantauan tersebut difokuskan pada titik-titik duga dan area pencarian yang telah ditetapkan sebelumnya oleh komando operasi, sehingga personel darat dapat memprioritaskan pengecekan pada lokasi yang paling memungkinkan.

Petunjuk Lapangan dan Proses Evakuasi

Salah satu petunjuk penting yang ditindaklanjuti tim di lapangan adalah keberadaan sejumlah besar lalat yang berterbangan di sekitar area LKP. Temuan visual tersebut kemudian dijadikan salah satu sasaran pengecekan oleh SRU terkait, mengingat dalam konteks pencarian korban, konsentrasi serangga sering kali mengindikasikan adanya perubahan kondisi lingkungan di suatu titik.

“Kami juga menindaklanjuti informasi dan temuan di lapangan yang mengarah pada adanya titik duga. Salah satunya berdasarkan banyaknya lalat yang berterbangan di sekitar lokasi. Tim kemudian melakukan pengecekan dan penyisiran secara terukur di area tersebut,” jelas Dhedi.

Setelah korban berhasil ditemukan, Tim SAR Gabungan segera melakukan evakuasi. Gito kemudian diserahkan kepada tim Inafis Polsek Turi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk penanganan serta pemeriksaan lebih lanjut. Dhedi menegaskan bahwa seluruh prosedur evakuasi berjalan sesuai standar operasional yang berlaku.

“Alhamdulillah, pada pukul 15.30 WIB korban berhasil ditemukan. Selanjutnya korban langsung kami evakuasi dan diserahkan ke tim Inafis Polsek Turi,” kata Dhedi.

Operasi SAR hari kelima di kawasan Hutan Pathuk Tritis, Ngandong, Girikerto, Turi, Sleman, melibatkan berbagai unsur Tim SAR Gabungan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan seluruh personel ditarik kembali ke markas masing-masing.

FAQ: Informasi Pencarian dan Penyelamatan

Apakah keluarga korban dapat menghubungi pihak berwenang untuk informasi lanjutan? Ya. Keluarga dapat menghubungi Polsek Turi atau Unit Siaga SAR Sleman untuk mendapatkan informasi terkait penanganan jenazah dan proses administrasi selanjutnya. Tim Inafis Polsek Turi yang menangani kasus ini dapat dihubungi melalui kantor setempat.

Berapa lama biasanya operasi pencarian SAR berlangsung sebelum korban ditemukan? Durasi pencarian bervariasi tergantung medan, cuaca, dan luas area. Dalam kasus ini, lansia yang hilang selama 5 hari baru ditemukan pada hari kelima operasi. Faktor medan hutan dan jarak dari titik terakhir terlihat sangat memengaruhi kecepatan penemuan.

Bagaimana masyarakat sekitar dapat membantu jika ada warga yang hilang di kawasan hutan? Segera laporkan ke pos SAR terdekat atau Polsek setempat dengan menyebutkan lokasi terakhir korban terlihat, ciri fisik, dan arah yang mungkin dituju. Semakin cepat laporan masuk, semakin besar peluang penemuan dalam kondisi selamat.

Ikut berdiskusi