Skip to content
Fresh Desk
Agustus 31, 2026
Nasional

Uji Forensik Sepasang Potongan Betis Korban Mutilasi Depok Dilakukan, Polisi: Ini Langkah Krusial

Charles Lopez - beritanara.com 2 mins baca

Dua fragmen tubuh berupa betis kanan dan kiri yang diduga berasal dari korban kasus mutilasi di Depok kini tengah menjalani pencocokan fisik serta pemeriksaan

Uji Forensik Sepasang Potongan Betis Korban Mutilasi Depok Dilakukan, Polisi: Ini Langkah Krusial

Polisi Lakukan Uji Forensik pada Dua Potongan Betis yang Diduga Milik Korban Mutilasi Depok

Beritanara.com – Dua fragmen tubuh berupa betis kanan dan kiri yang diduga berasal dari korban kasus mutilasi di Depok kini tengah menjalani pencocokan fisik serta pemeriksaan forensik. Langkah ini bertujuan memastikan secara definitif apakah fragmen tersebut merupakan bagian dari jasad yang sedang diungkap dalam perkara tersebut.

Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa tim medis-forensik memusatkan analisis pada kesesuaian struktur anatomi dan bukti DNA dari potongan kaki yang ditemukan warga pada radius dua hingga tiga kilometer dari TKP awal.

“Saat ini fokus tim adalah melakukan pencocokan forensik. Kami perlu memastikan secara pasti apakah dua potongan betis kanan dan kiri yang ditemukan ini merupakan bagian dari jasad korban mutilasi yang sedang diungkap,” katanya, Minggu (23/8/2026).

Langkah Krusial bagi Penyidik

Budi menegaskan bahwa proses verifikasi ini merupakan langkah krusial bagi penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Tujuannya adalah melengkapi bukti materiil sekaligus merekonstruksi keutuhan jasad korban dalam berkas perkara.

Penemuan di Aliran Sungai Limo

Potongan tubuh yang diduga kaki manusia pertama kali ditemukan pada Rabu (19/8/2026) di aliran Sungai Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat. Dua petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) Limo yang sedang menjalankan pembersihan rutin di area sungai menjadi penemu awal fragmen tersebut.

Setelah laporan diterima, tim gabungan bersama Unit Identifikasi Polda Metro Jaya segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

Latar Belakang Kasus

Kasus ini bermula pada akhir Juli 2026, ketika warga Depok dihebohkan oleh penemuan karung berisi jasad manusia di kawasan Pancoran Mas, Depok. Penyelidikan kemudian mengungkap bahwa tersangka adalah Saepul (26) dan korban berinisial K (51).

Keduanya saling mengenal melalui media sosial dan sepakat bertemu di kontrakan milik Saepul. Namun, pertemuan itu berakhir tragis. Menurut keterangan yang diperoleh, Saepul memutilasi jasad K karena kesulitan membawa tubuh korban keluar dari kontrakan. Bagian tubuh kemudian dibuang di Pancoran Mas, sementara potongan kaki dibuang di aliran sungai kawasan Pitara, Depok.

Motif di balik perbuatan tersebut diduga berakar pada faktor ekonomi, yakni keinginan Saepul untuk menguasai motor milik korban.

Frequently Asked Questions

What is Uji Forensik Sepasang Potongan Betis Korban?

Uji Forensik Sepasang Potongan Betis Korban is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Uji Forensik Sepasang Potongan Betis Korban matter?

Uji Forensik Sepasang Potongan Betis Korban matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Ikut berdiskusi